Terputus 5 Tahun, Jembatan Cucukan–Kotesan Klaten Kembali Tersambung

- Reporter

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLATEN – Setelah sekitar lima tahun terputus lantaran diterjang banjir, jembatan penghubung Desa Cucukan dan Desa Kotesan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, akhirnya berfungsi kembali.

Konektivitas warga di dua desa tersebut kini kembali dipermudah dengan adanya pembangunan jembatan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jateng dan Polres Klaten.

Hal itu ditandai dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih di Dukuh Matangan, Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, pada Rabu, 14 Januari 2026.

Jembatan tersebut merupakan satu dari 19 Jembatan Merah Putih di berbagai daerah yang diresmikan serentak.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berharap jembatan tersebut dapat membantu mempermudah mobilitas masyarakat setempat. Juga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Mudah-mudahan jembatan ini betul-betul bisa bermanfaat buat anak-anak kita, masyarakat kita, petani kita dan juga seluruh yang memanfaatkan jembatan ini,” katanya didampingi Gubernur Ahmad Luthfi.

Ia menjelaskan, rencana ada 63 jembatan di Jawa Tengah yang diperbaiki atau dibangun dengan kolaborasi antara Pemprov Jateng dan jajaran Polda Jateng. Dari jumlah tersebut sudah selesai 19 jembatan, termasuk yang ada di Desa Cucukan tersebut. Sementara sisanya masih dalam proses pembangunan.

Baca Juga :  Menkes Pastikan PBI-JK Aktif Kembali, Pasien Diminta Tak Panik

“Dalam pengerjaannya, ini juga melibatkan langsung masyarakat di sekitar sehingga kemudian terjalin interaksi yang baik. Se-Indonesia total ada 171 jembatan yang sudah terbangun, Jawa Tengah merupakan yang paling besar,” jelasnya.

Sebagai informasi, jembatan di Dukuh Matangan tersebut mulaya dibangun secara swadaya masyarakat pada tahun 1981. Sejak itu menjadi jembatan penghubung yang mempermudah akses masyarakat di Desa Cucukan dan Desa Kotesan. Pada 2021, jembatan tersebut terputus karena diterjang banjir dan masyarakat harus menempuh jalur memutar.

Pada 2025, Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan senilai Rp400 juta ditambah swadaya dari Polres Klaten untuk membangun kembali jembatan dengan panjang 12 meter dan lebar 4 meter.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) Provinsi Jawa Tengah, Hanung Triyono mengatakan, jembatan tersebut merupakan bukti kolaborasi dan gotong royong antara Pemerintah Provinsi dengan Polri. Terutama dalam upaya memberikan layanan dasar kepada masyarakat.

Baca Juga :  Raffi Ahmad Ketemu Ahmad Luthfi, Bocorkan Program Anak Muda

Hal itu sejalan dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Ahmad Luthfi untuk menggenjot infrastruktur layanan dasar. Salah satunya adalah jembatan dan jalan. Bahkan untuk tahun 2026, ada sekitar 679 usulan pembangunan jembatan di Jawa Tengah yang diajukan ke Presiden. Meliputi jembatan penyeberangan orang, jembatan gantung, maupun rehabilitasi jembatan di 35 kabupaten/kota.

“Memang di Provinsi Jawa Tengah kemarin ada usulan banyak sekali untuk tahun 2026 ini. Nanti itu akan diverifikasi dulu, termasuk kelanjutan dari program Polri ini. Semuanya berkesinambungan sehingga anak-anak sekolah, pertanian dan lain-lain bisa berjalan lancar,” katanya.

Selain jembatan, Pemprov Jateng juga mendukung perbaikan ruas jalan, terutama jalan provinsi, serta kolaborasi dengan kabupaten/kota untuk konektivitas antar wilayah. Tujuannya tentu untuk mendukung kelancaran siswa berangkat ke sekolah, distribusi panen, dan konektivitas ekonomi.

Di samping itu Pemprov Jateng juga mengalokasikan sekitar Rp30 miliar untuk perbaikan irigasi tersier sebagai infrastruktur pendukung swasembada pangan. Alokasi tersebut dikoordinir oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan.*

Berita Terkait

Wamenko Polkam: Politik adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Jalan Menuju Kekayaan
Pimpin Peringatan HANI 2026, Menko Polkam Tegaskan Perang Melawan Narkotika Tanggung Jawab Bersama
Menko Polkam Tiba di Doha, Bawa Belasungkawa Presiden Prabowo untuk Keluarga Sheikh Hamad
Pemerintah Pastikan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Profesional, Transparan, dan Berkeadilan
Prabowo Puji Keberhasilan CNG Jateng, Luthfi Siapkan Implementasi Lebih Luas
Libur Sekolah Bikin Anak Makin Aktif, Orang Tua Perlu Bangun Rutinitas Perawatan Diri Sejak Dini
Menko Polkam Dorong Siswa Dikmaba dan Calon Manajer KDKMP Mengabdi Sepenuh Hati untuk Negeri
Menko Polkam: Generasi Muda Jangan Sampai Terpapar Disinformasi dan Ujaran Kebencian

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:20 WIB

Wamenko Polkam: Politik adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Jalan Menuju Kekayaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:43 WIB

Pimpin Peringatan HANI 2026, Menko Polkam Tegaskan Perang Melawan Narkotika Tanggung Jawab Bersama

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:19 WIB

Menko Polkam Tiba di Doha, Bawa Belasungkawa Presiden Prabowo untuk Keluarga Sheikh Hamad

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:44 WIB

Pemerintah Pastikan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Profesional, Transparan, dan Berkeadilan

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:43 WIB

Prabowo Puji Keberhasilan CNG Jateng, Luthfi Siapkan Implementasi Lebih Luas

Berita Terbaru