BULOG Jamin Ketersediaan Pangan Nasional dan Jawa Tengah Aman Hingga Akhir Tahun

- Reporter

Selasa, 10 Maret 2026 - 04:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Perum BULOG memastikan ketersediaan stok pangan pokok nasional, khususnya beras dan minyak goreng, berada dalam kondisi sangat aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), termasuk dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global.

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa hingga saat ini stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG mencapai 3,74 juta ton. Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan berlangsungnya panen di berbagai daerah serta kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang terus dilakukan oleh BULOG.

“Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya di Jakarta, Senin (09/03).

Ia menambahkan bahwa penguatan stok tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan stabilitas harga beras di tingkat konsumen. BULOG terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, petani, dan pelaku usaha perberasan, guna memastikan proses penyerapan produksi dalam negeri dapat berjalan optimal.

Selain ketersediaan beras, BULOG juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga. Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan yang menetapkan alokasi bagi BULOG sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan. Dengan kebijakan tersebut, distribusi minyak goreng kepada masyarakat dapat terus berlangsung secara stabil sehingga kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha kecil dapat terpenuhi.

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambah Ahmad Rizal Ramdhani.

Di tingkat daerah, kondisi stok pangan juga terpantau aman. Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati, menyampaikan bahwa stok pangan yang dikuasai BULOG di wilayah Jawa Tengah saat ini dalam kondisi sangat mencukupi. Hal tersebut disampaikan usai mengikuti rapat bersama Gubernur Jawa Tengah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah di Semarang.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Siapkan Rp6 Miliar untuk THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu

Dalam rapat tersebut, BULOG melaporkan perkembangan kondisi stok serta langkah-langkah yang dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Jawa Tengah, khususnya menjelang periode meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Dalam rapat tersebut kami melaporkan bahwa stok yang dikuasai BULOG di Jawa Tengah sangat cukup, baik untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP), Minyakita, maupun komoditas lainnya,” ujar Sri Muniati.

Ia menjelaskan bahwa total stok beras yang dikuasai BULOG di Jawa Tengah saat ini mencapai 365.701 ton setara beras yang terdiri dari stok Cadangan Beras Pemerintah serta stok komersial. Jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah karena kegiatan penyerapan hasil panen petani yang masih berlangsung di berbagai daerah di Jawa Tengah.

BULOG Jawa Tengah saat ini mencatat rata-rata penyerapan sekitar 3.000 ton setara beras setiap hari. Penyerapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga harga gabah di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah.

Selain itu, kapasitas gudang BULOG di wilayah Jawa Tengah masih sangat memadai untuk menampung hasil panen yang terus masuk. BULOG juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi petani maupun mitra industri perberasan untuk memasok gabah dan beras ke BULOG sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu masyarakat yang membutuhkan, BULOG Jawa Tengah juga telah menyiapkan alokasi Bantuan Pangan periode Februari hingga Maret sebesar 101.422 ton beras. Selain itu, disiapkan pula minyak goreng sebanyak 13.590.692 liter untuk disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.

Di samping komoditas beras dan minyak goreng, BULOG Jawa Tengah juga menguasai stok jagung hampir mencapai 10.000 ton. Penyerapan jagung masih terus dilakukan sambil menunggu instruksi penyaluran dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) sesuai dengan kebutuhan program pemerintah.

Untuk komoditas minyak goreng Minyakita, realisasi penyerapan di wilayah Jawa Tengah telah mencapai 6.518 kiloliter atau sekitar 93 persen dari total kuota yang ditetapkan sebesar 7.001 kiloliter. Penyaluran Minyakita dilakukan melalui jaringan pengecer yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Saat ini terdapat 1.595 pengecer yang menyalurkan Minyakita, terdiri dari 670 pengecer di pasar tradisional, khususnya pasar yang menjadi lokasi pemantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), serta 925 pengecer yang berada di luar pasar tradisional.

Baca Juga :  Bantuan Sosial dan Pangan Murah Jadi Fokus Pemprov Jateng Akhir Tahun Ini

Seluruh mitra pengecer diwajibkan menjual Minyakita sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu Rp15.700 per liter. Ketentuan ini diberlakukan guna memastikan masyarakat dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau dan stabil di pasaran.

Dalam upaya menjaga stabilitas harga di pasar, BULOG juga terus melakukan koordinasi dengan Dinas Perdagangan serta Satgas Pangan di berbagai daerah untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan berbagai komoditas pangan. Pemantauan tersebut dilakukan secara berkala guna memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan tidak terjadi gangguan pasokan.

Dalam mekanisme distribusi Minyakita, BULOG menyalurkan sekitar 35 persen dari total alokasi DMO guna membantu menyeimbangkan pasokan di pasar. Sementara itu, sekitar 65 persen dari alokasi tersebut dikelola oleh distributor swasta yang turut berperan dalam memperluas jangkauan distribusi kepada masyarakat.

Selain memastikan kelancaran distribusi pangan, BULOG juga terus memperhatikan kondisi di lapangan, termasuk dampak dari bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah. Terkait dengan kejadian banjir yang sempat terjadi di sejumlah daerah di Jawa Tengah, BULOG memastikan bahwa kondisi tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan stok pangan di gudang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan bencana, BULOG juga telah menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah untuk kebutuhan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak. BULOG siap menyalurkan tambahan bantuan apabila diperlukan oleh pemerintah daerah sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Secara nasional maupun daerah, BULOG bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan distribusi, percepatan penyerapan produksi dalam negeri, optimalisasi cadangan pangan pemerintah, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan.

Dengan kondisi stok yang kuat serta sistem distribusi yang terus diperkuat, BULOG memastikan bahwa ketersediaan pangan bagi masyarakat tetap aman dan terjamin. Masyarakat pun diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai dengan kebutuhan.

“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” tutup Direktur Utama BULOG.***

Berita Terkait

Koordinasi HGB KITB, Ahmad Luthfi Pastikan Investasi di Jateng Berjalan Lancar dan Aman
Jateng Dinilai Paling Cepat Wujudkan Koperasi Desa Berbadan Hukum
Toys Kingdom Hadirkan Mainan Interaktif dan Aktivitas Seru untuk Dukung Anak Lebih Aktif dan Percaya Diri
Harga Plastik Naik Drastis, Pemprov Jateng Turun Tangan Jaga Distribusi
Kepesertaan BPJS Jateng 98,81 Persen, Keaktifan Peserta Terus Didorong
PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025, Bukti Konsistensi Inovasi Sosial dan Lingkungan
Presiden Prabowo Subianto Dorong Daerah Lain Tiru Jateng Pesan Bus Listrik Buatan Lokal
Tak Perlu Bayar BBNKB II, Balik Nama Motor Bekas di Jateng Gratis

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Jateng Dinilai Paling Cepat Wujudkan Koperasi Desa Berbadan Hukum

Selasa, 14 April 2026 - 10:43 WIB

Toys Kingdom Hadirkan Mainan Interaktif dan Aktivitas Seru untuk Dukung Anak Lebih Aktif dan Percaya Diri

Jumat, 10 April 2026 - 19:55 WIB

Harga Plastik Naik Drastis, Pemprov Jateng Turun Tangan Jaga Distribusi

Jumat, 10 April 2026 - 17:46 WIB

Kepesertaan BPJS Jateng 98,81 Persen, Keaktifan Peserta Terus Didorong

Jumat, 10 April 2026 - 08:41 WIB

PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025, Bukti Konsistensi Inovasi Sosial dan Lingkungan

Berita Terbaru