Industri dan Pariwisata Jateng Melonjak, DPR RI Beri Apresiasi

- Reporter

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Komisi VII DPR RI menilai Jawa Tengah kian mengukuhkan diri sebagai motor baru transformasi ekonomi nasional. Pertumbuhan sektor industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif di provinsi ini dinilai signifikan dan strategis dalam menopang daya saing Indonesia.

Penilaian tersebut disampaikan Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, saat memimpin kunjungan kerja di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat, 20 Februari 2026.

Menurut Rahayu, posisi Jawa Tengah memiliki peran strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional, serta peta pengembangan industri baru di Pulau Jawa. Jawa Tengah, kata dia, menjadi penting dalam mendukung transformasi ekonomi nasional.

“Keberadaan Kawasan Industri Terpadu Batang dan Kawasan Industri Kendal disebut menjadi simpul penting penguatan investasi dan hilirisasi industri. Ini jadi simpul penting pengembangan industri baru di Pulau Jawa,” ungkap Rahayu.

Baca Juga :  Upah Minimum Provinsi hingga Sektoral Jateng 2026 Ditetapkan Bersamaan pada 24 Desember

Wakil Ketua Tim, Evita Nursanty, menambahkan, sektor pariwisata Jawa Tengah menunjukkan tren peningkatan konsisten dalam tiga tahun terakhir.

Berdasarkan data 2025, sektor pariwisata menyumbang 3,74 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dengan peningkatan jumlah daerah tujuan wisata sekitar 32 persen sejak 2022. Pertumbuhan tersebut didominasi wisata alam, didukung konektivitas penerbangan langsung dari Singapura dan Kuala Lumpur menuju Semarang. Konektivitas internasional memberikan dampak nyata terhadap pergerakan wisatawan dan penguatan ekonomi daerah

“Jawa Tengah ini luar biasa loh, meningkat. Tentu ini tidak lepas dari dampak positif rute penerbangan langsung dari Singapura, Kuala Lumpur ke Semarang,” kata Evita.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyambut apresiasi tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.

“Kehadiran Komisi VII DPR RI menjadi motivasi bagi kami untuk mempercepat penguatan sektor industri, pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi,” ujar Luthfi.

Baca Juga :  Pantau Langsung Pasar Gede, Ahmad Luthfi Borong Dagangan dan Pastikan Harga Terkendali

Ia menjelaskan, dengan luas wilayah hampir 3,3 juta hektare serta sekitar 7.800 desa dan 460 kelurahan, Jawa Tengah tidak dapat mengandalkan APBD semata dalam mendorong pembangunan. Karena itu, strategi kolaboratif dan penguatan investasi menjadi kunci.

Di sektor pariwisata, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengembangkan lebih dari 1.000 desa wisata dan memperkuat destinasi unggulan seperti Candi Borobudur dan Rawa Pening sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami optimis, dengan dukungan infrastruktur dan konektivitas yang semakin baik, sektor pariwisata akan terus berkembang dan menjadi pengungkit ekonomi daerah,” ungkap Ahmad Luthfi.

Kunjungan kerja reses ini diharapkan mempererat koordinasi pusat dan daerah dalam mengakselerasi pertumbuhan industri, memperluas investasi, serta memperkuat kontribusi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap ekonomi nasional.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru