Usai OTT Bupati Pati, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan dan Layanan Publik Kondusif

- Reporter

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, memastikan penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Pati berlangsung dengan lancar dan kondusif, pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) bupati Sudewo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gus Yasin, sapaan akrabnya mengatakan, kabar mengenai OTT yang dilakukan KPK terhadap Bupati Sudewo, didengarnya melalui media.

“Kami baru mendengar lewat media, bahwa memang ada OTT terkait Bupati Pati. Kita sama-sama menunggu bagaimana nanti dari KPK memberikan penjelasan,”katanya kepada media, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, usai melantik Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) di Wisma Perdamaian Semarang, Selasa 20 Januari 2026.

Baca Juga :  Jamin Keselamatan dan Lingkungan, Pemprov Jateng Kebut Raperda Garis Sempadan yang Baru

Dia menegaskan, pemerintah Jawa Tengah mendukung KPK dalam hal penegakan hukum. Pemprov juga menghormati langkah yang ditempuh KPK, selama proses hukum berlangsung.

“Kita masih nunggu semua, kita hormati proses-proses itu, kita enggak bisa ngapa-ngapain selama masih belum ada pengumuman resmi dari KPK,” tegasnya.

Atas nama Gubernur, Gus Yasin juga mengimbau kepada kepala daerah di Jawa Tengah khususnya, untuk menghindari tindakan korupsi.

“Mari kita bersama-sama menjaga integritas, dan tidak melakukan tindakan-tindakan korupsi,” lanjutnya.

Terkait penanganan banjir di Pati, Gus Yasin juga memastikan tidak terganggu meskipun bupatinya berurusan dengan KPK. Menurutnya kebutuhan masyarakat terdampak banjir tetap teratasi dengan baik.

Baca Juga :  Komitmen Jateng Atasi Sampah, Aglomerasi Regional Siap Tekan Timbulan Hingga 3.000 Ton

“Pelayanan berupa pasokan makanan, obat-obatan untuk masyarakat korban banjir di Pati akan tetap berjalan normal,” imbuhnya.

Untuk mendapatkan pelayanan dari pemerintah, masyarakat dipersilakan menghubungi aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni. Termasuk korban banjir yang stroke, hamil, dan lansia, akan tertangani melalui petugas yang diturunkan oleh dinas kesehatan.

“Kami juga mengumumkan bahwa jangan sampai ada lagi masyarakat yang tidak tertangani terkait banjir ini,” ujarnya.***

Berita Terkait

Dari Makkah ke Jawa Tengah, Kepulangan Jemaah Haji Penuh Syukur dan Kebahagiaan
Jawa Tengah Kembangkan Wisata Ramah Muslim untuk Tarik Wisatawan Timur Tengah
Gubernur Luthfi: Penyandang Disabilitas Berhak atas Kesempatan Kerja Setara
Jateng Siaga Kekeringan, Infrastruktur Air Diperkuat Demi Produksi Pangan
Pemprov Jateng Percepat Penanganan Jalan Randublatung–Cepu yang Rusak
Ahmad Luthfi: Pancasila Jadi Perekat Keberagaman dan Arah Pembangunan Jawa Tengah
Perayaan Waisak di Vihara Mahavira Graha Semarang Gaungkan Kebijaksanaan dan Cinta Kasih
Pemprov Jateng Perkuat Sistem Perlindungan Santri dari Kekerasan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:05 WIB

Dari Makkah ke Jawa Tengah, Kepulangan Jemaah Haji Penuh Syukur dan Kebahagiaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jawa Tengah Kembangkan Wisata Ramah Muslim untuk Tarik Wisatawan Timur Tengah

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:46 WIB

Jateng Siaga Kekeringan, Infrastruktur Air Diperkuat Demi Produksi Pangan

Senin, 1 Juni 2026 - 16:15 WIB

Pemprov Jateng Percepat Penanganan Jalan Randublatung–Cepu yang Rusak

Senin, 1 Juni 2026 - 12:38 WIB

Ahmad Luthfi: Pancasila Jadi Perekat Keberagaman dan Arah Pembangunan Jawa Tengah

Berita Terbaru