Taj Yasin Tak Mau Proyek Molor, Talud Akses Wisata Sunan Muria Dikebut

- Reporter

Rabu, 4 November 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta kontraktor mempercepat pembangunan talud di ruas Kudus-Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Infrastruktur yang menjadi akses utama menuju Makam Sunan Muria itu ditargetkan selesai sebelum puncak kunjungan wisata religi dan liburan akhir tahun.

Permintaan tersebut disampaikan Taj Yasin saat meninjau pembangunan talud di Desa Colo, Rabu, 4 November 2026.

Ia bahkan langsung menghubungi kontraktor untuk memastikan penambahan tenaga kerja agar pengerjaan bisa lebih cepat.

“Saya nitip orang di sini untuk ngawasi, kalau enggak ditambah saya telepon lagi,” tegasnya.

Talud sepanjang 66 meter tersebut sebelumnya mengalami longsor pada awal tahun ini. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sekitar Rp8,4 miliar untuk pembangunan kembali infrastruktur tersebut.

Baca Juga :  Kafilah MTQ Nasional Mulai Berdatangan, 13 Venue di Jawa Tengah Siap

Hingga awal November, progres pengerjaan telah mencapai 46,61 persen. Taj Yasin meminta kontraktor memaksimalkan pekerjaan, mengingat jalur tersebut tidak hanya menjadi akses warga, tetapi juga penopang aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan Colo.

“Kita upayakan supaya masyarakat yang ada di atas itu pariwisatanya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, kawasan Makam Sunan Muria memiliki momentum kunjungan tersendiri, terutama pada bulan Rajab yang bertepatan dengan liburan pondok pesantren. Karena itu, penyelesaian talud perlu dipercepat agar aktivitas wisata religi tidak terganggu.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu menyebut, pekerjaan semula diharapkan sudah berjalan optimal pada awal Desember. Namun, jika target tersebut belum memungkinkan, ia meminta kontraktor tetap memaksimalkan pengerjaan dan tidak menunda hingga batas akhir.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Hektare Sawah Hilang, Jateng Perang Melawan Alih Fungsi Lahan

“Kalau batasnya tanggal 25 Desember, kita minta maksimal tanggal 15 harus sudah selesai pengerjaannya,” katanya.

Adapun pekerjaan pembangunan meliputi mobilisasi alat berat, pemasangan batu, beton struktur dengan mutu fc’ 30 MPa, serta pengujian pembebanan dinamis atau Pile Dynamic Load Test (PDLT) pada tiang berdiameter 800 milimeter.

Taj Yasin berharap percepatan pembangunan dapat memastikan akses menuju kawasan wisata religi Sunan Muria kembali aman dan mendukung aktivitas masyarakat, terutama menjelang meningkatnya kunjungan wisatawan.

“Hari ini bulan November, tinggal satu bulan lagi biasanya masyarakat panen (wisatawan),” pungkasnya.*

Berita Terkait

Gus Yasin Ingin Gerakan Ekonomi SGN Menjangkau Seluruh Jateng
Kasus Ponpes Sukorharjo, Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketenteraman
Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP
Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:41 WIB

Taj Yasin Tak Mau Proyek Molor, Talud Akses Wisata Sunan Muria Dikebut

Selasa, 3 November 2026 - 19:25 WIB

Gus Yasin Ingin Gerakan Ekonomi SGN Menjangkau Seluruh Jateng

Selasa, 3 November 2026 - 18:39 WIB

Kasus Ponpes Sukorharjo, Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketenteraman

Selasa, 3 November 2026 - 17:08 WIB

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Berita Terbaru