Stasiun Tawang Tampil Lebih Modern, Prabowo Resmikan Ikon Heritage Kebanggaan Jawa Tengah

- Reporter

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kamis (30/7/2026), sebagai tonggak pelestarian warisan sejarah sekaligus penguatan layanan transportasi publik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang mendampingi Presiden menegaskan, pemugaran stasiun bersejarah tersebut bukan sekadar mempercantik bangunan, tetapi memastikan ikon kebanggaan Jawa Tengah tetap lestari, modern, dan lebih tangguh menghadapi banjir rob.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Prabowo bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin.

Usai peresmian, Ahmad Luthfi mengatakan, Stasiun Semarang Tawang memiliki nilai strategis yang melampaui fungsi sebagai simpul transportasi. Bangunan tersebut merupakan warisan budaya yang menjadi bagian dari identitas Jawa Tengah.

“Stasiun Tawang ini adalah heritage, di samping tempat transportasi kereta api. Karena itu harus kita jaga dan lestarikan,” kata Luthfi, yang memimpin Jateng bersama wagub Taj Yasin Maimoen.

Baca Juga :  BMKG Imbau Pemudik Jateng Waspadai Jalur Pegunungan dan Pilih Waktu Pagi hingga Siang

Presiden Prabowo menegaskan, revitalisasi stasiun-stasiun bersejarah merupakan bagian dari transformasi nasional yang mengedepankan kemajuan tanpa meninggalkan jejak sejarah bangsa.

“Ini juga bagian dari wisata sejarah, tapi yang paling penting, ini bagian kita sebagai sebuah bangsa untuk semua bidang kita lakukan transformasi. Indonesia harus indah, Indonesia harus asri,” ujar Presiden.

Prabowo juga memberikan apresiasi kepada PT KAI yang dinilai mampu menyelesaikan revitalisasi dengan tetap mempertahankan karakter asli bangunan. Menurutnya, pembangunan modern harus berjalan beriringan dengan pelestarian cagar budaya.

Revitalisasi tahap pertama Stasiun Semarang Tawang dilaksanakan selama 240 hari, mulai 5 Mei hingga 30 Desember 2025.

Pekerjaan meliputi penataan ruang tunggu luxury, ruang VIP, aula utama, selasar, serta peningkatan sistem drainase untuk mengurangi risiko genangan dan banjir rob yang selama ini menjadi tantangan kawasan tersebut.

Baca Juga :  Dorong Investasi dan UMKM, Ahmad Luthfi Sabet Penghargaan Impactful Regional Leadership

Selain itu, fasad bangunan dikembalikan mendekati rancangan aslinya melalui proses konservasi yang melibatkan tim ahli cagar budaya, sehingga setiap tahapan pemugaran tetap memenuhi kaidah pelestarian bangunan bersejarah.

Stasiun Semarang Tawang merupakan salah satu ikon perkeretaapian Indonesia. Dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) pada 1911 dan mulai beroperasi pada 1914, stasiun rancangan arsitek Belanda Sloth-Blauwboer itu kini berstatus sebagai bangunan cagar budaya.

Dengan revitalisasi tersebut, Stasiun Semarang Tawang diharapkan tidak hanya menghadirkan kenyamanan bagi pengguna kereta api, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata sejarah Kota Semarang, sekaligus menjadi simbol keberhasilan memadukan pelestarian warisan budaya dengan pembangunan infrastruktur modern.

Usai peresmian, Gubernur Ahmad Luthfi kembali mendampingi Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Batang menggunakan KA Nusantara Explorer.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru