Bos Rokok HS Rekrut Difabel Besar-Besaran, Hadirkan Akses Kerja Setara

- Reporter

Rabu, 8 April 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG – Pabrik rokok HS membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas secara besar-besaran sebagai langkah nyata mewujudkan dunia kerja yang inklusif dan setara. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi para difabel yang selama ini kerap menghadapi berbagai kendala dalam mendapatkan pekerjaan.

CEO Surya Group Company, Muhammad Suryo, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan akses seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas untuk bergabung. Menurutnya, setiap individu berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk bekerja dan berkembang, tanpa terkecuali.

“Kami membuka kesempatan bagi siapa saja, termasuk teman-teman difabel. Tidak ada syarat khusus, yang penting ada kemauan untuk bekerja,” ujarnya.

Saat ini, sebanyak 35 penyandang disabilitas telah bekerja di pabrik HS yang berlokasi di Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mereka terlibat dalam proses produksi dan menunjukkan kinerja yang baik, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya.

Keberadaan mereka juga menjadi bagian penting dalam operasional perusahaan. Lingkungan kerja yang ramah dan tanpa diskriminasi membuat para karyawan difabel dapat bekerja dengan nyaman dan percaya diri.

Baca Juga :  Ekonomi Tumbuh, Investasi Menguat, Jawa Tengah Siap Hadapi 2026

Langkah HS dalam merekrut tenaga difabel tidak berhenti di satu lokasi saja. Perusahaan tengah mengembangkan pabrik baru di Yogyakarta dan Lampung yang diproyeksikan akan menyerap ribuan tenaga kerja baru, termasuk dari kalangan penyandang disabilitas.

Ekspansi ini menjadi bukti bahwa komitmen inklusivitas tidak hanya sekadar kebijakan, tetapi juga diimplementasikan dalam pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Selain membuka akses kerja, HS juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan karyawan difabel dengan menyediakan fasilitas mess gratis. Fasilitas ini diperuntukkan bagi karyawan yang berasal dari luar daerah agar dapat tinggal dengan layak tanpa terbebani biaya tambahan.

Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari para karyawan difabel. Salah satunya, Tika (35), yang mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan kerja setelah sebelumnya berkali-kali mengalami penolakan saat melamar pekerjaan.

Baca Juga :  Jateng Tuan Rumah Raker Gubernur 2026, Fokus Swasembada Pangan dan Energi

“Dulu saya sering ditolak di banyak tempat. Alhamdulillah sekarang bisa bekerja di sini dan punya penghasilan sendiri,” ungkapnya.

Tika yang bekerja sebagai karyawan linting kini merasakan perubahan besar dalam hidupnya. Selain mendapatkan penghasilan, ia juga merasa lebih dihargai dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Di sini saya merasa diterima. Tidak ada perbedaan, semua diperlakukan sama,” tambahnya.

Hal serupa juga disampaikan Tenyria Swastika, yang turut merasakan manfaat dari kebijakan perusahaan. Ia mengapresiasi tidak hanya kesempatan kerja yang diberikan, tetapi juga fasilitas pendukung yang membantu aktivitas para karyawan difabel.

“Semoga semakin banyak perusahaan yang mengikuti langkah ini, sehingga semakin banyak teman difabel yang bisa bekerja dan mandiri,” ujarnya.

Dengan langkah ini, HS diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam menciptakan dunia kerja yang inklusif, adil, dan memberikan kesempatan setara bagi semua kalangan, khususnya penyandang disabilitas.

Berita Terkait

Jateng Beri Relaksasi Pajak Kendaraan, Denda dan Pajak Progresif Dibebaskan
Sekda Jateng Buka Borobudur Indonesia Expo 2026 di Magelang, Sumarno: Daya Ungkit Ekonomi
Industri Jateng Tumbuh Pesat, Ahmad Luthfi Kejar KBT Semarang-Batang
Revitalisasi PRPP Jadi Prioritas, Luthfi Bidik Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Baru
Investor Dubai Puji Gerak Cepat Ahmad Luthfi, Investasi Rp 5 Triliun Masuk Jepara
Jateng Dapat Penghargaan Layanan Investasi, Jemput Bola Jadi Jurus Jitu Ahmad Luthfi
Investor Dubai Kepincut Jateng, Jepara Dibidik untuk Mini Refinery Rp5 Triliun
PDSI Didorong Jadi Induk Drilling, SP Persada IV Tekankan Kepentingan Negara

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:01 WIB

Jateng Beri Relaksasi Pajak Kendaraan, Denda dan Pajak Progresif Dibebaskan

Kamis, 17 September 2026 - 18:56 WIB

Industri Jateng Tumbuh Pesat, Ahmad Luthfi Kejar KBT Semarang-Batang

Kamis, 17 September 2026 - 18:32 WIB

Revitalisasi PRPP Jadi Prioritas, Luthfi Bidik Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Baru

Kamis, 17 September 2026 - 18:24 WIB

Investor Dubai Puji Gerak Cepat Ahmad Luthfi, Investasi Rp 5 Triliun Masuk Jepara

Kamis, 17 September 2026 - 06:01 WIB

Jateng Dapat Penghargaan Layanan Investasi, Jemput Bola Jadi Jurus Jitu Ahmad Luthfi

Berita Terbaru