TP PKK Jateng Hadirkan Layanan Deteksi Kanker untuk Perempuan hingga Desa

- Reporter

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus menggencarkan edukasi serta layanan deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara. Hal itu sebagai upaya menjaga kesehatan reproduksi perempuan.

Salah satunya, melalui kegiatan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara Melalui IVA Test (Inspeksi Visual Asam Asetat), Sadanis (Pemeriksaan Payudara Klinis), dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), di Kantor Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Kamis (11/12/2025).

Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin (Ning Nawal) turut menyaksikan puluhan perempuan yang antusias mengikuti pemeriksaan tersebut. Tidak hanya pemeriksaan, pihaknya juga melakukan edukasi tentang pencegahan kanker serviks dan payudara.

“Alhamdulillah hari ini kita melakukan beberapa kegiatan, yaitu IVA Test, kemudian Sadanis, terus ada cek kesehatan gratis juga. Kemudian kita juga ada sosialisasi tentang pencegahan kanker,” kata dia sesuai kegiatan.

Pada kesempatan itu, Nawal mengajak para perempuan untuk rutin melakukan pemeriksaan kanker serviks dan payudara, di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Pasalnya, kedua kasus tersebut terbilang cukup tinggi di Jateng.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan pada 2024, tercatat sebanyak 2.515 perempuan di Jateng terdiagnosis kanker leher rahim atau kanker serviks. Adapun perempuan penderita kanker payudara jumlahnya mencapai 13.570 orang.

Baca Juga :  Gelar Launching Bareng Bupati Tegal di Puncak HUT ke-425, Ribuan Warga Slawi Sambut Meriah Yamaha Gear Ultima Hybrid 125

Selain itu, Nawal mendorong kader PKK mendukung Dinas Kesehatan Jateng dalam menggiatkan skrining DNA Human Papillomavirus (HPV) yang ditargetkan 9 juta sasaran pada 2030. Hingga kini, skrining sudah diikuti oleh 53.907 wanita.

“Sedangkan untuk saat ini masih di angka 53.907 (orang wanita). Sehingga kita perlu sinergitas dari banyak pihak, termasuk PKK, dan hari ini juga hadir lima federasi organisasi perempuan,” ucap istri Wakil Gubernur Jateng ini.

Nawal mengatakan, pada kegiatan itu, ada sebanyak 60 perempuan yang mengikuti Test IVA. Pihaknya mendorong upaya deteksi tersebut terus digencarkan di Jawa Tengah.

Terlebih, pemeriksaan kanker serviks dan payudara juga dapat diintegrasikan dengan program Dokter Spesialis Keliling (Speling) Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin yang sudah menjangkau lebih dari 1.278 desa.

“Pada prinsipnya jumlah penyintas kanker di Jawa Tengah ini sangat tinggi, sehingga upaya seperti Sadari, pentingnya mamografi, dan lain sebagainya, sudah harus diedukasikan di masyarakat. Sehingga, hari ini kita hadir untuk edukasi dan sosialisasi,” ungkap Nawal.

Baca Juga :  Empat Lahan Dikaji, Relokasi Tanah Gerak Tegal Segera Dimulai

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Provinsi Jateng, Irma Makiah mengatakan, pihaknya terus menggenjot skrining DNA HPV dan IVA Test untuk mencegah kanker serviks dan payudara.

Pihaknya menargetkan, sebanyak 9 juta wanita di Jateng melakukan skrining DNA HPV pada 2030. Kegiatan eliminasi kanker rahim ini juga didukung oleh imunisasi HPV untuk anak-anak usia sekolah.

Irma melaporkan, dari 2024 hingga September 2025, sudah ada sebanyak 53.907 wanita usia 30-69 tahun telah mengikuti skrining. Untuk IVA Test, selama 2023 hingga 2025, tercatat sebanyak 408.490 wanita usia 30-50 tahun telah melakukan pemeriksaan.

Dina Prabandari, ibu rumah tangga asal Desa Tampingan, mengungkapkan, layanan pemeriksaan IVA Test sangat membantu mengetahui kesehatan reproduksinya. Dia bersyukur, berdasarkan pemeriksaan, hasilnya bagus.

“Baru sekali ini saya ikut tes, sebelumnya takut kalau sakit. Tapi ada teman yang bilang nggak sakit, jadi mantap aja ikut. Hasilnya alhamdulillah bagus,” ucap Dina.*

Berita Terkait

Jawa Tengah Kembangkan Wisata Ramah Muslim untuk Tarik Wisatawan Timur Tengah
Gubernur Luthfi: Penyandang Disabilitas Berhak atas Kesempatan Kerja Setara
Jateng Siaga Kekeringan, Infrastruktur Air Diperkuat Demi Produksi Pangan
Pemprov Jateng Percepat Penanganan Jalan Randublatung–Cepu yang Rusak
Ahmad Luthfi: Pancasila Jadi Perekat Keberagaman dan Arah Pembangunan Jawa Tengah
Perayaan Waisak di Vihara Mahavira Graha Semarang Gaungkan Kebijaksanaan dan Cinta Kasih
Pemprov Jateng Perkuat Sistem Perlindungan Santri dari Kekerasan
Pemprov Jateng Gandeng Kedungsepur Siapkan Pariwisata Berkelanjutan Tahun 2027

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jawa Tengah Kembangkan Wisata Ramah Muslim untuk Tarik Wisatawan Timur Tengah

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:56 WIB

Gubernur Luthfi: Penyandang Disabilitas Berhak atas Kesempatan Kerja Setara

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:46 WIB

Jateng Siaga Kekeringan, Infrastruktur Air Diperkuat Demi Produksi Pangan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:38 WIB

Ahmad Luthfi: Pancasila Jadi Perekat Keberagaman dan Arah Pembangunan Jawa Tengah

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:15 WIB

Perayaan Waisak di Vihara Mahavira Graha Semarang Gaungkan Kebijaksanaan dan Cinta Kasih

Berita Terbaru