Pemprov Jateng Berangkatkan 4.181 Warga dengan Bus Gratis ke Jakarta-Bandung

- Reporter

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali memfasilitasi arus balik Lebaran 2026. Sebanyak 4.181 perantau diberangkatkan gratis menuju Jakarta dan Bandung menggunakan 84 bus, Sabtu (28/3/2026), sebagai langkah konkret menekan risiko kecelakaan sekaligus meringankan beban pekerja sektor informal.

Program Balik Rantau Gratis 2026 ini menjadi lanjutan komitmen Pemprov Jateng dalam menghadirkan transportasi aman dan terjangkau bagi masyarakat, terutama mereka yang bekerja di sektor informal seperti asisten rumah tangga, buruh, dan pedagang kecil.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program tersebut.

“Program ini tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga menekan potensi kecelakaan di jalan. Kami pastikan seluruh armada dan pengemudi dalam kondisi laik jalan dan sehat,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga :  Stok Beras dan Minyak Goreng Terjamin, BULOG Imbau Belanja Sewajarnya

Sebanyak 84 armada bus disiapkan, terdiri dari 76 bus dengan tujuan Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, dan 8 bus menuju Bandung. Ribuan peserta tersebut diberangkatkan serentak dari berbagai titik di Jawa Tengah.

Sejumlah lokasi strategis menjadi titik keberangkatan, di antaranya Asrama Haji Donohudan Boyolali, Terminal Mangkang Semarang, serta Terminal Bulupitu Banyumas. Selain itu, beberapa daerah seperti Magelang, Kendal, Kudus, dan Blora juga menggelar pemberangkatan mandiri.

Tak hanya menyasar pekerja informal, program ini juga memberi perhatian khusus pada kelompok rentan. Puluhan peserta dari kalangan lansia dan penyandang disabilitas turut difasilitasi, termasuk satu penumpang berkebutuhan khusus.

Baca Juga :  Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemprov Jateng Siapkan Ribuan Pompa untuk Petani

Untuk menjamin keamanan perjalanan, seluruh bus telah melalui proses ramp check, sementara para pengemudi juga menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim gabungan dari Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan.

Arief menyebut, tingginya minat masyarakat menjadi indikator kuat bahwa program ini sangat dibutuhkan.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.

Rencananya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, akan melepas langsung keberangkatan peserta di Asrama Haji Donohudan Boyolali, yang menjadi salah satu titik utama pemberangkatan.

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga, seiring meningkatnya kebutuhan transportasi aman dan terjangkau saat momentum arus balik Lebaran.*

Berita Terkait

KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun
Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis
Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus
Luthfi: Tegal Business Forum Harus Hasilkan Investasi, Bukan Sekadar Seremoni
Gubernur Luthfi Resmikan Investasi Rp480,6 Miliar asal Tiongkok, Serap 500 Tenaga Kerja di Kendal
Jateng Mulai Bangun Peternakan Sapi Perah Terbesar di Indonesia, Investasi Rp1,2 Triliun
Tak Hanya Bangun Pabrik, Investor Singapura Siapkan Kerja Sama Pendidikan Vokasi di Jateng
Sekda Sumarno Ajak Semua Pihak Bangkitkan Koperasi Lewat Semangat Kolaborasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:42 WIB

KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:32 WIB

Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:36 WIB

Luthfi: Tegal Business Forum Harus Hasilkan Investasi, Bukan Sekadar Seremoni

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Luthfi Resmikan Investasi Rp480,6 Miliar asal Tiongkok, Serap 500 Tenaga Kerja di Kendal

Berita Terbaru