Porprov Jateng 2026 Bergulir, Ahmad Luthfi Pacu Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

- Reporter

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sebanyak 7.999 atlet dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mulai bersaing memperebutkan prestasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026. Lebih dari sekadar perburuan medali, ajang yang berlangsung pada 25-31 Oktober ini menjadi ujian pembinaan atlet daerah sekaligus pijakan Jawa Tengah menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, resmi membuka Porprov XVII di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Minggu malam (25/10/2026). Sebanyak 1.910 ofisial turut mendampingi para atlet yang akan bertanding dalam 58 cabang olahraga dengan total 810 nomor pertandingan.

Ahmad Luthfi menegaskan, Porprov harus menjadi momentum untuk melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional. Karena itu, setiap daerah diminta tidak sekadar mengirimkan kontingen, tetapi juga memiliki target prestasi yang jelas.

“Kita ingin membuat atlet-atlet Jawa Tengah diperhitungkan dalam PON nanti. Maka dalam Porprov ini setiap kontingen atau daerah harus punya target tinggi agar menghasilkan atlet-atlet berprestasi,” kata Luthfi seusai pembukaan.

Menurutnya, hasil pertandingan Porprov perlu menjadi tolok ukur untuk melihat sejauh mana pembinaan olahraga di setiap kabupaten/kota berjalan. Atlet yang menunjukkan potensi dan performa terbaik diharapkan dapat dipersiapkan lebih lanjut untuk menghadapi PON 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  Ditempa di SMANKO Jateng, Dela Panen Emas di Porprov

Namun, Luthfi mengingatkan bahwa persaingan untuk menjadi juara tidak boleh menghilangkan semangat sportivitas. Porprov juga harus memperkuat persatuan, kebersamaan, dan rasa saling menghormati antarkontingen.

“Para atlet dan ofisial jangan mempunyai ego sektoral. Gunakan media ini untuk saling menghormati dan menghayati. Wasit juga tidak boleh memihak, berikan yang terbaik,” ujar Luthfi yang memimpin Jateng bersama wagub Taj Yasin.

Porprov XVII digelar dengan Semarang Raya sebagai kawasan utama penyelenggaraan. Lima daerah menjadi tuan rumah, yakni Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Kendal.

Meski demikian, sejumlah cabang olahraga dipertandingkan di luar lima daerah tersebut karena keterbatasan fasilitas. Balap sepeda nomor trek, misalnya, menggunakan velodrom di Surakarta. Cabang aeromodeling digelar di Bandara Ngloram, Kabupaten Blora, sedangkan senam artistik berlangsung di Pati.

Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan, Porprov merupakan kompetisi olahraga antarkabupaten/kota yang digelar setiap empat tahun sekali.

Baca Juga :  Diperkuat Atlet Nasional dan Asing, Jakarta Livin’ by Mandiri Mantap Hadapi Proliga 2026

“Ajang ini menjadi sarana untuk mengukur hasil pembinaan atlet, mempertemukan atlet terbaik dari berbagai daerah, serta menjaring bibit potensial,” ungkap Sujarwanto.

Melalui kompetisi ini, lanjut Sujarwanto, kualitas pembinaan olahraga di daerah diharapkan semakin terarah, sehingga mampu menghasilkan atlet yang siap bersaing pada level lebih tinggi.

Selain mengejar prestasi, penyelenggaraan Porprov diharapkan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat di daerah tuan rumah. Kehadiran atlet, ofisial, dan rombongan pendukung dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas usaha, mulai dari kuliner dan UMKM hingga sektor perhotelan serta pariwisata.

Luthfi mengatakan, penyelenggaraan Porprov dapat menjadi peluang bagi masyarakat untuk merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan olahraga.

“Ini berkah bagi kita. Dengan Porprov ini nanti akan ada perputaran finansial dan ekonomi,” katanya.

Dengan ribuan peserta yang tersebar di sejumlah daerah, Porprov diharapkan menghasilkan atlet berprestasi. Keberhasilan Porprov pada akhirnya bukan semata-mata ditentukan oleh siapa yang meraih medali terbanyak.

Ajang ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pembinaan atlet, menjaga sportivitas, dan memastikan kegiatan olahraga memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.***

Berita Terkait

Dua Emas Porprov untuk Ayah, Fardania Menjaga Mimpi lewat Sepak Takraw
Porprov Jateng XVII Resmi Ditutup, Tuan Rumah Berikutnya Kedu Raya
Ditempa di SMANKO Jateng, Dela Panen Emas di Porprov
Persiapan PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Slamet, Pelari Sekaligus Berwisata Menikmati Keindahan Guci
Slamet Trail Run 2026 Hadirkan 1.031 Peserta, Dorong Kebangkitan Wisata Guci Tegal
Persembahkan Empat Medali untuk Indonesia, Atlet Takraw Jateng Disambut Hangat
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Ribuan Warga Jateng Rayakan Kemenangan Garuda di Gubernuran

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Dua Emas Porprov untuk Ayah, Fardania Menjaga Mimpi lewat Sepak Takraw

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Porprov Jateng XVII Resmi Ditutup, Tuan Rumah Berikutnya Kedu Raya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Ditempa di SMANKO Jateng, Dela Panen Emas di Porprov

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Porprov Jateng 2026 Bergulir, Ahmad Luthfi Pacu Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Persiapan PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Berita Terbaru