Jateng Mantapkan KITB sebagai Magnet Investasi Berbasis Energi Terbarukan

- Reporter

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengebut penguatan energi hijau di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui PT Jateng Petro Energi (JPEN), pemprov meneken nota kesepahaman dan Non-Disclosure Agreement (NDA) untuk investasi layanan energi baru terbarukan (EBT) terintegrasi dengan sistem keandalan daya tanpa kedip (zero interruption power), Jumat sore, 27 Februari 2026.

Penandatanganan kerja sama tersebut disaksikan langsung Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Ia menegaskan, KITB sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan etalase investasi Jawa Tengah tidak boleh mengalami gangguan kelistrikan yang dapat merusak kepercayaan investor.

“Jangan sampai KITB ini byar-pet, kadang nyala kadang mati. Harus ada timeline yang jelas dan direalisasikan secepatnya. KITB harus menjadi percontohan nasional,” ujar Ahmad Luthfi.

Menurutnya, ketersediaan EBT kini menjadi syarat utama investor global, terutama untuk industri berorientasi hijau dan ramah lingkungan. Dalam setiap promosi investasi, isu energi terbarukan selalu menjadi pertanyaan kunci.

Baca Juga :  Kisah Bahagia Penumpang Mudik Gratis Kereta Api dari Jakarta ke Jawa Tengah

Ahmad Luthfi menyebut, Jawa Tengah memiliki potensi besar pengembangan EBT, termasuk pemanfaatan danau dan waduk untuk pembangkit energi ramah lingkungan. Potensi tersebut, kata dia, menjadi daya tarik tersendiri bagi calon investor.

Direktur Utama JPEN, Dwi Budi Sulistiyana, menjelaskan, investasi ini dirancang untuk menjamin suplai listrik 24 jam tanpa gangguan. Sistem zero interruption power ditargetkan mendorong KITB mencapai standar tier 4, tingkat keandalan tertinggi untuk kawasan industri modern.

“Ini akan menarik investor high premium seperti semikonduktor, petrokimia, hingga data center. Dampaknya bukan hanya investasi, tetapi juga penciptaan lapangan kerja bergaji tinggi dan transfer teknologi,” ujarnya.

JPEN merencanakan pembangunan kapasitas energi sebesar 180 megawatt (MW) berbasis EBT. Saat ini kebutuhan listrik KITB berkisar 60 MW dan diproyeksikan melonjak menjadi 450 MW dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Pemprov Pastikan Stok Beras hingga Telur di Jateng Surplus Jelang Lebaran

“Kami siapkan 180 MW untuk mendukung ekonomi hijau. Targetnya KITB menjadi kawasan industri dengan pasokan energi baru terbarukan yang lengkap dan andal,” kata Dwi.

Direktur Utama KITB, Anak Agung Putu Ngurah Wirawan, menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, pengembangan energi menjadi bagian penting dari roadmap bisnis KITB agar tidak hanya bergantung pada sewa lahan, tetapi juga memiliki sumber pendapatan jangka panjang.

“Konsep reliability listrik ini sangat mendukung rencana masuknya investasi data center yang membutuhkan keandalan energi tinggi. MoU ini langkah awal untuk memperkuat kerja sama investasi,” ujarnya.

Dengan kolaborasi tersebut, KITB diproyeksikan menjadi kawasan industri berbasis energi hijau pertama di Indonesia dengan sistem kelistrikan tanpa kedip, sekaligus memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai magnet investasi nasional.*

Berita Terkait

Koordinasi HGB KITB, Ahmad Luthfi Pastikan Investasi di Jateng Berjalan Lancar dan Aman
Jateng Dinilai Paling Cepat Wujudkan Koperasi Desa Berbadan Hukum
Toys Kingdom Hadirkan Mainan Interaktif dan Aktivitas Seru untuk Dukung Anak Lebih Aktif dan Percaya Diri
Harga Plastik Naik Drastis, Pemprov Jateng Turun Tangan Jaga Distribusi
Kepesertaan BPJS Jateng 98,81 Persen, Keaktifan Peserta Terus Didorong
PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025, Bukti Konsistensi Inovasi Sosial dan Lingkungan
Presiden Prabowo Subianto Dorong Daerah Lain Tiru Jateng Pesan Bus Listrik Buatan Lokal
Tak Perlu Bayar BBNKB II, Balik Nama Motor Bekas di Jateng Gratis

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Jateng Dinilai Paling Cepat Wujudkan Koperasi Desa Berbadan Hukum

Selasa, 14 April 2026 - 10:43 WIB

Toys Kingdom Hadirkan Mainan Interaktif dan Aktivitas Seru untuk Dukung Anak Lebih Aktif dan Percaya Diri

Jumat, 10 April 2026 - 19:55 WIB

Harga Plastik Naik Drastis, Pemprov Jateng Turun Tangan Jaga Distribusi

Jumat, 10 April 2026 - 17:46 WIB

Kepesertaan BPJS Jateng 98,81 Persen, Keaktifan Peserta Terus Didorong

Jumat, 10 April 2026 - 08:41 WIB

PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025, Bukti Konsistensi Inovasi Sosial dan Lingkungan

Berita Terbaru