Infrastruktur dan Pariwisata Tumbuh, Pemudik Akui Perubahan Jateng

- Reporter

Kamis, 26 Maret 2026 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Sejumlah pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.

Secara umum, para pemudik mengapresiasi kondisi infrastruktur jalan yang dinilai makin baik dibanding tahun-tahun sebelumnya, termasuk destinasi wisata yang tumbuh, hingga geliat ekonomi lokal yang mulai terasa.

Kiki Rizki Fauzi (37), pemudik asal Kabupaten Magelang yang hendak kembali ke Depok, merasakan betul perubahan di daerahnya selama sepekan mudik. Ia menilai, kemajuan paling terlihat dari sektor infrastruktur dan pariwisata.

“Sekarang sudah banyak kemajuan. Jalan-jalannya lebih rapi, tempat rekreasi juga bertambah,” ujarnya saat beristirahat di Rest Area KM 389 Tol Semarang-Batang, tepatnya di Weleri, Kabupaten Kendal, Rabu, 25 Maret 2026.

Selama di kampung halaman, ia sempat mengunjungi wisata Ketep Pass untuk menikmati keindahan Gunung Merapi dan Merbabu dari dekat.
.
Pengalaman serupa juga dirasakan Yuni Susilowati (32), pemudik asal Pekalongan yang merantau di Bandung. Dalam perjalanan mudiknya, ia menyempatkan diri berkeliling ke sejumlah daerah di Jawa Tengah, termasuk Purworejo dan Purwodadi Groboban.

Menurutnya, kehadiran ruas tol baru turut memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan.

“Senang banget, jalannya enak, nggak terlalu menegangkan. Infrastruktur sekarang terasa lebih baik,” katanya.

Baca Juga :  Jawa Tengah Siap Jadi Mitra Investasi Brunei, Ahmad Luthfi Tawarkan Proyek Strategis

Tak hanya soal jalan, Yuni juga menyoroti pelayanan di sejumlah titik persinggahan, termasuk rest area. Ia mengaku terkesan dengan kebersihan fasilitas dan keramahan masyarakat.

“Rest area bersih, orang-orangnya juga santun. Itu yang bikin nyaman selama perjalanan,” ujarnya yang menikmati sejumlah fasilitas Posko Mudik di Rest Area saat hendak kembali ke Bandung.

Cerita lain datang dari M. Hikari Aslam (19), pemudik asal Pemalang. Ia mengakui, sebagai kota kecil, fasilitas di daerahnya memang belum sebanding dengan kota besar. Namun, ia melihat adanya perbaikan, terutama pada kondisi jalan.

“Sekarang lebih bagus dari tahun kemarin, walaupun di daerah pinggiran masih perlu perbaikan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti hadirnya ruang publik baru berupa City Walk di Pemalang yang dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal. Kawasan tersebut kini dipenuhi pelaku UMKM, kafe, dan menjadi tempat favorit anak muda.

“Enak buat nongkrong, apalagi malam hari. Pelayanannya juga nyaman,” katanya.

Sementara itu, Joko Taryono (50), pemudik asal Kebumen, melihat pembangunan di Jawa Tengah dari sudut pandang yang lebih luas.

Ia mengakui, kondisi infrastruktur jalan terutama jalan provinsi cenderung baik, terlebih karena rutin diperbaiki menjelang Lebaran.

Ia melihat sektor swasta justru cukup aktif mendorong perkembangan, terutama di bidang pariwisata dan usaha komersial. Hal itu terlihat dari munculnya berbagai tempat wisata dan kuliner baru.

Baca Juga :  Bank Raya Perkuat PKL Sidodadi Semarang Lewat Program TJSL Cluster Unggulan

Saat mudik, Joko memilih berwisata ke Pantai Kembar di Kebumen, destinasi yang relatif belum ramai dibanding pantai populer lainnya. Baginya, pengalaman berwisata di tempat yang tidak terlalu padat justru lebih nyaman.

“Pelayanannya ramah, tarifnya juga masih wajar. Bahkan ada yang tiketnya seikhlasnya. Itu sangat membantu pengunjung,” tutur pria yang hendak kembali ke Jakarta itu.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah provinsi Jateng, karena berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Jalan ini kita bangun bukan sekadar fisiknya, tetapi agar pergerakan orang dan barang bisa berjalan dengan lancar dan aman,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi bagian dari upaya membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

Harapan itu bukan isapan jempol belaka. Sebagai informasi, Jawa Tengah mencatatkan performa ekonomi gemilang pada selama 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Jateng mencapai 5,37% (y-on-y) pada triwulan IV-2025. Capaian itu memosisikan provinsi ini di atas rata-rata pertumbuhan nasional yang berada di angka 5,11%.*

 

Berita Terkait

Koordinasi HGB KITB, Ahmad Luthfi Pastikan Investasi di Jateng Berjalan Lancar dan Aman
Jateng Dinilai Paling Cepat Wujudkan Koperasi Desa Berbadan Hukum
Toys Kingdom Hadirkan Mainan Interaktif dan Aktivitas Seru untuk Dukung Anak Lebih Aktif dan Percaya Diri
Harga Plastik Naik Drastis, Pemprov Jateng Turun Tangan Jaga Distribusi
Kepesertaan BPJS Jateng 98,81 Persen, Keaktifan Peserta Terus Didorong
PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025, Bukti Konsistensi Inovasi Sosial dan Lingkungan
Presiden Prabowo Subianto Dorong Daerah Lain Tiru Jateng Pesan Bus Listrik Buatan Lokal
Tak Perlu Bayar BBNKB II, Balik Nama Motor Bekas di Jateng Gratis

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 12:21 WIB

Koordinasi HGB KITB, Ahmad Luthfi Pastikan Investasi di Jateng Berjalan Lancar dan Aman

Selasa, 14 April 2026 - 10:43 WIB

Toys Kingdom Hadirkan Mainan Interaktif dan Aktivitas Seru untuk Dukung Anak Lebih Aktif dan Percaya Diri

Jumat, 10 April 2026 - 19:55 WIB

Harga Plastik Naik Drastis, Pemprov Jateng Turun Tangan Jaga Distribusi

Jumat, 10 April 2026 - 17:46 WIB

Kepesertaan BPJS Jateng 98,81 Persen, Keaktifan Peserta Terus Didorong

Jumat, 10 April 2026 - 08:41 WIB

PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025, Bukti Konsistensi Inovasi Sosial dan Lingkungan

Berita Terbaru