Sumarno Ajak Umat Maksimalkan Amalan di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

- Reporter

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, mengajak umat Islam memaksimalkan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Ajakan tersebut disampaikan saat mengikuti Tarawih Keliling (Tarling) Ramadan 1447 H/2026 M putaran ke-10, yang dirangkai dengan peringatan Nuzulul Quran tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Masjid At-Taqwa Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin, 9 Maret 2026.

Menurut Sumarno, Ramadan merupakan bulan yang selalu dinantikan umat Islam. Banyak orang berdoa agar dipertemukan kembali dengan bulan penuh berkah tersebut. Karena itu, ketika kesempatan tersebut datang, umat Islam perlu memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

“Kita semua tentu pernah berdoa agar dipertemukan kembali dengan Ramadan. Alhamdulillah tahun ini kita dipertemukan lagi. Namun kita tidak tahu apakah masih akan dipertemukan dengan Ramadan berikutnya. Karena itu kesempatan ini harus kita isi dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia mengatakan, memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan menjadi momentum untuk mengevaluasi target ibadah yang telah ditetapkan sejak awal bulan.

Sumarno menilai, semangat beribadah sebagian orang justru sering menurun menjelang Idulfitri.

Hal itu, menurutnya, dapat dilihat dari kondisi saf salat tarawih yang kerap semakin longgar ketika Ramadan memasuki hari-hari terakhir. Padahal, seharusnya umat Islam semakin meningkatkan ibadah pada fase tersebut.

Baca Juga :  Perang Obor Jepara Meriah, Tradisi Leluhur Jadi Daya Tarik Wisata

“Seharusnya semakin mendekati akhir Ramadan semangat kita semakin meningkat. Karena itu mari kita evaluasi target-target ibadah kita, apakah sudah tercapai atau masih perlu kita kejar di sisa Ramadan ini,” katanya.

Sumarno mengingatkan bahwa Ramadan juga dikenal sebagai Syahrul Quran atau bulan Al-Qur’an. Ia mendorong masyarakat untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an, memahami kandungannya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Minimal selama Ramadan kita menargetkan khatam Al-Qur’an satu kali. Jika masih belum tercapai, sepuluh hari terakhir ini menjadi kesempatan untuk menuntaskannya,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat mengoptimalkan amalan lain, seperti salat berjamaah, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta menghidupkan malam dengan ibadah. Salah satunya dengan menjaga konsistensi mengikuti salat Isya dan tarawih berjamaah hingga selesai.

“Salat Isya dan tarawih berjamaah sampai imam selesai pahalanya seperti salat semalam suntuk. Bahkan jika dilanjutkan dengan salat Subuh berjamaah dan berzikir hingga matahari terbit, pahalanya seperti haji dan umrah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sambut Mudik, Jalan Provinsi di Jateng Dipercepat Perbaikannya

Sementara itu, penceramah dalam kegiatan tersebut, Prof. Imam Taufiq, menekankan pentingnya memahami keagungan Al-Qur’an dalam momentum peringatan Nuzulul Quran.

Ia menjelaskan Al-Qur’an merupakan kalamullah yang memiliki keistimewaan, baik dari sisi bacaan maupun kandungannya.

Menurutnya, Nuzulul Quran tidak hanya diperingati sebagai peristiwa turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi pengingat agar umat Islam mampu menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dengan hati dan diwujudkan dalam perbuatan. Di situlah makna Nuzulul Quran yang sesungguhnya,” katanya.

Tarawih Keliling Ramadan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merupakan agenda rutin yang digelar untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat selama bulan suci.

Setelah putaran ke-10 di Masjid At-Taqwa Kantor Gubernur Jateng, kegiatan Tarling akan dilanjutkan pada putaran ke-11 di Masjid Al Hikmah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 10 Maret 2026.*

Berita Terkait

Dari Makkah ke Jawa Tengah, Kepulangan Jemaah Haji Penuh Syukur dan Kebahagiaan
Jawa Tengah Kembangkan Wisata Ramah Muslim untuk Tarik Wisatawan Timur Tengah
Gubernur Luthfi: Penyandang Disabilitas Berhak atas Kesempatan Kerja Setara
Jateng Siaga Kekeringan, Infrastruktur Air Diperkuat Demi Produksi Pangan
Pemprov Jateng Percepat Penanganan Jalan Randublatung–Cepu yang Rusak
Ahmad Luthfi: Pancasila Jadi Perekat Keberagaman dan Arah Pembangunan Jawa Tengah
Perayaan Waisak di Vihara Mahavira Graha Semarang Gaungkan Kebijaksanaan dan Cinta Kasih
Pemprov Jateng Perkuat Sistem Perlindungan Santri dari Kekerasan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:05 WIB

Dari Makkah ke Jawa Tengah, Kepulangan Jemaah Haji Penuh Syukur dan Kebahagiaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jawa Tengah Kembangkan Wisata Ramah Muslim untuk Tarik Wisatawan Timur Tengah

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:46 WIB

Jateng Siaga Kekeringan, Infrastruktur Air Diperkuat Demi Produksi Pangan

Senin, 1 Juni 2026 - 16:15 WIB

Pemprov Jateng Percepat Penanganan Jalan Randublatung–Cepu yang Rusak

Senin, 1 Juni 2026 - 12:38 WIB

Ahmad Luthfi: Pancasila Jadi Perekat Keberagaman dan Arah Pembangunan Jawa Tengah

Berita Terbaru