Jawa Tengah Capai 96,98 Persen MBG, Infrastruktur SPPG Siap Mendukung Keberlanjutan

- Reporter

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah dinilai menjadi motor pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional. Hingga 27 Februari 2026, capaian penerima manfaatnya di provinsi ini telah menembus 96,98 persen dari total sasaran.

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa 3 Maret 2026. Rapat itu dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana serta para kepala daerah se-Jawa Tengah.

Berdasarkan data mutakhir, potensi penerima sasaran MBG di Jawa Tengah mencapai 9.639.459 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.348.898 orang telah menerima manfaat atau setara 96,98 persen.

Jumlah penerima manfaat itu terdiri atas 8.464.875 siswa TK hingga SMA, 93.045 ibu hamil, 204.305 ibu menyusui, serta 549.759 balita.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin: Ngopeni Nglakoni Harus Benar-Benar Dirasakan Masyarakat Desa

Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, keberhasilan program MBG di Jawa Tengah menjadi indikator penting keberhasilan nasional.

“Rupanya Jawa Tengah ini semua juaranya. Juara MBG, Kopdes dan juara Swasembada Pangan,” ujarnya.

Menurutnya, MBG bukan hanya program pemenuhan gizi, tetapi strategi besar membangun sumber daya manusia, sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat melalui pelibatan petani, peternak, nelayan, UMKM, hingga koperasi desa.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, MBG merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas SDM sekaligus penguatan ekonomi daerah.

“Program MBG bukan hanya sekadar pemberian makan bergizi. Ini investasi strategis membangun sumber daya manusia,” kata dia.

Baca Juga :  Sendratari “The Legend of Cheng Ho” Tampilkan Kekayaan Akulturasi Budaya Kota Semarang

Dari sisi infrastruktur, Jawa Tengah memiliki 3.741 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terdiri dari 34 SPPG TNI, 12 SPPG pondok pesantren, 3.628 SPPG mitra, dan 67 SPPG Polri. Seluruh 35 kabupaten/kota di Jateng juga telah memiliki SK Satgas MBG.

Luthfi menambahkan, sebagai lumbung pangan nasional, Jawa Tengah juga menargetkan produksi padi 2026 sebesar 10,55 juta ton GKG atau meningkat 12,22 persen dibanding realisasi 2025.

“Kami siap menopang swasembada pangan nasional sekaligus memastikan keberlanjutan program MBG di Jawa Tengah,” tegasnya.

Dengan capaian yang mendekati 100 persen dan dukungan infrastruktur yang kuat, Jawa Tengah diharapkan terus menjadi penggerak utama suksesnya MBG di tingkat nasional.*

Berita Terkait

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak
Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet
Tak Perlu Jauh ke Rumah Sakit, Warga Lereng Lawu Terbantu Layanan Speling

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Minggu, 1 November 2026 - 17:31 WIB

Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Berita Terbaru