Wajah Baru Galeri Dekranasda Jateng, Ruang Promosi Kriya Lokal yang Kian Menarik

- Reporter

Selasa, 16 Desember 2025 - 05:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah (Jateng) yang berlokasi di Lantai 1 Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Jalan Pahlawan, Kota Semarang, kini hadir dengan wajah baru. Dekranasda Jateng bersolek. Makin lengkap dan menarik setelah dilakukan revitalisasi.

Soft launching Galeri Dekranasda itu dilakukan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Ketua Dekranasda Jateng Nawal Arafah Yasin, dan Kepala Disperindag Jateng July Emmylia, Senin (15/12/2025).

Setelah direvitalisasi, ruang pamer tersebut kini menghadirkan desain interior modern dan ikonik, pengelompokan produk lebih jelas, serta koleksi produk potensial dari 35 kabupaten/ kota semakin lengkap dan menarik.

Kepala Disperindag Jateng, July Emmylia mengatakan, keberadaan Galeri Dekranasda Jateng sebagai sarana promosi, sekaligus fasilitasi pemasaran produk dari pelaku UMKM lokal binaan.

“Selain itu memudahkan masyarakat ataupun tamu-tamu yang berkunjung di Jawa Tengah, untuk mendapatkan alternatif tempat mencari kerajinan khas Jawa Tengah,” kata dia, seusai peluncuran.

Galeri itu menggandeng 120 usaha kecil dan menengah (UKM) dari 35 kabupaten/kota, dengan beragam produk. Tidak hanya batik dan aksesoris, ada juga mainan anak-anak, perabotan rumah tangga, hingga hiasan. Harganya mulai Rp5.000 hingga Rp30 juta.

Baca Juga :  Terbang di Curug Sewu, Wagub Jateng Dorong Paralayang Jadi Daya Tarik Wisata

Dalam mempromosikan produk UMKM, pihaknya juga akan bekerja sama dengan hotel-hotel yang ada di Kota Semarang. Selain itu menggandeng sejumlah OPD, seperti Disporapar dan Disdikbud, serta BUMD Jateng bidang pariwisata.

Emmy mengatakan, rencananya galeri itu akan dikelola secara profesional, dengan membentuk manajemen khusus yang mengatur pengelolaan kas, mekanisme pembayaran ke UKM mitra, hingga sistem kerja karyawan.

“Dan nantinya kami akan melakukan review setiap enam bulan. Apabila ada UKM yang sales flow-nya kurang baik atau kurang diminati pasar atau konsumen, maka kami akan mengganti dengan yang baru,” ungkap dia.

Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin mengatakan, wajah baru Galeri Dekranasda Jateng merepresentasikan produk kerajinan dan UMKM dari 35 kabupaten/ kota. Nantinya produk dari masing-masing daerah akan dikelompokkan sendiri.

“Tapi kita belum mendesain secara tematik per daerah, sehingga sulit untuk memetakan potensi daerah masing-masing. Mungkin nanti penataannnya kita akan membuat tematik kabupaten/kota-nya juga,” kata istri Wakil Gubernur Jateng.

Nawal berharap, galeri tersebut tidak hanya untuk jualan atau pameran, tetapi juga bisa menjadi ruang diskusi bagi para desainer atau kegiatan kreatif lain, yang bisa menarik banyak pengunjung.

Baca Juga :  Tinjau Pasar Wage Purwokerto, Luthfi Siapkan Penataan dan Revitalisasi Pasar

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin yang mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi menilai, wajah baru Galeri Dekranasda Jateng kini lebih tertata dan representatif. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Bank Jateng dan PT Jamkrida, yang telah membiayai proses revitalisasi ini.

Dia menekankan, galeri ini menjadi etalase lengkap produk kriya Jateng, sehingga masyarakat tidak perlu mencari ke luar daerah atau pusat perbelanjaan besar, guna mendapatkan produk serupa.

“Kalau kita lihat, semuanya dari Jawa Tengah. Ada dari Boyolali, kalau mau beli kuningan hiasan tidak perlu ke luar. Ini sudah luar biasa, apalagi dengan produk desainer-desainer Semarang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Yasin, sapaan akrabnya, juga menyoroti potensi Semarang sebagai kota desainer yang perlu terus didorong, agar berkontribusi lebih besar bagi pengembangan kriya lokal.

“Ke depan kita akan kumpulkan para desainer, agar tidak hanya mendesain untuk luar negeri, tetapi juga kembali mendesain kriya-kriya anak-anak Jawa Tengah,” pungkas Wagub.*

Berita Terkait

Tak Menyerah pada Keterbatasan, Moko Garment Menjahit Kesuksesan dari Nol
Jateng Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Lewat Pariwisata dan Ekonomi Syariah
Sumarno Minta Pemda Cermat Hitung Manfaat Sebelum Terbitkan Obligasi Daerah
Kemenko Pangan dan Bulog Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil Jelang Idul Adha di Semarang
Jelang Idul Adha, Bulog Semarang Maksimalkan Distribusi SPHP dan Minyakita ke Pedagang Pasar
Dekranasda Jateng Promosikan Produk UMKM Unggulan di Expo Dekranas Makassar
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Tujuh Proyek Energi Hijau di Jateng
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Tujuh Proyek Energi Hijau di Jateng

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Tak Menyerah pada Keterbatasan, Moko Garment Menjahit Kesuksesan dari Nol

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:08 WIB

Jateng Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Lewat Pariwisata dan Ekonomi Syariah

Senin, 25 Mei 2026 - 18:47 WIB

Sumarno Minta Pemda Cermat Hitung Manfaat Sebelum Terbitkan Obligasi Daerah

Senin, 25 Mei 2026 - 13:47 WIB

Kemenko Pangan dan Bulog Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil Jelang Idul Adha di Semarang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:11 WIB

Jelang Idul Adha, Bulog Semarang Maksimalkan Distribusi SPHP dan Minyakita ke Pedagang Pasar

Berita Terbaru