Wagub Taj Yasin Kawal Relokasi Korban Tanah Gerak Tegal, Lahan Aman Jadi Prioritas

- Reporter

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL – Bencana tanah gerak di Desa Padasari, Jatinegara, kabupaten Tegal awal Februari lalu, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat terdampak. Tak terkecuali Ponpes Al Adalah, yang satu desa dengan lokasi bencana. Ponpes yang dihuni 526 santri itu juga ambruk dan retak disana-sini. Terutama Ponpes Al Adalah 1. Semua santri diungsikan.

Menyusul langkah gubernur Jateng Ahmad Luthfi yang mengunjungi lokasi lebih dulu bersama Wapres Gibran, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), juga sambang ke lokasi bencana, Selasa sore, 17 Februari 2026.

Ditemani sang isteri Hj Nawal Arafah Yasin, Wagub meninjau Ponpes Al Adalah 2 dan Posko pengungsian warga. Selain melihat kondisi pengungsi dari dekat, Wagub juga menyalurkan sejumlah bantuan.

Wagub menilai, kondisi pengungsian cukup sehat dan bagus. Namun begitu dia meminta persiapan hunian sementara (huntara) untuk dipercepat. Mengingat warga sudah merasa cukup lama tinggal di pengungsian.

“Alhamdulilah kondisi pengungsi sampai saat ini sehat, pelayananya juga bagus. Yang membuat tak nyaman karena bukan rumah sendiri, dan sampai kapan (di pengungsian). Maka yang kita butuhkan percepatan huntaranya (hunian rumah sementara),” kata Taj Yasin di Posko pengungsian.

Baca Juga :  Gus Yasin Dorong Gerakan Biopori di Rumah dan Jalan Desa

Untuk kebutuhan huntara, menurutnya dibutuhkan 900 rumah (yang terdampak bencana). Saat ini sudah dibangun 550 rumah. Masih butuh lahan sisanya sekitar 350 rumah. Menurutnya hal ini harus dikawal karena dalam satu rumah itu terkadang ada yang dua KK, tiga KK, bahkan ada yang sampai 5 KK.

” Ini yang harus kita kawal nanti kita carikan solusinya. Di sini sebenarnya lahan luas, cuma masih belum direkomendasikan oleh BMKG dan ESDM, karena tanahnya sebagian masih labil. Sehingga kita bener-bener memastikan tanah yang pas,”imbuhnya.

Karena memasuki Ramadan, Wagub berpesan semua pengungsi yang muslim harus tetap menjalankan ibadah. Dia memastikan Biro Kesra untuk menyediakan tempat ibadah dan musala yang layak.

“Kami pastikan dari pemerintah untuk menyiapkan sahur dan buka, insyaa Alloh sudah kita siapkan semuanya. Jadi harus tetap melakukan ibadah karena saya melihat di sini mayoritas juga punya majelis-majelis pesantren, agamis, sehingga mereka butuh tempat ibadah,”pesanya.

Baca Juga :  Sambut Mudik, Jalan Provinsi di Jateng Dipercepat Perbaikannya

Dalam kunjungan itu, Wagub bersama isteri juga berdialog bersama pengungsi. Menanyakan kondisi dan memastikan layanan berjalan baik.

Wagub juga menyerahkan bantuan logistik, makanan, dan non permakanan dari PMI, BPBD Jateng, dan Dinsos Jateng. Dari Dinkes diserahkan bantuan obat dan vitamin, dari Disdik tas dan alat tulis, dari Dishanpan berupa beras Portivit 50 Kg, beras jagung 50 pcs, dan beras singkong 50 Pcs. Total bantuan dari pemerintah provinsi itu senilai Rp 239.315.923.

Sebagai informasi, tanah gerak mulai terjadi hari Minggu, 1 Februari 2026, dan paling parah terjadi Senin, 2 Februari 2026. Akibat hujan deras yang mengguyur di kawasan ini sejak beberapa hari terakhir. Mengakibatkan tanah dan jalan desa bongkah di sana sini. Bangunan ambruk. Sedikitnya 2.453 jiwa atau sekitar 596 KK mengungsi, dan 900 an rumah rusak.
Ada tiga lahan alternatif relokasi telah disiapkan. Di Desa Padasari, Lebakwangi, dan Capar, Kecamatan Jatinegara, kabupaten Tegal.***

Berita Terkait

Jelang Kurban, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Kesehatan Hewan Keliling
Sekda Jateng Ajak Tinggalkan Gadget, Perkuat Komunikasi dalam Keluarga
Wagub Taj Yasin Ajak Warga Jateng Saling Memaafkan di Momen Syawal
Semarak Abhirama Ranggawarsita 2026, Edukasi hingga Hiburan dalam Satu Event
Komitmen Jateng Atasi Sampah, Aglomerasi Regional Siap Tekan Timbulan Hingga 3.000 Ton
Healing Jadi Andalan Baru, Pemprov Jateng Jaga Kesehatan Ternak Desa
PPRT Batang Diproyeksikan Jadi Percontohan di Jawa Tengah
400 Paralegal Muslimat NU Jateng Disiapkan Perkuat Layanan Hukum hingga Tingkat Desa

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:27 WIB

Jelang Kurban, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Kesehatan Hewan Keliling

Selasa, 14 April 2026 - 17:26 WIB

Sekda Jateng Ajak Tinggalkan Gadget, Perkuat Komunikasi dalam Keluarga

Selasa, 14 April 2026 - 11:01 WIB

Wagub Taj Yasin Ajak Warga Jateng Saling Memaafkan di Momen Syawal

Senin, 13 April 2026 - 19:43 WIB

Semarak Abhirama Ranggawarsita 2026, Edukasi hingga Hiburan dalam Satu Event

Senin, 13 April 2026 - 19:28 WIB

Komitmen Jateng Atasi Sampah, Aglomerasi Regional Siap Tekan Timbulan Hingga 3.000 Ton

Berita Terbaru