Ahmad Luthfi Resmi Buka Kejurnas Tinju, Jateng Siap Cetak Juara Nasional

- Reporter

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya membangkitkan kejayaan olahraga tinju di Jawa Tengah dengan membuka Kejuaraan Tinju Nasional yang memperebutkan Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah dan Sabuk Emas Asosiasi Tinju Indonesia (ATI). Kejuaraan yang berlangsung di Hotel Sahid Jaya, Surakarta, pada 4–5 Juli 2026 itu diharapkan menjadi titik awal lahirnya kembali petinju-petinju berprestasi dari Bumi Tengah.

Saat membuka kejuaraan, Ahmad Luthfi mengatakan Jawa Tengah memiliki banyak atlet potensial dan sasana tinju yang perlu didorong agar tidak hanya menjadi tempat berlatih, tetapi juga mampu mencetak prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Di Jawa Tengah ada banyak atlet-atlet tinju dan sasana yang tidak hanya untuk sebagai wahana latihan, tetapi harus menelurkan suatu prestasi dengan mencetak karakter anak-anak muda kita,” kata Luthfi usai menyaksikan laga pembuka sekaligus menyerahkan Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah kepada penyelenggara dan pemenang kelas profesional, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, olahraga tinju tidak hanya membentuk kemampuan bertanding, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, ketegasan, serta sportivitas. Karena itu, kompetisi harus terus diperbanyak sebagai ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus karakter.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat di Jateng Tampung 2.692 Siswa, Taj Yasin: Jalan Putus Rantai Kemiskinan

“Selamat bertanding untuk para petinju kita. Semoga ini menjadi titik awal dalam rangka mencetak para petarung di wilayah kita,” ujar Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin.

Luthfi juga meminta Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Jawa Tengah memperluas penyelenggaraan kejuaraan ke berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah dengan menggandeng pemerintah daerah.

Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi atlet, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata melalui konsep sport tourism. Terlebih, olahraga kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda.

“Olahraga merupakan style gaya hidup bagi anak-anak muda ke depan. Sehingga tidak hanya menelurkan atlet tetapi juga menjadi sport tourism di wilayah. Mulai dari lari atau atletik, termasuk tinju hari ini, saya apresiasi sekali. Kalau perlu digelar di beberapa kota,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Jawa Tengah, Asri Purwanti, mengatakan kejuaraan nasional tersebut menjadi langkah awal mengembalikan kejayaan tinju Jawa Tengah yang pernah melahirkan petinju kelas dunia seperti Cris John.

Baca Juga :  Dampak Banjir dan Longsor Masih Tinggi, Pati Lanjutkan Tanggap Darurat

Menurut Asri, dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi modal penting agar olahraga tinju kembali berkembang dan mendapat perhatian lebih besar.

“Dukungan dari Gubernur dan Pemprov Jateng sangat penting. Kami ingin tinju menjadi prioritas juga di Jawa Tengah karena saya melihat saat ini agak tenggelam,” ujarnya.

Ke depan, ATI Jawa Tengah berencana menggelar kejuaraan secara rutin di berbagai daerah dengan mengusung konsep sportainment, yakni memadukan pertandingan olahraga dengan hiburan agar semakin diminati masyarakat.

Langkah tersebut juga menjadi upaya menghidupkan kembali sasana-sasana tinju yang selama ini sepi peminat, meski banyak mantan petinju dan pelatih tetap membina anak-anak secara sukarela tanpa memungut biaya.

“Kami berencana supaya Jawa Tengah mempunyai atlet-atlet yang bisa bertanding tingkat nasional. Melalui event itu kita mencari bibit-bibit unggul atlet tinju Jawa Tengah,” kata Asri.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru