Sekda Jateng Rasakan Perjalanan Guru Muchtar Menuju Sekolah Terluar di Cilacap

- Reporter

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Kisah Guru Mucchtar yang harus menempuh perjalanan selama 2-3 jam dari rumah ke sekolah sangat menyentuh hati. Selama belasan tahun, sejak 2008, Muchtar harus berjibaku menempuh jalan darat dan jalan laut menuju tempatnya mengajar, di SMA Negeri 1 Kampung Laut, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap.

Kisah Guru Muchtar ini menginspirasi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno untuk mengunjungi sekolah tempatnnya mengajar, di SMA 1 Kampung Laut.

“Saya bertemu Pak Muchtar ini di TVRI saat menjadi tokoh inspirator pada peringatan hari Korpri,” katanya, saat memberikan sambutan pada kunjungannya ke SMAN 1 Kampung Laut, Kamis, 22 Januari 2026.

Guru Muchtar setiap hari harus berangkat pukul 04.00 dari rumahnya di Purbalingga. Pada Peringatan Hari Korpri tahun 2025, Muchtar diundang ke TVRI Jawa Tengah untuk hadir pada live talkshow dan berbincang langsung denga Sekda Jateng.

Terinspirasi dari keseharian Guru Muchtar, Sumarno melakukan perjalanan serupa. Berangkat dari Dermaga Sleko yang terletak di dekat pusat Kota Cilacap, pukul 06.00 WIB, menggunakan perahu compreng, lalu menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam.

Baca Juga :  Percepat Akses Pendidikan Disabilitas, Pemprov Jateng Fokus Sekolah Inklusi

Dermaga Sleko merupakan bagian dari Pelabuhan Tanjung Intan yang menjadi penghubung dengan gugusan pulau-pulau kecil di Laguna Segara Anakan, termasuk kecamatan Kampung Laut.

Sumarno sempat mencoba mengemudikan perahu tersebut. Dia tiba di Dermaga Klaces pukul 08.30 WIB. Sumarno pun turun dari perahu dan dermaga yang letaknya tepat di depan kantor Kecamatan Kampung Laut.

Selanjutnya, Sumarno melangkah menuju sekolah. Perjalanan dari dermaga ke sekolah ditempuh sekitar 15 menit, dengan berjalan kaki.

Kepada para siswa dan guru SMAN 1 Kampung Laut, Sumarno mewakili Gubernur Ahmad Lutfhi dan Wakil GUbernur Taj Yasin Maeomen, berpesan, agar para siswa selalu bersemangat untuk menuntut ilmu.

Menurutnya, peradaban dunia berkembang dari pendidikan. Semakin tinggi pendidikan, maka peradaban juga semakin tinggi.

“Pendidikan itu menjadi kunci yang sangat penting kalau kita pengin menjadi negara yang maju,” ujarnya.

Sumarno memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang luar biasa perjuangannya mengajar di SMAN 1 Kampung Laut. Perkembangan fasilitas untuk kemajuan pendidikan juga sudah memadai. Para guru juga memperoleh fasilitas menggunakan perahu untuk dipergunakan dari Dermaga Sleko menuju Klaces.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Salurkan Lebih Rp1 Miliar kepada Penghafal Al-Qur’an

Dia mengatakan, sarpras sekolah sudah terpenuhi. Justru, yang menjadi tantangan adalah memotivasi siswa untuk konsisten sekolah. Hal itu diakui dia masih menjadi PR karena budaya masyarakat setempat yang mengutamakan mata pencaharian.

“Ini butuh perhatian kita semua, agar anak-anak tetap rajin sekolah. Kami sangat berharap tidak ada anak putus sekolah di Kampung Laut,” tandasnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Kampung Laut Muhammad Lutfi Khamdan menyambut gembira kehadiran Sekda Sumarno. SMAN 1 Kampung Laut saat ini memiliki 230 peserta didik. Meskipun berada di wilayah terluar Kabupaten Cilacap, prestasinya tidak bisa dipandang sebelah mata.

Beberapa waktu lalu, dua peserta didik berhasil menjadi finalis Olimpiade Sains Nasional, mewakili Kabupaten Cilacap, untuk mata pelajaran astronomi dan Kimia.

Pada kesempatan itu, Sumarno menyerahkan bantuan berupa renovasi masjid SMA Negeri 1 Kampung Laut Tahap II senilai Rp 25 juta. Juga bantuan pengurukan akibat rob untuk SMA Negeri 1 Kampung Laut sebesar Rp 50 juta. Sumarno juga menyerahkan bantuan tas sekolah secara simbolis kepada sejumlah siswa.***

Berita Terkait

Sekda Jateng Dorong Peduli Lingkungan Sejak Dini, Pemprov Tetapkan 52 Sekolah dan Madrasah Layak Adiwiyata
Wagub Taj Yasin Berbagi Ilmu Kepemimpinan Kepada Santri, Butuh Riyadhah
Taj Yasin Ajak Pelajar dan Mahasiswa Jadikan Museum Ruang Belajar Peradaban
Manfaatkan Lonjakan Penumpang, Nawal Yasin Usulkan Buku Bacaan di Trans Jateng
Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Buat Hafiz-Hafizah Tanpa Ribet Proposal
Pemprov Jateng dan Undip Edukasi Mahasiswa tentang Relasi Sehat
Khatmil Quran di Wonosobo, Taj Yasin Ajak Santri Jaga dan Amalkan Nilai Al-Qur’an
Ahmad Luthfi Turun Temui Mahasiswa NTT, Pastikan Biaya Kuliah dan Kos Aman

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Sekda Jateng Dorong Peduli Lingkungan Sejak Dini, Pemprov Tetapkan 52 Sekolah dan Madrasah Layak Adiwiyata

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Wagub Taj Yasin Berbagi Ilmu Kepemimpinan Kepada Santri, Butuh Riyadhah

Rabu, 16 September 2026 - 13:11 WIB

Taj Yasin Ajak Pelajar dan Mahasiswa Jadikan Museum Ruang Belajar Peradaban

Jumat, 11 September 2026 - 18:38 WIB

Manfaatkan Lonjakan Penumpang, Nawal Yasin Usulkan Buku Bacaan di Trans Jateng

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Buat Hafiz-Hafizah Tanpa Ribet Proposal

Berita Terbaru