Program Prioritas Gubernur Luthfi: Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Resmi Dibuka

- Reporter

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kabar gembira. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi mengumumkan dibukanya Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren 2026. Ada lima jenis beasiswa yang dibuka untuk para santri yang berasal dari Jawa Tengah. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 18 Februari 2026 dan berakhir 1 Agustus 2026.

Pengumuman ini disampaikan Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Provinsi Jawa Tengah, Prof Dr KH Hasyim Muhammad, Kamis, 4 Februari 2026, di Lobby Gedung A Lantai 1 Kantor Gubernur Jawa Tengah Semarang.

“Berdasarkan keputusan gubernur Jateng, LFSP diamanatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam dan memberikan akses pendidikan tinggi bagi santri melalui pemberian beasiswa,” jelas Prof Hasyim.

Prof Hasyim, sapaan akrabnya, mengatakan, ada lebih dari 5.000 pesantren di Jawa Tengah, merupakan modal besar dalam pembangunan daerah. Namun demikian, pendidikan tinggi untuk kalangan santri belum optimal, disebabkan karena kondisi dan ekonomi santri yang masih terbatas.

Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, memiliki sumber daya manusia yang potensial. Ini sekaligus tantangan dalam meningkatkan kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat. Upaya dalam meningkatkan kualitas SDM adalah melalui akses pendidikan tinggi.

Baca Juga :  Gus Yasin: Bisyaroh Hafiz Qur’an Jadi Ikhtiar Keberkahan APBD Jateng

“Terbitnya Pergub Jateng Nomor 17 Tahun 2025, menjadi landasan hukum kuat untuk memberikan fasilitasi dalam peningkatan SDM santri melalui berbagai program,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Bidang Beasiswa dan Pelatihan LFSP, Prof Akhmad Syakir Kurnia menjelaskan, pendaftaran akan dibuka pada tanggal 18 Februari 2026 dan berakhir pada 1 Agustus 2026.

Beasiswa ini terdiri dari lima jenis, meliputi, Santri Vokasi dan S1 dalam negeri, Santri Vokasi dan S-1 Luar Negeri, Program Studi S 1 Luar Negeri (Double Degree), Program Studi S1 Luar Negeri (Bidang Keislaman) di Al Azhar Mesir, Al Ahqof dan Imam Syafi’i Yaman, serta beasiswa pengasuh pesantren program S2 dan S3 Dalam Negeri.

“Tata cara mengenai syarat pendaftaran dapat diakses melalui aplikasi JNN – Jateng Ngopeni Nglakoni yang bisa diunduh melalui Playstore atau Appstore, dan petunjuk teknis pendaftaran juga bisa diunduh melalui Website Pemprov Jateng, www.jatengprov.go.id,” jelasnya.

Prof Syakir menambahkan, beasiswa santri ini sangat menarik, karena membuka peluang bidang pendidikan yang luas. Antara lain kedokteran, pertanian, sains, teknologi, teknik, matematika, serta bidang keislaman.

Baca Juga :  Tak Hanya Dalam Negeri, Santri Jateng Berpeluang Raih Beasiswa Pendidikan hingga Turki

Adapun negara yang menjadi tempat menempuh ilmu, antara lain, Jepang, Korea Selatan, Cina, Taiwan, Malaysia, Thailand, Filiphina, atau negara lain yang memenuhi kriteria LFSP.

“Mahasiswa yang memenuhi syarat akan mendapatkan manfaat bantuan UKT, biaya hidup per bulan bagi mahasiswa luar negeri, bantuan untuk visa, tiket PP ke negara tujuan, serta asuransi per bulan,” katanya.

Wakil Ketua Tim Percepatan Pembangun Daerah (TPPD) Jawa Tengah, Wahid Abdulrahman menambahkan, beasiswa untuk santri dan pengasuh pesantren ini merupakan pelaksanaan satu dari sebelas Program Prioritas Gubernur Jawa Tengah Akhmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam Perda Nomor 7 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025 – 2029, yakni, mewujudkan “pendidikan yang berkualitas untuk siswa miskin, guru, santri, penghafall Quran, untuk sekolah ke dalam dan luar negeri bagi yang berprestasi”.

“Ayo santri di Jawa Tengah segera mendaftarkan diri, karena ini kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas SDM Santri di Jawa Tengah,” tandas Wahid.*

Berita Terkait

Setahun, Lebih dari 2.000 Penghafal Quran Terima Tali Asih Pemprov Jateng
Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Bagikan Bekal Kepemimpinan di Jakarta
Guru Madin Bisa Dapat Beasiswa S1 dan S2 dari Pemprov Jateng, Cek Syaratnya
Zharev Education Center Raih Penghargaan atas Inovasi Pembinaan Calon Abdi Negara
Buka Festival CILUKBA, Nawal Yasin Minta Bapak Perkuat Bonding dengan Anaknya
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen di Hadapan 10 Ribu Guru TK: Mendidik dengan Hati Meski Gaji Pas-pasan
Enam Program Pemprov Jateng untuk Santri, dari Bisyaroh Hafiz hingga Renovasi Pesantren
Berkat Program Santri Obah Pemprov Jateng, Para Santri Ini Rasakan Kuliah di Luar Negeri

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:41 WIB

Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Bagikan Bekal Kepemimpinan di Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Guru Madin Bisa Dapat Beasiswa S1 dan S2 dari Pemprov Jateng, Cek Syaratnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Zharev Education Center Raih Penghargaan atas Inovasi Pembinaan Calon Abdi Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Buka Festival CILUKBA, Nawal Yasin Minta Bapak Perkuat Bonding dengan Anaknya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen di Hadapan 10 Ribu Guru TK: Mendidik dengan Hati Meski Gaji Pas-pasan

Berita Terbaru