SPMB Jateng 2026 Dimulai, Luthfi Siapkan Seleksi Transparan dan Antititipan

- Reporter

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLATEN – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakilnya Tak Yasin Maimoen (Gus Yasin), resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027 dengan pesan tegas: “No Titip-titip, No Jastip.”

Slogan itu digaungkan sebagai bentuk komitmen Pemprov Jateng menghadirkan proses penerimaan siswa baru yang bersih, transparan, dan bebas praktik titipan.

Peluncuran SPMB dilakukan di SMAN 1 Kemalang, Kabupaten Klaten, Selasa (19/5/2026), bersamaan dengan peresmian sekolah tersebut.

“Hari ini saya jadikan moto di Provinsi Jawa Tengah, no titip-titip, no jasa penitipan. Semakin Anda nitip, semakin saya coret. Apalagi menerima jasa penitipan,” tegas Ahmad Luthfi di hadapan para siswa, guru, dan wali murid.

Menurutnya, ukuran keberhasilan pendidikan bukan ditentukan dari di sekolah mana seorang anak belajar, melainkan bagaimana pendidikan mampu menjadi jalan untuk mencerdaskan diri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga :  Jateng Jadi Pelopor, Kurikulum Perkoperasian Segera Diterapkan di Sekolah

Ia memastikan seluruh proses SPMB tahun ini dilakukan secara terbuka dan dapat diawasi publik, termasuk oleh Ombudsman. Setiap indikasi pelanggaran akan langsung ditindak secara hukum.

“Kalau ada unsur bukti yang cukup, polisi bertindak, jaksa yang menuntut. Jadi masyarakat kita menjadi dewasa dalam rangka mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, mengatakan daya tampung SPMB 2026/2027 mencapai 231.724 kursi yang terbagi dalam 6.442 rombongan belajar (rombel). Jumlah itu mencakup sekitar 40,83 persen dari total lulusan SMP sederajat di Jawa Tengah yang mencapai 567.500 siswa.

Untuk memperluas akses pendidikan, Pemprov Jateng juga menggandeng 139 SMA/SMK swasta melalui program sekolah kemitraan dengan kapasitas 5.004 siswa. Program tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan kurang mampu, dengan seluruh biaya pendidikan ditanggung APBD Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga :  Luthfi: Mahasiswa Jangan Hanya Menonton, Harus Jadi Penggerak Perubahan

Sadimin menjelaskan, sistem seleksi SPMB tahun ini memanfaatkan integrasi berbagai sumber data, mulai dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik), data EMIS Kanwil Kemenag Jateng, DTSEN, hingga data kependudukan Dispermasdesdukcapil Jateng.

Selain itu, sistem informasi SPMB kini dikembangkan secara mandiri oleh Pemprov Jateng tanpa kerja sama pihak ketiga. Sekolah-sekolah juga tidak lagi dibebani iuran penyelenggaraan sistem seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ia menambahkan, penerapan slogan “No Titip-titip, No Jastip” terbukti efektif menekan persoalan dalam pelaksanaan SPMB. Tahun lalu, SPMB Jawa Tengah bahkan disebut menjadi yang terbaik secara nasional karena minim persoalan dan aduan.

“Tahun lalu SPMB Jawa Tengah terbaik nasional, masalah dan kasusnya sedikit. Tahun ini diharapkan semakin baik atau bahkan tanpa kasus,” ujar Sadimin.***

Berita Terkait

Setahun, Lebih dari 2.000 Penghafal Quran Terima Tali Asih Pemprov Jateng
Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Bagikan Bekal Kepemimpinan di Jakarta
Guru Madin Bisa Dapat Beasiswa S1 dan S2 dari Pemprov Jateng, Cek Syaratnya
Zharev Education Center Raih Penghargaan atas Inovasi Pembinaan Calon Abdi Negara
Buka Festival CILUKBA, Nawal Yasin Minta Bapak Perkuat Bonding dengan Anaknya
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen di Hadapan 10 Ribu Guru TK: Mendidik dengan Hati Meski Gaji Pas-pasan
Enam Program Pemprov Jateng untuk Santri, dari Bisyaroh Hafiz hingga Renovasi Pesantren
Berkat Program Santri Obah Pemprov Jateng, Para Santri Ini Rasakan Kuliah di Luar Negeri

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:36 WIB

Setahun, Lebih dari 2.000 Penghafal Quran Terima Tali Asih Pemprov Jateng

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:41 WIB

Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Bagikan Bekal Kepemimpinan di Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Guru Madin Bisa Dapat Beasiswa S1 dan S2 dari Pemprov Jateng, Cek Syaratnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Zharev Education Center Raih Penghargaan atas Inovasi Pembinaan Calon Abdi Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Buka Festival CILUKBA, Nawal Yasin Minta Bapak Perkuat Bonding dengan Anaknya

Berita Terbaru