Menko Polkam: Kejaksaan Garda Utama Penegakan Hukum di Indonesia

- Reporter

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa Kejaksaan memiliki peran strategis sebagai tulang punggung penegakan hukum di Indonesia. Karena itu, seluruh insan kejaksaan diminta terus bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga integritas, dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Penegasan tersebut disampaikan Menko Polkam saat memberikan sambutan pada acara Anugerah Komisi Kejaksaan RI di Jakarta, Senin (25/5/2026) malam. Dalam kesempatan itu, Menko Polkam juga menyampaikan apresiasi kepada Komisi Kejaksaan RI (Komjak) atas inisiatifnya mendorong peningkatan kualitas institusi Kejaksaan melalui pemberian penghargaan Anugerah Komisi Kejaksaan. Menko Polkam turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap penguatan kelembagaan Komjak.

“Komisi Kejaksaan ini mampu menciptakan suasana persaingan yang baik. Saya sangat meyakini bahwa tidak akan ada kemajuan yang dicapai jika tidak ada persaingan,” ujar Menko Polkam Djamari Chaniago.

Menko Djamari menilai penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan juga menjadi pengingat atas tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. Menurutnya, suasana persaingan yang sehat harus terus dibangun untuk mendorong kemajuan institusi dan peningkatan profesionalisme aparatur penegak hukum.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Tekankan Kolaborasi Diaspora sebagai Kunci Pembangunan Jateng

“Suasana persaingan yang positif harus terus dilakukan, bahkan sampai ke tingkat antar institusi negara. Bagi yang mendapat penghargaan jangan berpuas diri dan bagi yang belum mendapatkan harus berupaya lebih keras lagi,” kata Menko Polkam.

Menko Polkam juga mengingatkan agar capaian dan penghargaan dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam pembinaan karier, termasuk dalam menentukan promosi maupun mempertahankan sumber daya manusia yang memiliki kinerja baik dan integritas tinggi.
“Saya mengajak seluruh insan kejaksaan untuk tidak pernah menyerah, tidak bosan, dan tidak mengeluh dalam menjalankan tugas. Laksanakan tugas sebaik-baiknya demi mewujudkan kebahagiaan masyarakat,” katanya.

Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kinerja anggota kejaksaan. Menurutnya, sesuai amanat Peraturan Presiden tentang Komisi Kejaksaan, tugas Komjak tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan penghargaan kepada insan kejaksaan yang berprestasi.

“Kita betul-betul ingin objektivitas dalam penilaian sehingga tidak menimbulkan conflict of interest,” kata Pujiyono.

Pujiyono juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Menko Polkam dan Jaksa Agung terhadap pelaksanaan tugas Komisi Kejaksaan. “Terimakasih kepada Menko Polkam yang memfasilitasi selama ini, karena secara dukungan administrasi Komisi Kejaksaan ada di Kemenko Polkam,” ujarnya.

Baca Juga :  Menko Polkam Waspadai Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Pasokan Energi

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan akhir dari pencapaian, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan kualitas kinerja Kejaksaan.

“Ini bukan akhir sebuah pencapaian namun awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Saya ingin yang mendapat penghargaan menjadikan ini sebagai awal untuk kita lebih maju lagi,” katanya.

Pada acara Anugerah Komisi Kejaksaan tersebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima Lifetime Achievement Award sebagai Jaksa Agung berprestasi. “Ini adalah award, anugerah atau penghargaan yang ke-76 selama saya menjadi Jaksa Agung. Penghargaan ini bukan untuk saya, ini untuk seluruh jajaran Adhyaksa,” katanya.

Dalam kegiatan ini hadir pula Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan, Ketua Badan Legislasi DPR RI Bob Hasan, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Johanis Tanak, perwakilan Kementerian dan Lembaga, dan para Deputi Kemenko Polkam.***

Berita Terkait

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling
Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan
Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi
Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI
Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi
BULOG Torehkan Sejarah, Pengadaan Beras 2026 Lampaui Target Capai 4 Juta Ton
Insiden KA Argo Bromo Anggrek: Aliansi Desak Audit Total, Soroti Sistem Persinyalan
Menko Polkam Tegaskan Karhutla Harus Segera Dipadamkan, Kesehatan Warga Diperhatikan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi

Berita Terbaru