RS Harapan Sehat Tegal Resmi Dibuka, Tambah Kapasitas Layanan Kesehatan Regional

- Reporter

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL – Setelah hampir dua dekade tanpa penambahan rumah sakit swasta, Kota Tegal akhirnya memiliki fasilitas kesehatan baru. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan Rumah Sakit Harapan Sehat Kota Tegal, Selasa (21/7/2026), yang diharapkan menjadi penguat layanan kesehatan sekaligus memperluas akses pelayanan bagi masyarakat di kawasan Pantura Barat.

Peresmian rumah sakit tersebut menjadi penanda masuknya investasi baru di sektor kesehatan yang dinilai strategis, mengingat Kota Tegal selama ini menjadi daerah rujukan bagi masyarakat dari Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang, hingga Cirebon.

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi kepada PT Ati Sri Subekti Sehat yang telah berinvestasi membangun rumah sakit tersebut. Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan bukan sekadar investasi bisnis, melainkan bagian dari upaya memenuhi hak dasar masyarakat.

“Sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Terima kasih karena telah memberikan kontribusi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Luthfi, yang meminpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat layanan kesehatan hingga tingkat desa melalui Program Dokter Spesialis Keliling (Speling). Program tersebut telah menjangkau sekitar 1.100 desa dan memberikan layanan kesehatan gratis kepada hampir sembilan juta masyarakat, terutama kelompok miskin ekstrem.

Baca Juga :  Aksi Demo Korban Penipuan Dika Dinilai Janggal, Korban Diminta Lapor ke Polisi, Untuk Penyelesaian Ganti Rugi

Menurut Luthfi, kehadiran Rumah Sakit Harapan Sehat akan memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan di Jawa Tengah, mulai dari penambahan fasilitas, tenaga kesehatan, hingga dokter spesialis yang selama ini masih sulit dijangkau masyarakat pedesaan.

“Selama ini masyarakat desa banyak yang belum tersentuh dokter spesialis. Karena itu, keberadaan rumah sakit ini akan menambah fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, tenaga medis, dan dokter,” ujarnya.

Direktur Rumah Sakit Harapan Sehat Kota Tegal, Husen Al Rasyid, mengatakan rumah sakit tipe C tersebut hadir dengan komitmen memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan profesional.

Pada tahap awal, rumah sakit menyediakan layanan poliklinik kandungan, anak, penyakit dalam, bedah, dan umum. Selain itu tersedia Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, instalasi bedah sentral, kamar bersalin, kamar bayi, layanan rawat inap, intensive care unit (ICU), serta layanan penunjang seperti laboratorium, radiologi, farmasi, dan gizi.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi: Iwapi, Jadilah Penggerak Ekonomi Kerakyatan di Jateng

“Seluruh pelayanan didukung tenaga kesehatan yang kompeten serta sarana dan prasarana yang memadai sehingga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu, CEO Rumah Sakit Harapan Sehat, Muhadi Setia Budi, mengungkapkan pembangunan rumah sakit tersebut dilatarbelakangi meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di Kota Tegal sebagai kawasan rujukan regional.

Ia menyebut, Rumah Sakit Harapan Sehat merupakan rumah sakit keenam yang dibangun oleh perusahaannya sekaligus menjadi rumah sakit swasta baru pertama di Kota Tegal dalam kurun sekitar 18 tahun, sejak berdirinya Rumah Sakit Mitra Keluarga pada 2008.

“Kami berharap Rumah Sakit Harapan Sehat menjadi pilihan masyarakat serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik,” ujar Muhadi.

Pembangunan rumah sakit itu memakan waktu sekitar dua setengah tahun, mulai dari pembebasan lahan hingga konstruksi.

Kehadirannya diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di Kota Tegal dan sekitarnya, tetapi juga mendukung pemerataan akses layanan kesehatan di Jawa Tengah, terutama di wilayah Pantura Barat.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru