Dari Makkah ke Jawa Tengah, Kepulangan Jemaah Haji Penuh Syukur dan Kebahagiaan

- Reporter

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI – Suasana Asrama Haji Donohudan, Boyolali, sontak riuh rendah dan dipenuhi rasa haru manakala rombongan jemaah haji haji Kloter 1 Embarkasi Solo (SOC 1) turun dari bus yang ditumpangi, Selasa (2/6/2026) pukul 22.15. Para tamu Allah itu menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci hingga tiba di Bumi Pertiwi. Dari Makkah tibalah kini di Jawa Tengah.

Di antara ratusan jemaah yang tiba, tampak pasangan Imam Subekhi dan Hamidah asal Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Begitu menginjakkan kaki di tanah air, keduanya langsung bersujud syukur. Sujud itu menjadi ungkapan rasa terima kasih atas perjalanan ibadah yang telah dituntaskan dan pulang sehat dan selamat.

Rasa lega dan bahagia terpancar dari wajah para jemaah. Setelah berminggu-minggu menjalani rangkaian ibadah haji di Makkah, Madinah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina, mereka akhirnya kembali bersua keluarga tercinta.

“Alhamdulillah perjalanan lancar, hari ini sudah sampai tanah air. Terima kasih pemerintah dan semuanya yang telah melayani kami dengan baik. Selama di sana terlayani dengan baik sampai di Arafah, baik makanan maupun tenda atau pondok,” ujar Subekhi.

Kloter pertama yang tiba di Donohudan membawa 360 orang, terdiri atas 358 jemaah dan petugas haji asal Kabupaten Tegal serta dua jemaah asal Kota Surakarta. Mereka tiba sekitar pukul 22.15 WIB dan langsung mengikuti prosesi penyambutan sebelum diberangkatkan menuju daerah asal menggunakan armada yang telah disiapkan.

Baca Juga :  Banjir Tak Goyahkan Pangan Jateng, Produksi Tetap Surplus

Bagi sebagian jemaah, perjalanan haji tahun ini menjadi penantian panjang yang akhirnya terwujud. Diah Karlita, warga Desa Kendalserut, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, mengaku bersyukur dapat menunaikan rukun Islam kelima bersama suaminya, Ali Yusni, setelah menunggu selama 14 tahun.

“Bersyukur akhirnya dapat panggilan bisa melaksanakan haji, semoga ibadah diterima oleh Allah SWT. Pelayanan sejak berangkat, di tanah suci, sampai pulang baik dan tidak ada kendala,” tuturnya.

Kedatangan para jemaah disambut langsung Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama Sekretaris Daerah Sumarno, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Ketua MUI Jawa Tengah Ahmad Darodji, serta Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Fitriyanto.

Di hadapan para jemaah, Ahmad Luthfi yang memimpin Jawa Tengah bersama Wagub Taj Yasin, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus doa agar seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalani membawa kemabruran.

Menurutnya, para haji yang kembali ke tengah masyarakat memiliki peran penting sebagai teladan dalam kehidupan sosial. Kemabruran tidak hanya tercermin dalam ibadah personal, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Terjebak 15 Hari di Hutan Aceh, Penderes Asal Jateng Akhirnya Kembali Pulang

“Sangat terharu sekali. Ini aset bagi kita untuk mengubah perilaku sebagai haji yang mabrur, baik bagi dirinya, keluarga, maupun masyarakat sekitar,” kata Luthfi.

Ia menilai kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. Berbagai unsur pelayanan, mulai dari petugas haji, imigrasi, hingga dukungan pemerintah pusat dan daerah, terus diperkuat untuk memberikan kenyamanan bagi jemaah.

“Evaluasi tentu akan terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan semakin prima,” ujarnya.

Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, menjelaskan, pada musim haji 2026 Embarkasi Solo memberangkatkan 29.039 jemaah dari total 29.116 calon jemaah yang masuk ke Asrama Haji Donohudan. Adapun 77 calon jemaah belum dapat diberangkatkan karena kondisi kesehatan.

Ia juga menyampaikan, hingga kepulangan kloter pertama, tercatat 27 jemaah asal Embarkasi Solo meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji.

Kendati demikian, malam itu yang paling terasa adalah suasana syukur. Di tengah deretan koper, pelukan keluarga, dan wajah-wajah lelah yang dipenuhi kebahagiaan, kepulangan Kloter 1 Embarkasi Solo menjadi penanda bahwa perjalanan spiritual ribuan jemaah telah memasuki babak baru: kembali ke masyarakat dengan harapan menyandang predikat haji yang mabrur.***

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru