Apresiasi Hafiz Qur’an, Taj Yasin Dorong Lahirnya Generasi Qurani Jateng

- Reporter

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Kebahagiaan terpancar dari wajah para santri dan wali santri dalam acara Haflatul Hidzaq Khotmil Qur’an dan Muwadaah Pondok Pesantren Al Fattah Raudhatul Qur’an, Jekulo, Kudus, Selasa, 9 Juni 2026.

Bagi mereka, wisuda hafiz Al-Qur’an tahun ini terasa istimewa karena mendapat apresiasi langsung dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Sebanyak 15 santri penghafal 30 juz Al-Qur’an menerima bisyarah atau tali asih dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Program tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada para penghafal kitab suci sekaligus upaya mendorong lahirnya generasi Qurani di Jawa Tengah.

Siti Aisyah (53), salah seorang wali santri, mengaku haru melihat putranya menerima bisyarah dari Wakil Gubernur. Baginya, penghargaan itu bukan semata bantuan materi. Melainkan bentuk perhatian pemerintah kepada para penghafal Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, syukur banget putra saya bisa haflah hari ini. Mugi-mugi dapat barokah. Matur suwun sanget Bapak Taj Yasin sudah memberikan bisyarah kepada putra saya,” ujarnya.

Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak santri yang termotivasi menghafal Al-Qur’an.

Baca Juga :  Guru PAUD Jateng Dilatih Coding dan Robotik, Pembelajaran Lebih Inovatif

“Semoga tahun depan terus dilanjutkan. Semoga beliau diparingi panjang umur, kesehatan, dan keberkahan untuk pemimpin kita. Kami bangga sekali, bisa bertemu langsung dengan Wakil Gubernur. Kami sangat bahagia dan bersyukur,”harapnya.

Rasa bangga juga dirasakan para santri penerima bisyarah. Mauliya Aisyah Nilam Amira mengaku senang mendapat apresiasi dari orang nomor dua di Jawa Tengah tersebut.

“Senang, terima kasih Bapak Wagub,” ucapnya singkat.

Sementara itu, Muhammad Luliyan Hafiz menyebut pertemuannya dengan Wagub Taj Yasin menjadi pengalaman yang tidak akan dilupakannya.

“Senang banget rasanya bisa ketemu Wakil Gubernur. Ini pengalaman pertama kali. Harapannya bisa bertemu kembali dan program ini terus dilanjutkan,” katanya.

Dalam sambutanya mewakili gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Taj Yasin menegaskan wisuda hafiz bukanlah akhir dari perjalanan seorang penghafal Al-Qur’an. Justru setelah menyelesaikan hafalan 30 juz, para santri memiliki tanggung jawab lebih besar untuk terus menjaga, mengulang, dan memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an.

Menurutnya, Al-Qur’an adalah sumber kemuliaan. Karena itu, siapa pun yang dekat dengan Al-Qur’an akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.

Baca Juga :  Pogram Makan Bergizi Gratis Dorong Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat

“Adik-adik yang sudah hafal Al-Qur’an jangan berhenti sampai di sini. Hafalannya harus terus dijaga, dibaca, dan diulang. Semakin hafal Al-Qur’an, seharusnya semakin banyak pula interaksinya dengan Al-Qur’an,” ujar Taj Yasin.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki program pemberian tali asih kepada para penghafal kitab suci sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang mendedikasikan diri dalam menjaga wahyu Allah.

Taj Yasin juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi proses belajar Al-Qur’an anak-anaknya. Menurutnya, keberhasilan seorang santri menghafal Al-Qur’an tidak lepas dari dukungan keluarga yang terus memantau dan mendorong perkembangan hafalan mereka.

“Jangan setelah diwisuda lalu dianggap selesai. Perjalanan masih panjang. Hafalan harus terus dijaga dan diperdalam. Orang tua juga perlu terus mendampingi dan memperhatikan perkembangan anak-anaknya,” pesannya.

Melalui program bisyarah tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap semakin banyak generasi muda yang mencintai Al-Qur’an, sekaligus menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.***

Berita Terkait

Sekda Jateng Dorong Peduli Lingkungan Sejak Dini, Pemprov Tetapkan 52 Sekolah dan Madrasah Layak Adiwiyata
Wagub Taj Yasin Berbagi Ilmu Kepemimpinan Kepada Santri, Butuh Riyadhah
Taj Yasin Ajak Pelajar dan Mahasiswa Jadikan Museum Ruang Belajar Peradaban
Manfaatkan Lonjakan Penumpang, Nawal Yasin Usulkan Buku Bacaan di Trans Jateng
Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Buat Hafiz-Hafizah Tanpa Ribet Proposal
Pemprov Jateng dan Undip Edukasi Mahasiswa tentang Relasi Sehat
Khatmil Quran di Wonosobo, Taj Yasin Ajak Santri Jaga dan Amalkan Nilai Al-Qur’an
Ahmad Luthfi Turun Temui Mahasiswa NTT, Pastikan Biaya Kuliah dan Kos Aman

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Sekda Jateng Dorong Peduli Lingkungan Sejak Dini, Pemprov Tetapkan 52 Sekolah dan Madrasah Layak Adiwiyata

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Wagub Taj Yasin Berbagi Ilmu Kepemimpinan Kepada Santri, Butuh Riyadhah

Rabu, 16 September 2026 - 13:11 WIB

Taj Yasin Ajak Pelajar dan Mahasiswa Jadikan Museum Ruang Belajar Peradaban

Jumat, 11 September 2026 - 18:38 WIB

Manfaatkan Lonjakan Penumpang, Nawal Yasin Usulkan Buku Bacaan di Trans Jateng

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Buat Hafiz-Hafizah Tanpa Ribet Proposal

Berita Terbaru