Kasus Pelajar Meninggal di Sragen dan Brebes, Disdik Jateng Turun Tangan dan Lakukan Evaluasi

- Reporter

Minggu, 19 April 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Duka akibat kasus perundungan dan kekerasan pelajar di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Brebes mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tak sekadar imbauan, jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Jateng turun langsung ke lapangan, menyambangi keluarga korban sebagai bentuk empati sekaligus memastikan pendampingan berjalan.

Langkah cepat itu dilakukan menyusul dua peristiwa yang menyita perhatian publik. Di Sragen, seorang siswa SMP Negeri 2 Sumberlawang meninggal dunia usai terlibat perkelahian dengan teman sekolahnya pada 7 April 2026. Sementara di Brebes, tawuran pelajar di wilayah Bulakamba pada 30 Maret 2026 juga berujung korban jiwa.

Menjalankan perintah Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Kepala Dinas Pendidikan Jateng, Sadimin, bersama jajaran mendatangi rumah duka di Sragen untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Wahyu Adi Prasetya, siswa kelas 8B SMP Negeri 2 Sumberlawang pada Jumat (17/4/2026). Ia menegaskan, pemerintah hadir tidak hanya saat peristiwa terjadi, tetapi juga dalam proses pemulihan keluarga korban.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Salat Id di Simpanglima, Wagub Gus Yasin di Mijen, Gelar Open House

“Sekolah telah melakukan pendampingan keluarga sejak awal, termasuk saat prosesi pemakaman hingga doa bersama,” ujar Sadimin ketika dihubungi melalui pesan singkat, Minggu (19/4/2026).

Di Brebes, perhatian serupa juga diberikan kepada keluarga korban tawuran pelajar yang terjadi di Jalan Lingkar Utara, Kecamatan Bulakamba. Insiden yang melibatkan remaja bersenjata tajam itu diduga dipicu konflik sebelumnya antar kelompok pelajar.

Menurut Sadimin, langkah pembinaan telah dilakukan oleh pihak sekolah dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari guru, orang tua, hingga aparat keamanan. Koordinasi lintas sektor juga diperkuat untuk mencegah kejadian serupa.

Baca Juga :  Berlian Organizer Kembali Mengapresiasi Tokoh Berprestasi Indonesia 2026

“Sekolah telah berkoordinasi dengan kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, dan orang tua siswa untuk memperketat pengawasan, termasuk memantau penggunaan media sosial yang kerap menjadi pemicu konflik,” jelasnya.

Dinas Pendidikan Jateng saat ini terus berkoordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten guna mengurai akar persoalan secara komprehensif. Evaluasi menyeluruh dilakukan agar upaya pencegahan bisa lebih efektif dan berkelanjutan.

Sadimin menekankan, kunci utama mencegah kekerasan pelajar terletak pada kolaborasi semua pihak. Pemerintah, sekolah, keluarga, hingga masyarakat diharapkan dapat bersinergi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

“Mari kita wujudkan budaya sekolah yang aman dan nyaman, agar proses pembelajaran berjalan baik dan berkualitas bagi seluruh siswa,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Pemprov Jateng Siapkan SDM Pemandu Gunung, Dukung Lonjakan Pendaki
KAI Jateng Siap Perkuat Peran Advokad dalam Sistem Peradilan Nasional
Wagub Taj Yasin Tekankan Pemerataan Ekonomi Lewat Sinergi Pengusaha
Gus Yasin: Alumni Alste Harus Jadi Motor Pembangunan Daerah
JQH Jateng Berikan Dukungan dan Doa untuk Sukses MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Dorong Organisasi Perempuan Jadi Wadah Kreativitas dan Aktualisasi Diri
Stunting Jateng Turun ke 9,66 Persen, Kematian Ibu-Bayi Ikut Menyusut
Jamin Keselamatan dan Lingkungan, Pemprov Jateng Kebut Raperda Garis Sempadan yang Baru

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:25 WIB

Pemprov Jateng Siapkan SDM Pemandu Gunung, Dukung Lonjakan Pendaki

Minggu, 19 April 2026 - 14:25 WIB

KAI Jateng Siap Perkuat Peran Advokad dalam Sistem Peradilan Nasional

Minggu, 19 April 2026 - 12:32 WIB

Kasus Pelajar Meninggal di Sragen dan Brebes, Disdik Jateng Turun Tangan dan Lakukan Evaluasi

Minggu, 19 April 2026 - 12:06 WIB

Wagub Taj Yasin Tekankan Pemerataan Ekonomi Lewat Sinergi Pengusaha

Minggu, 19 April 2026 - 06:14 WIB

Gus Yasin: Alumni Alste Harus Jadi Motor Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Daerah

Gus Yasin: Alumni Alste Harus Jadi Motor Pembangunan Daerah

Minggu, 19 Apr 2026 - 06:14 WIB