Revitalisasi PRPP Jadi Prioritas, Luthfi Bidik Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Baru

- Reporter

Kamis, 17 September 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kawasan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah akan dibenahi secara menyeluruh. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta revitalisasi kawasan tersebut menjadi prioritas utama, mulai dari tampilan depan, akses jalan, ruang publik, hingga penguatan kegiatan yang mampu mendatangkan masyarakat dan menggerakkan ekonomi.

“Jadi saya minta PRPP menjadi prioritas satu,” kata Ahmad Luthfi dalam rapat pembahasan usulan pembangunan infrastruktur strategis 2027-2029, Kamis, 17 September 2026.

Menurut Luthfi, PRPP bukan sekadar aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kawasan tersebut harus mampu tampil sebagai salah satu etalase Jawa Tengah sekaligus ruang rekreasi yang nyaman, menarik, dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Gubernur meminta pembenahan dimulai dari bagian yang pertama kali dilihat pengunjung. Fasad kawasan, papan iklan, hingga lingkungan sekitar PRPP perlu ditata agar memberikan kesan yang lebih menarik.

“Cari konsultan yang bisa mendesain wajahnya PRPP di depan itu menjadi lebih menarik,” ujar Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin.

Luthfi mengatakan, pembangunan infrastruktur tidak boleh berhenti pada perubahan fisik. Penataan kawasan harus dibarengi dengan konsep pengelolaan yang mampu meningkatkan kunjungan, menghidupkan kegiatan, sekaligus membuka ruang ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pipa Cisem 2 Beroperasi, Pasokan Gas Stabil Dukung Ekspansi Industri dan Investasi

Menurut dia, kawasan yang menarik dan nyaman akan menjadi modal penting untuk mengembangkan potensi PRPP, termasuk dalam menarik investasi.

“Kalau kita mau menarik investasi, infrastrukturnya juga harus mendukung,” katanya.

Luthfi juga mendorong agar pembenahan PRPP tidak hanya menjadi pekerjaan pengelola dan Pemprov Jateng. Pemerintah kabupaten dan kota diminta ikut mengambil bagian, terutama dalam menghidupkan kembali anjungan daerah di Grand Maerokoco.

Ia bahkan menyatakan siap mengumpulkan para kepala daerah untuk membicarakan konsep pengembangan anjungan masing-masing daerah.

Dengan cara itu, setiap kabupaten/kota tidak sekadar memiliki anjungan, tetapi juga meninggalkan karya yang dapat menjadi bagian dari wajah Jawa Tengah.

“Jadi bikin mereka punya legacy masing-masing,” ujar Luthfi.

Keterlibatan daerah, lanjut dia, juga dapat memperkuat promosi kegiatan di PRPP. Jejaring pemerintah kabupaten/kota dapat digunakan untuk menyebarluaskan informasi berbagai agenda, sehingga kegiatan yang digelar tidak hanya diketahui masyarakat Semarang, tetapi menjangkau warga dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Luthfi meminta pengelola PRPP mengubah cara pandang dalam menyusun kegiatan. Setiap agenda harus memiliki sasaran yang jelas, memahami karakter pengunjung, serta disiapkan dengan strategi promosi yang terukur.

“Jangan hanya sekadar kegiatan. Kita orientasinya hasil,” tegasnya.

Baca Juga :  Menko Polkam Pastikan Stok Beras Sumut Aman, Cadangan Cukup Delapan Bulan

Dalam rapat tersebut, sejumlah usulan revitalisasi Grand Maerokoco disiapkan. Di antaranya pembangunan gerbang, perbaikan jalan kawasan, trotoar dan fasilitas pejalan kaki, penataan taman, penerangan, serta drainase.

Renovasi Jateng Science Center dan penyediaan fasilitas layanan pengunjung juga masuk dalam rencana pembenahan.

Sementara itu, Taman Mini Jawa Tengah diusulkan ditata kembali melalui perbaikan 34 bangunan anjungan beserta tamannya, ditambah pembangunan satu anjungan dan taman baru untuk Kabupaten Temanggung.

Direktur Utama PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), Rudolf Tulus P Sirait, mengatakan, anjungan daerah ke depan diarahkan menjadi ruang berkumpul sekaligus destinasi wisata kuliner, dengan tetap mempertahankan identitas budaya masing-masing daerah.

Rapat tersebut turut dihadiri Direktur PRPP Shafigh Pahlevi Lontoh, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin, serta jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah.

Jika pembenahan berjalan sesuai rencana, revitalisasi PRPP tidak hanya mengubah wajah kawasan. Lebih jauh, kawasan tersebut diharapkan menjadi ruang publik yang lebih nyaman, destinasi rekreasi yang lebih menarik, sekaligus etalase potensi daerah yang mampu mempertemukan budaya, wisata, kegiatan masyarakat, dan peluang ekonomi dalam satu kawasan.***

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru