Sekda Jateng Ajak Tinggalkan Gadget, Perkuat Komunikasi dalam Keluarga

- Reporter

Selasa, 14 April 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk membangun keluarga yang kuat. Itu diwujudkan dengan mendukung program prioritas nasional Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Bangga Kencana merupakan program nasional, meliputi Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Sidaya (Lansia Berdaya), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), Super Apps.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan komitmen tersebut, saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Selasa, 14 April 2026, di Gedung Gradhika Bhakti Praja komplek Gubernur Jl Pahlawan Semarang.

“Rapat koordinasi ini sangat strategis. Bagaimana nanti menyamakan persepsi, menyamakan langkah supaya kita lebih efektif. Bagaimana kita membangun keluarga yang kuat, yang sejahtera, bisa menciptakan sumber daya manusia yang unggul yang akan kita gunakan untuk nanti untuk menuju Indonesia masa tahun 2045,” kata Sumarno, di sela rakor berlangsung.

Baca Juga :  Kerukunan Umat Beragama Jateng Meningkat, IKUB Raih Skor 80,07

Melalui Program Bangga Kencana, Sumarno mengajak agar masyarakat kembali ke keluarga. Dia mencontohkan, survey yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jateng. Yaitu aaat ada masalah, anak lebih suka curhat ke AI.

“Kalau ada masalah itu dia curhatnya ke siapa ya? Ternyata banyak curhatnya ke temannya ke AI. Tidak ke keluarga, tidak ke Bapak ibunya. Ini kita prihatin,” lanjutnya.

Pada momen tersebut, Sumarno mengajak keluarga untuk berkumpul, meletakkan gadget dan ngobrol bersama. Hal itu sangat penting sebagai upaya membangun keluarga yang sehat.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Rusman Effendi mengatakan, rakor ditujukan untuk mendorong implementasi program prioritas BKKBN, sebagai upaya percepatan pembangunan keluarga.

“Kelima program prioritas ini memerlukan intervensi dan dukungan penuh dari seluruh pemerintah daerah,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala DP3AKB Provinsi Jateng, Ema Rachmawati pada kegiatan Pra Rakorda yang diadakan Senin, 13 April 2026, menyampaikan paparan komitmen Pemprov dalam program Bangga Kencana tersebut.

Baca Juga :  Mercy Corps dan Pemprov Jateng Perkuat Ketahanan Iklim Lewat Kolaborasi Lintas Daerah

Program Genting, diimplementasikan melalui Penguatan Kader TPK (Tim Pendamping Keluarga), advokasi dan ngopi penak (webinar seputar keluarga).

Program Tamasya, diimplementasikan melalui, Kabupaten Layak Anak, Forum Anak, SE Gubernur tentang Penyediaan Tempat Penitipan Anak Pekerja/Buruh No. 560/0002599 Tahun 2024, sekolah ramah anak, dan advokasi pengasuhan positif pada pengasuh daycare.

Sedangkan Program GATI didukung melalui Garpu Perak, SE Gubernur tentang Gerakan SatuJamku, FKKG, dan Kampanye He For She.

Pada program Sidaya, Pemprov Jateng memiliki terobosan Serat Kartini (Sekolah Cerdas Perempuan Masa Kini), dan Bina Keluarga Lansia (BKL).

Sedangkan program AI diwujudkan dalam aplikasi berbasis internet.

Rakor di Grhadika, dihadiri oleh OPD, mitra BKKBN dari kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Pada kesempatan itu juga dilakukan Perjanjian Kerja Sama dengan Universitas Aisyiyah Surakarta.

Pada acara ini, Sumarno juga menyerahkan tiga penghargaan dalam program kependudukan dan keluarga yang diraih oleh Kota Surakarta dan Kabupaten Temanggung. Serta satu penghargaan kepada peserta terbaik Tamsya, dari Kabupaten Klaten.*

Berita Terkait

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak
Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet
Tak Perlu Jauh ke Rumah Sakit, Warga Lereng Lawu Terbantu Layanan Speling
Ribuan Bendahara KDKMP di Jateng Disiapkan agar Koperasi Dikelola Profesional

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet

Berita Terbaru