Lindungi Nasabah, BRI Tegaskan KUR Tidak Diproses via Media Sosial

- Reporter

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tidak pernah dilakukan melalui penawaran online menggunakan tautan tidak resmi maupun media sosial. Perseroan memastikan bahwa setiap proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui petugas BRI dan diproses melalui Kantor BRI.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa maraknya penawaran KUR melalui pesan singkat, tautan digital, hingga akun media sosial merupakan modus penipuan yang menyalahgunakan nama BRI.

“BRI tidak pernah menawarkan ataupun memproses pengajuan KUR secara online melalui tautan tidak resmi, akun pribadi, maupun pihak yang tidak memiliki keterkaitan dengan BRI. Seluruh proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui unit kerja resmi BRI dan diproses langsung oleh petugas BRI resmi,” ujar Dhanny.

Baca Juga :  Sekda Sumarno Buka Ramadhan Fest, Dorong UMKM dan Konsumsi Bijak Saat Puasa

Dhanny menambahkan bahwa masyarakat dapat mengakses layanan pengajuan KUR melalui Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Teras BRI, AgenBRILink, maupun tenaga pemasar resmi BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.

BRI juga menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan KUR tidak dipungut biaya apa pun di awal. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap penawaran yang menjanjikan pencairan cepat dengan syarat tidak wajar.

Selain itu, BRI mengingatkan masyarakat untuk tidak pernah memberikan data pribadi maupun data perbankan yang bersifat rahasia seperti PIN, kata sandi (password), kode OTP, maupun data pribadi lainnya kepada pihak mana pun.

Baca Juga :  Pelantikan Apindo Jateng, Gus Yasin Dorong Iklim Usaha Kondusif dan Harmonis

“Setiap permintaan data rahasia nasabah dapat dipastikan merupakan indikasi penipuan. Masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi BRI,” tambah Dhanny.

BRI mengimbau masyarakat untuk hanya memperoleh informasi melalui kanal resmi perusahaan seperti website resmi BRI, media sosial resmi BRI, maupun Contact BRI 14017/1500017.

“Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan keamanan layanan perbankan, BRI terus memperkuat edukasi literasi keuangan dan kewaspadaan masyarakat, sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menindaklanjuti berbagai modus penipuan yang menyalahgunakan nama perusahaan,” pungkas Dhanny.***

Berita Terkait

Modus Kredit dan Investasi Fiktif, Eks Pegawai Bank di Banyumas Jadi Tersangka Penipuan
Program IDAMAN Diluncurkan, Taj Yasin Kampanyekan Jamu Aman dan Berkualitas
Gubernur Luthfi Tawarkan Proyek Strategis Jateng, Investor Malaysia Siap Lakukan Kajian
BULOG Kebut Penyaluran Bantuan Pangan serta Beras SPHP untuk Jaga Harga Tetap Stabil
Jateng Kembangkan Aglomerasi Wisata Borobudur untuk Dongkrak Ekonomi Daerah
Luthfi Minta BPD Permudah Kredit UMKM, Dorong Ekonomi Daerah Makin Kuat
Pelantikan Apindo Jateng, Gus Yasin Dorong Iklim Usaha Kondusif dan Harmonis
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Moko Garment Menjahit Kesuksesan dari Nol

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:07 WIB

Modus Kredit dan Investasi Fiktif, Eks Pegawai Bank di Banyumas Jadi Tersangka Penipuan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:00 WIB

Program IDAMAN Diluncurkan, Taj Yasin Kampanyekan Jamu Aman dan Berkualitas

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:41 WIB

Gubernur Luthfi Tawarkan Proyek Strategis Jateng, Investor Malaysia Siap Lakukan Kajian

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:31 WIB

BULOG Kebut Penyaluran Bantuan Pangan serta Beras SPHP untuk Jaga Harga Tetap Stabil

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Jateng Kembangkan Aglomerasi Wisata Borobudur untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru