Sekda Jateng Ajak Masyarakat Apresiasi Karya Seniman Difabel

- Reporter

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Para seniman penyandang difabel yang tergabung dalam komunitas Roemah Difabel mengikuti pameran lukisan di kantor lembaga budaya Alliance Francaise Semarang, Jalan Dokter Wahidin 54 Semarang.

Penutupan pameran yang bertema “Aku Ada, Aku Berkarya, Aku Setara” ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno pada 21 Februari 2026.

Sumarno memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pameran tersebut. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh segala bentuk fasilitasi kepada penyandang difabel.

Baca Juga :  Salat Id Bersama Warga di Simpanglima, Ahmad Luthfi Serukan Persatuan dan Penguatan Ekonomi Jateng

“Difabel bukan untuk dikasihani, tetapi difasilitasi,” tandasnya.

Menurut dia, pemaran lukisan tersebut menjadi sarana untuk mengekspresikan bakat dan minat para penyandang difabel tersebut.

Sumarno juga mengajak agar kegiatan tersebut dipromosikan secara masif, sehingga masyarakat luas dapat turut hadir dan memberikan apresiasi.

Pimpinan Alliance Francaise Semarang, Kiki Martaty menjelaskan, lembaganya berkomitmen menghadirkan seni sebagai bahasa universal dalam menjembatani perbedaan. Karenanya, pihanya membuka ruang kepada Roemah Difabel melalui pameran lukisan. Pameran ini dibuka oleh duta besar Perancis untuk Indonesia, pada Rabu, 11 Februari 2026, dan berakhir pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Baca Juga :  Sekda Jateng Minta Satpol PP Kedepankan Dialog dan Pendekatan Humanis

Ketua Yayasan Difabel Indonesia Hidayah Ratna dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pemerintah yang memberikan dukungan dan perhatian terhadap bakat dan kemampuan difabel.

“Ini merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap difabel,” ujarnya.*

Berita Terkait

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP
Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:08 WIB

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Berita Terbaru