Dekranasda Jateng Promosikan Produk UMKM Unggulan di Expo Dekranas Makassar

- Reporter

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah mengirimkan 12 peserta dalam HUT ke- 46 Dekranas, di Trans Studio Mall, Makassar, Sulawesi Selatan, 9-12 Juli 2026. Paviliun Jawa Tengah akan menampilkan beragam produk unggulan dari kabupaten/ kota se-Jateng.

Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin mengatakan, paviliun Jawa Tengah akan menjadi pusat promosi berbagai produk kerajinan unggulan daerah.

“Dari 12 stan ini akan menjadi satu sentral, menjadi Paviliun Jawa Tengah. Di sini nanti ada keterwakilan produk dari 35 kabupaten/ kota, termasuk hadir juga dari BI, Bank Jateng, dan 10 Dekranasda kabupaten/ kota,” ujar Nawal, seusai Rapat Koordinasi Acara Rangkaian HUT Dekranas, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, keikutsertaan dalam expo tersebut menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM dan pengrajin, untuk memperluas akses pasar. Sejumlah daerah akan membawa produk andalan masing-masing, seperti batik dari Sragen, hingga bordir dari Kudus.

Baca Juga :  Tak Perlu Panik, Stok BBM dan LPG di Jateng Cukup untuk Kebutuhan Warga

“Potensi-potensi ini kita kurasi. Yang belum terakomodir tadi juga saya minta untuk diakomodir, seperti sepatu rajut dari Magelang, yang menurut saya layak dibawa ke Makassar,” katanya.

Nawal optimistis expo tersebut mampu membuka pasar baru bagi pengrajin Jawa Tengah, sesuai semangat Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakilnya Wagub Taj Yasin. Namun, dia mengingatkan tantangan yang kerap muncul setelah permintaan meningkat, yakni menjaga kualitas dan kuantitas produk.

“Semakin banyak pesanan, kadang pengrajin tidak mampu memenuhi kuantitas. Ini yang harus didampingi setelah expo,” ungkap Nawal.

Selain itu, Dekranasda Jateng bersama Bank Indonesia akan melakukan monitoring terhadap transaksi dan tindak lanjut hubungan dengan pembeli, agar tercipta pelanggan tetap bagi para pengrajin.

Baca Juga :  Pantau Langsung Pasar Gede, Ahmad Luthfi Borong Dagangan dan Pastikan Harga Terkendali

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, daya beli masyarakat di ajang seperti ini cukup tinggi, sehingga produk UMKM Jawa Tengah kerap habis terjual. Tercatat, total penjualan pada ajang serupa pada 2025 lalu mencapai Rp926.738.490.

“Kesempatan ini jangan disia-siakan. Biasanya kita pulang barang sudah habis, karena daya beli di sana tinggi,” ujarnya.

Nawal juga mengapresiasi komitmen kabupaten/ kota yang memilih bergabung dalam Paviliun Dekranasda Jawa Tengah, meski memiliki potensi untuk membuka stan mandiri.

“Ini bentuk keguyuban Jawa Tengah. Produk-produk kabupaten/kota kita luar biasa dan sebenarnya sangat mungkin untuk tampil sendiri,” bebernya.

Adapun konsep paviliun mengusung tema “Kampung Joglo”. Nantinya, masing-masing stan juga akan menyuguhkan kudapan atau minuman khas daerah.***

Berita Terkait

KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun
Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis
Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus
Luthfi: Tegal Business Forum Harus Hasilkan Investasi, Bukan Sekadar Seremoni
Gubernur Luthfi Resmikan Investasi Rp480,6 Miliar asal Tiongkok, Serap 500 Tenaga Kerja di Kendal
Jateng Mulai Bangun Peternakan Sapi Perah Terbesar di Indonesia, Investasi Rp1,2 Triliun
Tak Hanya Bangun Pabrik, Investor Singapura Siapkan Kerja Sama Pendidikan Vokasi di Jateng
Sekda Sumarno Ajak Semua Pihak Bangkitkan Koperasi Lewat Semangat Kolaborasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:42 WIB

KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:32 WIB

Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:36 WIB

Luthfi: Tegal Business Forum Harus Hasilkan Investasi, Bukan Sekadar Seremoni

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Luthfi Resmikan Investasi Rp480,6 Miliar asal Tiongkok, Serap 500 Tenaga Kerja di Kendal

Berita Terbaru