Sukoharjo Spektakuler Run Jadi Panggung Hidup Sehat dan Penggerak Ekonomi Daerah

- Reporter

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Sekitar 2.000 pelari dari berbagai daerah memadati Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Minggu pagi (19/7/2026). Tak sekadar menjadi penutup rangkaian Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo, ajang ini juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah melalui meningkatnya okupansi hotel, bergairahnya pelaku UMKM, serta menguatnya sport tourism di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turut ambil bagian dalam ajang tersebut. Bersama putranya, Mohammad Alif Daffa, ia berlari menyusuri rute yang melintasi sejumlah ikon Kabupaten Sukoharjo dengan titik start dan finis di Sentra Niaga The Park Mall Solobaru.

Seperti sebelum-sebelumnya, Ahmad Luthfi berlari sembari mendorong kursi roda anak kesayangannya. Dari garis start sampai finis, langkah demi langkah ditempuh bersama menyusuri rute dengan senyum yang tak lepas dari wajah keduanya.

Bukan sekadar menuntaskan garis finis, kebersamaan ayah dan anak itu menghadirkan pesan yang lebih dalam: tentang kasih sayang, ketulusan, dan keyakinan bahwa olahraga adalah ruang yang memberi kesempatan bagi semua untuk bergerak, menikmati kebersamaan, dan menginspirasi sesama.

Sesekali peserta menyapa, mengabadikan momen tersebut dengan telepon genggam, sementara tepuk tangan dan sorak penyemangat mengiringi laju mereka.

Baca Juga :  Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

“Lari bukan sekadar olahraga, tetapi sudah menjadi gaya hidup sekaligus kebutuhan masyarakat. Kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari pengembangan sport tourism di Jawa Tengah,” kata Ahmad Luthfi yang memimpin Jawa Tengah bersama Wagub Taj Yasin, saat melepas peserta di garis start.

Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga memiliki efek berganda bagi daerah. Selain mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga menggerakkan roda perekonomian melalui sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga UMKM.

“Kegiatan lari ini pertama untuk sehat, kedua UMKM kita dapat berkembang. Ini merupakan bagian dari membangun budaya hidup sehat di Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.

Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, mengatakan, Sukoharjo Spektakuler Run menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo.

Kehadiran Gubernur Ahmad Luthfi bersama ribuan peserta dinilai semakin menyemarakkan perayaan sekaligus meningkatkan antusiasme masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Ahmad Luthfi yang ikut membersamai masyarakat Kabupaten Sukoharjo dan para peserta. Ini menjadi penutup rangkaian Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo,” kata Eko.

Baca Juga :  Halalbihalal Jateng Pererat Kebersamaan, Gubernur Libatkan Disabilitas dan Kepala Daerah

Ia menjelaskan, ajang tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta yang terdiri atas 500 pelari kategori 10 kilometer dan 1.500 pelari kategori 5 kilometer. Tingginya jumlah peserta berdampak langsung pada meningkatnya tingkat hunian hotel dan aktivitas ekonomi selama akhir pekan.

“Mudah-mudahan masyarakat semakin memiliki rasa handarbeni, angrungkebi, dan mulat sarira hangrasa wani dalam membangun Sukoharjo. Yang paling terasa, UMKM bergerak dan okupansi penginapan pada akhir pekan ini meningkat, sehingga ikut menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.

Usai menyelesaikan lomba, Ahmad Luthfi disambut antusias para peserta yang berebut mengabadikan momen melalui swafoto. Ia juga menyempatkan diri mengunjungi stan-stan UMKM dan mencicipi jamu tradisional yang dijajakan di sekitar lokasi.

Sukoharjo Spektakuler Run 2026 menjadi bukti event olahraga tidak hanya melahirkan semangat hidup sehat, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi lokal.

Dengan memadukan olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan UMKM, ajang ini memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai salah satu destinasi sport tourism yang terus berkembang. ***

Berita Terkait

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak
Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet
Tak Perlu Jauh ke Rumah Sakit, Warga Lereng Lawu Terbantu Layanan Speling
Ribuan Bendahara KDKMP di Jateng Disiapkan agar Koperasi Dikelola Profesional

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet

Berita Terbaru