Jateng Bidik Investasi IKN, Ahmad Luthfi Jajaki Kolaborasi Strategis Industri

- Reporter

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IKN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperluas langkah strategis dengan membidik peluang investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, ke Otorita IKN untuk menjajaki potensi kerja sama lintas sektor yang dapat melibatkan dalam pembangunan ibu kota baru tersebut, Kamis (6/8/2026).

Potensi industri dan ekonomi yang dijajaki mulai dari sektor furnitur, perbankan, penyediaan barang dan jasa, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian lawatan Ahmad Luthfi di Kalimantan Timur yang berorientasi memperluas jejaring investasi dan membuka pasar baru bagi potensi unggulan Jawa Tengah. Rombongan diterima langsung Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta jajaran.

Turut mendampingi Ahmad Luthfi, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan BUMD Provinsi Jawa Tengah, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, serta Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani.

Ahmad Luthfi menilai, pembangunan IKN membuka ruang besar bagi daerah untuk berkontribusi sekaligus memperluas peluang ekonomi. Karena itu, Jawa Tengah ingin mengambil bagian melalui berbagai potensi yang dimiliki.

Baca Juga :  PLN UIP JBT Perkuat Sinergi dengan Kejati Jateng untuk Percepatan Pembangunan Kelistrikan

“Misalnya Jepara yang sudah dikenal sebagai sentra furnitur. Saya ingin melihat apakah ada peluang kerja sama penyediaan furnitur dari Jawa Tengah untuk mendukung pembangunan di IKN,” kata Luthfi, yang memimpin Jawa Tengah bersama Wagub Taj Yasin.

Menurutnya, peluang kolaborasi tidak hanya berada pada sektor furnitur. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menjajaki kerja sama melalui perangkat daerah, BUMD, termasuk sektor perbankan, hingga perguruan tinggi untuk mendukung kebutuhan pembangunan IKN yang masih terus berkembang.

“Intinya, Provinsi Jawa Tengah ingin ikut hadir di IKN juga,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Otorita IKN memaparkan perkembangan pembangunan kawasan ibu kota baru beserta skema pendanaannya. Saat ini, pembangunan IKN didukung melalui APBN, skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), investasi swasta, dan hibah.

Baca Juga :  Kerja Sama Jateng–Jepang, Rawa Pening Disiapkan Jadi Percontohan Ekonomi Baru

Realisasi investasi swasta yang telah masuk ke IKN tercatat mencapai Rp 74,54 triliun dari 67 investor. Sementara proyek melalui skema KPBU memiliki nilai mencapai Rp 134,25 triliun.

Basuki menyatakan, pihaknya terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembangunan IKN.

“Kami selalu melayani investor yang masuk. Apabila Jawa Tengah menjadi mitra Otorita IKN nantinya akan ada insentif fiskal,” ujar Basuki.

Ia menambahkan, peluang sinergi tidak hanya terbatas pada investasi, tetapi juga mencakup penyediaan barang dan jasa, pengembangan sumber daya manusia, ekonomi kreatif, hingga sektor pariwisata.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan IKN, tetapi juga membuka pasar baru bagi pelaku usaha dan industri di Jawa Tengah, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.***

Berita Terkait

Festival Jawa Tengah Syariah 2026 Perkuat Rantai Industri Halal, Omzet UMKM Naik Berlipat
Jateng-Kaltim Kolaborasi, Teken 19 Kerja Sama Ekonomi Senilai Rp 20,2 Triliun
BPS: Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,71 Persen, Angka Kemiskinan Terus Menurun
Rasio Belanja Pegawai Masih di Bawah Ambang Batas, Pemprov Jateng Pastikan Pembayaran Gaji ASN Tetap Lancar
Luthfi Tegaskan BUMD dan BLUD Tak Boleh Tekor, Evaluasi Menyeluruh Disiapkan
KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun
Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis
Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Jateng Bidik Investasi IKN, Ahmad Luthfi Jajaki Kolaborasi Strategis Industri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Festival Jawa Tengah Syariah 2026 Perkuat Rantai Industri Halal, Omzet UMKM Naik Berlipat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Jateng-Kaltim Kolaborasi, Teken 19 Kerja Sama Ekonomi Senilai Rp 20,2 Triliun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:16 WIB

BPS: Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,71 Persen, Angka Kemiskinan Terus Menurun

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Rasio Belanja Pegawai Masih di Bawah Ambang Batas, Pemprov Jateng Pastikan Pembayaran Gaji ASN Tetap Lancar

Berita Terbaru