Taj Yasin Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Distribusi dan Waktu Konsumsi MBG di Demak

- Reporter

Selasa, 21 April 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Demak menjadi atensi khusus Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, menilai persoalan utama bukan semata pada menu, melainkan ketepatan distribusi dan waktu konsumsi makanan.

Ia mengaku prihatin atas insiden yang menimpa ratusan penerima manfaat tersebut. Menurutnya, indikasi keracunan sering kali berkaitan dengan pengelolaan waktu distribusi yang kurang tepat.

“Biasanya yang keracunan itu karena pengaturan jadwalnya kurang tepat. Makanan ini ada masa konsumsinya, jadi harus diantarkan tepat waktu dan langsung dikonsumsi,” ujar Taj Yasin yang juga sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Pelaksanaan Program MBG Jateng, usai mengahadiri acara di Kantor TVRI Jawa Tengah, Batursari, Mranggen, Demak, Selasa, 21 April 2026.

Ia menekankan pentingnya edukasi kepada para penerima manfaat. Khususnya anak-anak dan santri, agar tidak menunda konsumsi makanan. Makanan yang seharusnya dikonsumsi dalam rentang waktu tertentu, kata dia, berisiko jika disimpan terlalu lama.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Minta Segera Pasang Jembatan Armco, Pulihkan Akses Grobogan-Semarang

Selain itu, pihak sekolah maupun pesantren diminta turut berperan aktif dalam membimbing siswa atau santri agar langsung mengonsumsi makanan yang telah disediakan negara.

“Jangan sampai makanan disimpan dulu, lalu dimakan di kemudian hari,” tegasnya.

Lebih jauh, Taj Yasin memastikan pemerintah tidak akan ragu memberikan sanksi terhadap penyedia layanan MBG yang lalai. Sanksi tersebut berjenjang, mulai dari pembinaan hingga pencabutan izin operasional ldapur.

“Sudah ada kasus penutupan dapur di Jawa Tengah. Ini menjadi peringatan keras. Dari pemerintah pusat juga sudah memberikan warning, ada tahapan sanksi bahkan sampai pencabutan izin,” ungkapnya.

Sebelumnya, ratusan santri di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, diduga lmengalami keracunan setelah mengonsumsi menu MBG yang didistribusikan pada Sabtu (18/4/2026). Gejala mulai muncul pada Minggu pagi, dengan keluhan sakit perut, pusing, mual, hingga muntah.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Resmikan Embung Plosorejo, Pastikan Air untuk Pertanian Selama Musim Kemarau

Tak hanya santri, kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3) juga terdampak. Total korban diperkirakan mencapai 187 orang.

Hingga Senin, sebanyak 68 orang menjalani perawatan inap, sementara 66 lainnya menjalani rawat jalan dengan pemantauan intensif. Di antara korban terdapat dua balita, tiga ibu bersama anaknya, serta satu ibu menyusui.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lokasi telah dihentikan sementara operasionalnya dan dipasang garis polisi.

Dinas kesehatan setempat juga tengah melakukan uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti, sekaligus mengevaluasi menyeluruh sarana produksi pangan, termasuk aspek higiene, lingkungan, hingga kapasitas sumber daya manusia.

Pemerintah berharap evaluasi ini menjadi momentum perbaikan sistem distribusi MBG agar kejadian serupa tidak terulang.*

Berita Terkait

Ning Nawal Serukan Perempuan Jateng Jadi Kartini Masa Kini Berintegritas Tinggi
Peran NU Ditegaskan, Luthfi Ajak Nahdliyin Jaga Kebangsaan dan Ekonomi
Lindungi Perempuan dan Anak, Nawal Yasin Ajak Fatayat NU Lebih Membumi
Jateng Siap Berangkatkan Kloter Perdana Haji 22 April via Dua Embarkasi
Sunmori 30 Km, Gus Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Sembungsari Genuk Semarang
Gubernur Luthfi: Hipmi Harus Jadi Penggerak Ekonomi Baru di Daerah
Pemprov Jateng Siapkan SDM Pemandu Gunung, Dukung Lonjakan Pendaki
KAI Jateng Siap Perkuat Peran Advokad dalam Sistem Peradilan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:51 WIB

Taj Yasin Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Distribusi dan Waktu Konsumsi MBG di Demak

Senin, 20 April 2026 - 19:50 WIB

Ning Nawal Serukan Perempuan Jateng Jadi Kartini Masa Kini Berintegritas Tinggi

Senin, 20 April 2026 - 12:10 WIB

Peran NU Ditegaskan, Luthfi Ajak Nahdliyin Jaga Kebangsaan dan Ekonomi

Senin, 20 April 2026 - 06:54 WIB

Lindungi Perempuan dan Anak, Nawal Yasin Ajak Fatayat NU Lebih Membumi

Senin, 20 April 2026 - 06:43 WIB

Jateng Siap Berangkatkan Kloter Perdana Haji 22 April via Dua Embarkasi

Berita Terbaru