Pengrajin Diminta Adaptif, Nawal Yasin Ingin Jateng Tetap Jadi Lumbung Batik Nasional

- Reporter

Minggu, 5 April 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengajak para pengrajin lokal untuk terus memperkuat posisi Jawa Tengah, sebagai pusat produksi batik nasional.

Ajakan itu disampaikan Nawal, yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Jateng, dalam kegiatan Gemas Sanloka (Gerakan Memasyarakatkan Sandang Lokal Beretika) yang digelar TP PKK Kota Salatiga, di Jalan Tentara Pelajar Salatiga, Sabtu (4/4/2026) malam.

Menurut Nawal, batik merupakan salah satu wastra nusantara, yang menjadi kekuatan utama Jawa Tengah di tingkat nasional hingga internasional. Berdasarkan data Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Kementerian Perindustrian, pada 2024 Jateng tercatat memiliki 2.299 unit produsen batik.

Jumlah tersebut jauh melampaui provinsi lain, seperti Jawa Timur dengan 216 unit, DI Yogyakarta sebanyak 180 unit, dan Jawa Barat dengan 115 unit produsen batik.

“Ini merupakan potensi besar. Mari kita jaga bersama-sama warisan budaya Jawa Tengah ini, terutama batik dan berbagai wastra lainnya,” ungkap istri Wakil Gubernur Jateng tersebut.

Baca Juga :  Paguyuban Kades Banyumas Minta Dukungan Gubernur Ahmad Luthfi Terkait Dana Desa

Dia menegaskan, tantangan ke depan tidak berhenti pada produksi kain batik semata. Para pengrajin didorong untuk meningkatkan nilai tambah produk melalui inovasi, salah satunya dengan mengembangkan produk fesyen siap pakai atau ready to wear.

“Untuk meningkatkan nilai jualnya, kita bisa meningkatkan dengan bagaimana kainnya ini menjadi ready to wear. Sehingga, pelatihan-pelatihan ready to wear sangat dibutuhkan untuk saat ini,” imbuh Nawal.

Dalam kesempatan itu, dia turut menyaksikan parade busana yang melibatkan istri kepala Forkopimda, kepala OPD perempuan Pemkot Salatiga, serta siswi Yayasan Kemakmuran Rejeki SMK Kristen Kota Salatiga.

Pada parade tersebut, puluhan peserta bergaya bak model profesional yang memperagakan beragam wastra unggulan dari berbagai daerah di Indonesia. Menariknya, produk yang ditampilkan adalah karya para pelajar SMK dan pengrajin lokal.

Nawal juga mengapresiasi inovasi TP PKK Kota Salatiga dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Tidak sekadar fashion show, kegiatan ini turut menghadirkan sekitar 54 pelaku UMKM, yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Wagub Jateng Dengar Aspirasi Difabel, Tekankan Perbaikan Data Bansos dan Akses Kerja

Dia berharap kegiatan serupa dapat terus diperbanyak di 35 kabupaten/kota di Jateng. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin untuk menjadikan UMKM sebagai motor penggerak perekonomian rakyat.

“Mudah-mudahan ini menjadi penggerak ekonomi di Kota Salatiga. Saya ucapkan selamat, karena meskipun dipersiapkan dalam waktu dua pekan, kegiatan ini mampu menyajikan padu padan wastra lokal yang sustainable,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda sekaligus Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hermawan mengatakan, kegiatan Gemas Sanloka bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, agar lebih mencintai produk sandang lokal.

“Kami ingin memperkenalkan bahwa kain tradisional kita, baik itu batik, tenun, maupun lurik, bukan sekadar kain tua. Kami berharap masyarakat Salatiga dapat mencintai dan melestarikan warisan budaya nusantara, serta menghargai apa yang lahir dari bumi sendiri,” harapnya.**

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru