Hadapi Lonjakan Kebutuhan Nataru, Ahmad Luthfi Perkuat Satgas Pengendalian Inflasi Pangan

- Reporter

Kamis, 5 November 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan agar dilakukan penguatan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga untuk mengantisipasi penimbunan dan permainan harga bahan pokok menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Hal itu disampaikan saat acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Sinergi Pengendalian Inflasi Pangan (SIGAP) 2026, di Pendopo Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Kamis 5 November 2026.

Luthfi menegaskan, pemerintah harus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok jauh sebelum memasuki periode peningkatan kebutuhan masyarakat. Karena itu, seluruh bupati dan wali kota diminta melakukan langkah-langkah antisipasi.

Menurutnya, pengawasan harus diperketat untuk mencegah praktik penimbunan maupun spekulasi harga yang berpotensi merugikan masyarakat. Ia juga meminta aparat penegak hukum tidak ragu mengambil tindakan apabila menemukan pelanggaran.

Luthfi menjelaskan, pengawasan harga pangan akan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, termasuk Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah, pemerintah provinsi, dan kejaksaan.

Baca Juga :  DWP Jateng Hidupkan Kembali Layanan Penitipan Anak Lewat Dharma Daycare

“Semuanya akan ikut bersama-sama membentuk suatu tim untuk melakukan pengawasan wilayah,” jelas Luthfi, yang memimpin Jateng bersama wagub Taj Yasin.

Selain itu, Luthfi meminta kepala daerah memperkuat distribusi bahan pokok dari wilayah surplus ke daerah yang membutuhkan. Komoditas seperti bawang merah dan cabai agar menjadi perhatian karena perbedaan kemampuan produksi antardaerah dapat memengaruhi stabilitas harga.

Luthfi juga meminta badan usaha milik daerah (BUMD) mengoptimalkan perannya sebagai offtaker atau penyerap hasil produksi petani. Pemerintah kabupaten/kota didorong aktif menjalin kerja sama antardaerah tanpa hanya mengandalkan koordinasi antarpedagang.

“Bagi daerah defisit, jalin kerja sama antardaerah dengan daerah surplus. Tidak usah gengsi. Jangan pedagangnya yang koordinasi antarpedagang, kepala daerah yang koordinasi,” tegasnya.

Di sisi lain, operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) diminta terus digencarkan sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat.

Sebab, pengendalian inflasi bukan pekerjaan yang dapat dilakukan secara mendadak ketika harga sudah melonjak. Karenenya, pemerintah daerah harus memiliki pemetaan stok, kebutuhan, serta jalur distribusi bahan pangan untuk mengantisipasi gejolak harga sejak dini.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Tantang Atlet Jateng Lampaui 4 Emas di Asian Para Games Nagoya

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Luthfi juga menyerahkan secara simbolis dukungan Program Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah kepada 10 kelompok penerima. Di antaranya Gapoktan Maju Makmur Magelang, Kelompok Perikanan Sumber Rejeki Temanggung, Poktan Ngudi Mulyo Kabupaten Semarang, Poktan Sidukuh Pemalang, dan Poktan Margodadi Batang. Penerima lainnya berasal dari Temanggung, Banjarnegara, Banyumas, Sukoharjo, dan Klaten.

Selain itu, dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama mengenai pasokan pangan pokok dalam rangka pengendalian inflasi. Kerja sama tersebut melibatkan pelaku usaha, koperasi, badan usaha milik petani, kelompok tani, dan petani champion dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kemitraan ini diarahkan untuk memperkuat rantai pasok, memperlancar distribusi antardaerah, serta menjaga stabilitas harga pangan.*

Berita Terkait

Dari Sawah ke Penggilingan, Ahmad Luthfi Efisienkan Produksi Beras
Mulai 5 November, Bapenda Jateng Siapkan Cashback Harian bagi Wajib Pajak Patuh
Perkuat Keamanan Laut Utara Jawa, TNI AL Bangun Posal di Banyutowo Pati
Serap Aspirasi Buruh, Ahmad Luthfi Siapkan Pembahasan Upah Jateng 2027
Atasi Ancaman Banjir dan Kekeringan, Taj Yasin Siapkan Konservasi Gunung Muria
Taj Yasin Tak Mau Proyek Molor, Talud Akses Wisata Sunan Muria Dikebut
Gus Yasin Ingin Gerakan Ekonomi SGN Menjangkau Seluruh Jateng
Kasus Ponpes Sukorharjo, Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketenteraman

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:57 WIB

Hadapi Lonjakan Kebutuhan Nataru, Ahmad Luthfi Perkuat Satgas Pengendalian Inflasi Pangan

Kamis, 5 November 2026 - 16:49 WIB

Dari Sawah ke Penggilingan, Ahmad Luthfi Efisienkan Produksi Beras

Kamis, 5 November 2026 - 16:40 WIB

Mulai 5 November, Bapenda Jateng Siapkan Cashback Harian bagi Wajib Pajak Patuh

Kamis, 5 November 2026 - 08:21 WIB

Serap Aspirasi Buruh, Ahmad Luthfi Siapkan Pembahasan Upah Jateng 2027

Rabu, 4 November 2026 - 19:09 WIB

Atasi Ancaman Banjir dan Kekeringan, Taj Yasin Siapkan Konservasi Gunung Muria

Berita Terbaru