UMKM Jateng Ambil Peran di MTQ Nasional 2026, Dorong Promosi dan Ekonomi Lokal

- Reporter

Kamis, 2 April 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah terus bersiap menjadi tuan rumah gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional XXXI 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Kota Semarang. Menyambut ajang tersebut, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah bersama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan.

Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin mengatakan, MTQ Nasional bukan hanya gelaran perlombaan membaca ayat suci Al-Qur’an. Pasalnya, ajang yang akan menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia itu, diproyeksikan dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Untuk mendukung hal tersebut, Dekranasda bersama Diskop UKM akan berpartisipasi langsung dalam kegiatan MTQ. Antara lain meliputi perancangan desain dan baju seragam untuk tamu undangan, peserta, dan panitia, pembuatan suvenir, maskot dari kerajinan tangan, serta keterlibatan dalam bazar atau pameran selama acara berlangsung.

Nawal menambahkan, seluruh proses tersebut nantinya akan melibatkan pengrajin dan pelaku UMKM di Jawa Tengah, sehingga diharapkan dapat menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Dekranasda ikut berkontribusi untuk kesuksesan MTQ. Kami menyediakan seragam batik untuk peserta, kami juga memasok makanan, ada tas suvenir, dan sebagainya. Ini menjadi pendorong untuk UMKM-UMKM di Jawa Tengah,” katanya, saat audiensi bersama Diskop Koperasi dan UKM, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jateng, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga :  Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis, Dorong Kualitas SDM dan Ekonomi Lokal

Menurut Nawal, kegiatan itu menjadi ajang untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan produk-produk unggulan 35 kabupaten/kota, kepada masyarakat lintas pulau se-Tanah Air. Terlebih, nantinya Galeri Dekranasda Jateng akan dibuka sebagai pusat oleh-oleh khas Jawa Tengah.

“Ketika ada MTQ nanti, UMKM itu akan membuka stan. Di samping itu juga nanti Galeri Dekranasda ini (dibuka), di situ juga ada UMKM oleh-oleh Jawa Tengah di situ,” beber Nawal.

Terkait hal itu, pihaknya telah melakukan persiapan, termasuk pembuatan desain seragam yang nantinya akan dikenakan selama acara berlangsung. Selain itu, proses kurasi terhadap UMKM yang akan mengikuti pameran juga segera dilakukan.

Saat ini telah tersedia tujuh desain seragam batik dengan motif beragam, antara lain motif batik tulis semen gurdo, batik tulis sawunggaling, motif burung kuntul, parang, madu bronto, dan lung-lungan kembang, serta motif batik khusus yang menonjolkan berbagai potensi Jawa Tengah.

Nawal mengatakan, semua motif tersebut masih didiskusikan dan dipertimbangkan sembari menunggu logo atau maskot MTQ 2026 jadi, agar dapat disesuaikan.

Baca Juga :  Jateng Perkuat Ekonomi Kerakyatan, KKMP Banjarsari Jadi Bukti Nyata Keberhasilan

Pihaknya berharap MTQ Nasional XXXI 2026 menjadi berkah bagi pelaku UMKM di daerah. Hal itu sejalan dengan program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, yang menjadikan sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Jadi di MTQ ini Dekranasda berkomitmen juga untuk mengaitkan pertumbuhan ekonominya UMKM di Jawa Tengah di sini,” ucap istri Wakil Gubernur Jateng tersebut.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan, persiapan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI 2026 terus dimatangkan. Tahapan persiapan antara lain penyiapan maskot, logo, tema, serta pelaksanaan rapat koordinasi dengan 35 kabupaten/kota.

Dia berharap, ajang tersebut juga dapat mendukung promosi wisata halal. Pasalnya, selama MTQ berlangsung, pihaknya akan menyajikan bazar UMKM serta aneka ragam tenant, mulai dari busana, makanan, hingga kuliner syariah.

“Sejak tahun kemarin rapat-rapat sudah kita lakukan. Saat ini sudah masuk ke tahapan-tahapan teknis. Kita harus menunjukkan sukses pelaksanaan kita juga sukses prestasi,” ujarnya, dalam Rapat Koordinasi bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jateng dan Kabupaten/Kota se-Jateng, di Grhadika Bakti Praja, Selasa (31/3/2026).***

Berita Terkait

KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun
Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis
Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus
Luthfi: Tegal Business Forum Harus Hasilkan Investasi, Bukan Sekadar Seremoni
Gubernur Luthfi Resmikan Investasi Rp480,6 Miliar asal Tiongkok, Serap 500 Tenaga Kerja di Kendal
Jateng Mulai Bangun Peternakan Sapi Perah Terbesar di Indonesia, Investasi Rp1,2 Triliun
Tak Hanya Bangun Pabrik, Investor Singapura Siapkan Kerja Sama Pendidikan Vokasi di Jateng
Sekda Sumarno Ajak Semua Pihak Bangkitkan Koperasi Lewat Semangat Kolaborasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:42 WIB

KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:32 WIB

Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:36 WIB

Luthfi: Tegal Business Forum Harus Hasilkan Investasi, Bukan Sekadar Seremoni

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Luthfi Resmikan Investasi Rp480,6 Miliar asal Tiongkok, Serap 500 Tenaga Kerja di Kendal

Berita Terbaru