Zakat Jadi Andalan, Pemprov Jateng Gandeng Baznas Tekan Kemiskinan

- Reporter

Jumat, 10 April 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat terus memperkuat kolaborasi dalam menekan angka kemiskinan. Melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sinergi ini terbukti mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang memimpin Jawa Tengah bersama Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menegaskan, capaian penurunan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi di wilayahnya tidak lepas dari kontribusi Baznas Jateng. Hal itu disampaikannya dalam acara Halaqah Ulama, Halalbihalal, serta Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Baznas se-Jawa Tengah di Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (9/4/2026).

Menurut Ahmad Luthfi, berbagai program yang dijalankan Baznas Jateng telah menyasar langsung kebutuhan masyarakat miskin. Mulai dari bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan modal usaha, beasiswa pendidikan, pelatihan kerja, hingga bantuan bagi korban bencana alam.

Baca Juga :  Wagub Gus Yasin Peduli Korban Bullying Kebumen, Belikan Sepeda untuk Bersekolah

“Pembangunan di Jawa Tengah tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Baznas dan MUI yang memiliki peran strategis dalam pemberdayaan umat,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menambahkan, MUI dengan peran keulamaan dan Baznas sebagai pengelola dana umat memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan daerah berbasis kesejahteraan.

Ketua MUI Jawa Tengah yang juga Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Darodji, menekankan, pengelolaan ZIS yang baik telah terbukti mampu mengangkat kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pengentasan kemiskinan pemerintah,” katanya.

Dalam Rakorpim tersebut, lanjut Kiai Darodji, juga dibahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan zakat, termasuk zakat profesi, perluasan makna sabilillah, inovasi pengolahan daging kurban untuk penanganan stunting, hingga penyesuaian nisab zakat di tengah fluktuasi harga emas.

Baca Juga :  Bekas Tambang Andesit di Kabupaten Semarang Disulap Jadi Agrowisata dan Sentra Buah

Ia menegaskan, sinergi antara Baznas dan MUI akan terus diperkuat guna memastikan kebermanfaatan zakat semakin luas bagi masyarakat.

“Baznas dan MUI akan terus menjaga hubungan harmonis dan kolaboratif demi kesejahteraan umat,” tegas Kiai Darodji.

Dalam kesempatan tersebut, juga dipaparkan sejumlah capaian Baznas Jateng sepanjang 2025. Di antaranya penghargaan bagi Gubernur Jawa Tengah sebagai Pendukung Gerakan Zakat Indonesia, serta lima penghargaan dari Baznas RI untuk Baznas Jateng.

Penghargaan itu meliputi kategori Pengumpulan ZIS Terbaik, Inovasi Pendayagunaan Terbaik, Koordinasi Kelembagaan Terbaik, Kelembagaan Klaster 5 Terbaik, serta Tindak Lanjut Implementasi SOP Terbaik.

Kolaborasi yang terus diperkuat antara Pemprov Jateng, Baznas, dan MUI diharapkan mampu menjadi model sinergi pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan umat di tingkat nasional.*

Berita Terkait

Gus Yasin Ingin Gerakan Ekonomi SGN Menjangkau Seluruh Jateng
Kasus Ponpes Sukorharjo, Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketenteraman
Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP
Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:25 WIB

Gus Yasin Ingin Gerakan Ekonomi SGN Menjangkau Seluruh Jateng

Selasa, 3 November 2026 - 18:39 WIB

Kasus Ponpes Sukorharjo, Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketenteraman

Selasa, 3 November 2026 - 17:08 WIB

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Berita Terbaru