Wagub Jateng Tegaskan SMA Negeri di Pati Diprioritaskan Tambakromo dan Jaken

- Reporter

Senin, 9 Februari 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menegaskan, rencana pendirian SMA Negeri di Kabupaten Pati diprioritaskan untuk Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Jaken, bukan di Kecamatan Margoyoso.

Penegasan itu disampaikan saat menerima audiensi Paguyuban Madrasah Aliyah se-Kecamatan Margoyoso, di Ruang Rapat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Senin 9 Februari 2026.

Audiensi tersebut digelar untuk merespons keresahan masyarakat dan pengelola sekolah swasta terkait adanya sosialisasi rencana pendirian SMA Negeri di Kecamatan Margoyoso.

Dalam pertemuan itu, perwakilan paguyuban menyampaikan di kecamatan Margoyoso saat ini telah memiliki lembaga pendidikan menengah yang cukup, baik dari sisi jumlah maupun kualitas. Di antaranya sembilan Madrasah Aliyah, lima SMK, dan satu SMA.

“Margoyoso sudah memiliki banyak lembaga pendidikan menengah. Karena itu, kami berharap perhatian pemerintah diarahkan pada penguatan kualitas. Sekolah dan madrasah di Margoyoso siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Birhad, perwakilan Paguyuban Madrasah Aliyah Margoyoso.

Baca Juga :  PLN UIP JBT Turut Ambil Bagian dalam Penanaman Ribuan Pohon di Jawa Barat dan Jawa Tengah

Menanggapi hal tersebut, Yasin menegaskan sosialisasi yang sempat beredar bukan berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Jadi yang sosialisasi kabupaten ya, bukan kita,” ujarnya.

Menurut Yasin, berdasarkan data dan perencanaan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, masih terdapat wilayah di Kabupaten Pati yang membutuhkan penguatan akses pendidikan menengah. Wilayah tersebut berada di Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Jaken yang masuk kategori blank spot pendidikan.

“Sampaikan ke kabupaten agar tidak melanjutkan sosialisasi. Kita tidak punya rencana di Margoyoso, tapi adanya di Tambakromo dan Jaken,” kata Yasin.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan aspek administrasi terkait rencana yang sempat beredar di masyarakat.

“Coba Disdik cek surat dari Pati. Karena kalau sudah ada sosialisasi begitu biasanya kan ada surat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Kusno, menyampaikan berdasarkan basis data yang dimiliki, Kabupaten Pati memiliki dua kecamatan yang masuk kategori blank spot pendidikan.

Baca Juga :  SMK Go Global: Pemerintah Perkuat Kompetensi dan Peluang Kerja Lulusan ke Mancanegara

“Di database kami, Kabupaten Pati ada dua kecamatan yang menjadi blank spot, yakni Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Jaken,” ujar perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

Ia menegaskan, Kecamatan Margoyoso tidak direkomendasikan untuk pendirian SMA Negeri baru.

“Sesuai arahan Kepala Dinas dan juga hasil audiensi dengan Bapak Wakil Gubernur, pendirian SMA Negeri di Margoyoso tidak direkomendasikan,” katanya.

Terkait tindak lanjut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah akan mengecek apakah sudah ada surat resmi dari Pemerintah Kabupaten Pati terkait usulan pendirian SMA Negeri Margoyoso.

“Kalau ada surat dari Kabupaten Pati, kami akan memberikan jawaban tertulis sesuai arahan Bapak Wakil Gubernur. Namun jika belum ada, fokus kami tetap pada Tambakromo dan Jaken,” ujarnya.*

Berita Terkait

Pemprov Jateng Revitalisasi Dua SD Roboh, Gubernur Luthfi Minta Sekolah Rawan Dipetakan
942 Orang Daftar Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Pemprov Jateng, 15 Orang Lolos Kuliah Luar Negeri
Sekda Jateng Tekankan Kolaborasi Orang Tua, Guru, dan Pemerintah Kunci Pendidikan Anak Berkualitas
Sekolah Rakyat Jateng Siap Dibuka 31 Juli, Pemprov Pastikan Fasilitas Tak Ala Kadarnya
PAUD EMAS Jawa Tengah Segera Diluncurkan, Posyandu Ikut Jadi Ruang Belajar Anak
Gus Yasin Ingin Pendidikan Vokasi Berkesinambungan dari SMP hingga Perguruan Tinggi
Dialog Bareng Siswa, Wagub Taj Yasin Beri Hadiah Sepeda dan Soroti Kekurangan Guru
Taj Yasin Perluas Kerja Sama Internasional, Pesantren Jateng dan Malaka Siap Berkolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:19 WIB

Pemprov Jateng Revitalisasi Dua SD Roboh, Gubernur Luthfi Minta Sekolah Rawan Dipetakan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:11 WIB

942 Orang Daftar Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Pemprov Jateng, 15 Orang Lolos Kuliah Luar Negeri

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekda Jateng Tekankan Kolaborasi Orang Tua, Guru, dan Pemerintah Kunci Pendidikan Anak Berkualitas

Senin, 20 Juli 2026 - 15:20 WIB

Sekolah Rakyat Jateng Siap Dibuka 31 Juli, Pemprov Pastikan Fasilitas Tak Ala Kadarnya

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:58 WIB

PAUD EMAS Jawa Tengah Segera Diluncurkan, Posyandu Ikut Jadi Ruang Belajar Anak

Berita Terbaru