Pedagang Lega, BULOG Semarang Rutin Salurkan MinyaKita ke Pasar Tradisional

- Reporter

Senin, 29 Juni 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Perum BULOG Kantor Cabang Semarang terus menggencarkan distribusi MinyaKita ke pasar-pasar tradisional sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menstabilkan harga minyak goreng di tingkat konsumen. Dalam setiap kegiatan distribusi, BULOG juga melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk mengawal penyaluran agar tepat sasaran dan merata kepada pedagang.

Di Pasar Karangayu, BULOG menyalurkan sekitar 200 karton MinyaKita. Setiap karton berisi 12 kemasan minyak goreng ukuran 1 liter. Rata-rata setiap pedagang sembako menerima lima hingga sepuluh karton, dengan distribusi dilakukan secara rutin setiap satu minggu sekali.

MinyaKita dijual BULOG kepada pedagang dengan harga Rp14.500 per liter. Selanjutnya, pedagang menjualnya kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

Kepala Perum BULOG Kantor Cabang Semarang, Rendy Ardiansyah, mengatakan keterlibatan Disperindag bertujuan memastikan distribusi berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.

“Setiap kegiatan droping MinyaKita kami selalu melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mengawal sekaligus mengarahkan pembagian kepada para pedagang. Dengan begitu, penyaluran lebih tepat sasaran dan harga tetap terjaga sesuai HET,” ujar Rendy.

Baca Juga :  Marak Penipuan Mengatasnamakan CPI, Konsumen Diimbau Bertransaksi di Gerai Resmi

Ia menambahkan, BULOG Cabang Semarang saat ini masih memiliki buffer stok MinyaKita sekitar 430 ribu liter yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Stok MinyaKita kami dalam kondisi aman, sekitar 430 ribu liter. Bahkan, volume droping ke pasar tradisional akan kami tingkatkan seiring berakhirnya program bantuan pangan, sehingga stok yang ada kini lebih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar,” katanya.

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Karangayu, Rukini, mengaku distribusi MinyaKita dari BULOG selama ini berjalan lancar dan sangat membantu pedagang dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Droping MinyaKita di Pasar Karangayu lancar dan dilakukan rutin setiap satu minggu sekali. Saya biasanya menerima lima karton setiap kali distribusi, sehingga stok di toko tetap tersedia dan bisa melayani pembeli,” ujar Rukini.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Berangkatkan 4.181 Warga dengan Bus Gratis ke Jakarta-Bandung

Selain di Pasar Karangayu, BULOG juga mendistribusikan sekitar 100 karton MinyaKita ke Pasar Peterongan. Di pasar tersebut, setiap pedagang sembako memperoleh jatah sekitar dua karton.

Pedagang sembako Pasar Peterongan, Isti, mengatakan pasokan MinyaKita dari BULOG cukup membantu pedagang karena permintaan masyarakat terhadap minyak goreng bersubsidi tersebut masih tinggi.

“Setiap pedagang sembako mendapat sekitar dua karton. Pasokan ini sangat membantu karena masyarakat memang banyak mencari MinyaKita, dan kami menjualnya sesuai harga yang sudah ditetapkan pemerintah,” katanya.

BULOG Kantor Cabang Semarang memastikan distribusi MinyaKita akan terus dilakukan secara rutin ke berbagai pasar tradisional, baik pasar yang masuk pemantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) maupun non-SP2KP. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan, menstabilkan harga, serta memastikan masyarakat memperoleh MinyaKita sesuai Harga Eceran Tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah.***

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru