Slamet Trail Run 2026 Hadirkan 1.031 Peserta, Dorong Kebangkitan Wisata Guci Tegal

- Reporter

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memanfaatkan gelaran Slamet Trail Run 2026 untuk menghidupkan kembali kunjungan wisata ke Guci, Kabupaten Tegal, pasca banjir bandang yang sempat menganggu kawasan tersebut.

Melalui ajang lari lintas alam ini, ribuan kedatangan peserta dari berbagai daerah diharapkan ikut menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus mengenalkan kondisi Guci yang kini telah kembali beroperasi normal.

“Sebetulnya kondisi Guci tidak separah yang di media sosial. Sehingga kita perlu menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa kondisi Guci itu sebenarnya dari sisi wisata baik-baik saja,” kata Sekda Jateng Sumarno, saat konferensi pers Slamet Trail Run dan Kejurda ALTI Jateng 2026 di Gulala Azana Resort Guci, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Sebanyak 1.031 peserta mengikuti kegiatan tahun ini. Mereka terdiri atas 908 peserta umum dan 123 peserta Kejuaraan Daerah (Kejurda) Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Jawa Tengah. Kehadiran peserta dari luar daerah menjadi peluang bagi Guci untuk kembali menarik perhatian wisatawan.

Upaya tersebut juga melibatkan masyarakat setempat. Panitia menyebut sekitar 90 persen personel penyelenggara merupakan warga lokal. Selain itu, kegiatan ini menggandeng warga desa, pengelola basecamp, pelaku UMKM, hingga kelompok kesenian rakyat.

Baca Juga :  Atlet Para Jateng Bersinar, Sumbang 116 Medali untuk Indonesia di ASEAN Para Games Thailand

Selain untuk mendongkrak pariwisata, Slamet Trail Run tahun ini juga dipadukan dengan Kejurda ALTI Jawa Tengah.

Sumarno, yang juga menjabat Ketua ALTI Jateng, mengatakan penggabungan kedua agenda tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan olahraga lari trail, baik dari sisi rekreasi maupun prestasi.

Menurutnya, ALTI yang kini berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) memiliki tanggung jawab lebih besar dalam pembinaan atlet. Kejurda menjadi salah satu kesempatan untuk mengidentifikasi pelari potensial yang dapat dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Target kita tentu saja ingin emas. Tapi hari ini kita menargetkan untuk bisa menjaring atlet-atlet yang akan kita kirim pada PON yang akan datang di 2028,” kata Sumarno.

Atlet yang teridentifikasi nantinya masih akan menjalani pembinaan lanjutan sebelum dipersiapkan menghadapi kompetisi nasional tersebut.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, mengatakan kegiatan seperti ini memberi peluang baru bagi perekonomian masyarakat. Ia memastikan fasilitas wisata Guci, termasuk penginapan, siap menyambut para peserta.

“Pada prinsipnya kami juga berterima kasih karena dengan agenda seperti ini tentu kegiatan ekonomi masyarakat bisa ada harapan baru. Peserta ternyata luar biasa yang hadir di sini dari berbagai daerah, dan tidak hanya Jawa Tengah,” ujar Amir.

Baca Juga :  PSMTI Jateng Gelar Walk & Run Perdana, Gus Yasin: Ayo Biasakan Hidup Sehat

Menurut Amir, banjir bandang sebelumnya terjadi di alur sungai dan tidak menggambarkan kondisi seluruh kawasan wisata. Ia berharap peserta yang datang kali ini dapat kembali berkunjung bersama keluarga maupun kerabat setelah melihat langsung kondisi Guci.

“Prinsipnya Guci sudah siap untuk menerima atau menyambut para wisatawan,” katanya.

Slamet Trail Run tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya digelar di Purbalingga. Ada lima kategori yang diperlombakan, yakni 45K Ultra, 25K Summit, 15K Forest, 7K Vertikal, dan 5K Fun Run. Kategori 45K Ultra dimulai pada Sabtu malam, sedangkan empat kategori lainnya berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Dengan total hadiah Rp97,5 juta, ajang ini menggabungkan promosi wisata dengan kompetisi olahraga. Penyelenggara juga menyiapkan mitigasi keselamatan melalui koordinasi dengan BPBD Kabupaten Tegal, PMI, tim medis, dan Perhutani untuk mengantisipasi potensi hujan maupun kebakaran hutan di jalur perlombaan.**

Berita Terkait

Dua Emas Porprov untuk Ayah, Fardania Menjaga Mimpi lewat Sepak Takraw
Porprov Jateng XVII Resmi Ditutup, Tuan Rumah Berikutnya Kedu Raya
Ditempa di SMANKO Jateng, Dela Panen Emas di Porprov
Porprov Jateng 2026 Bergulir, Ahmad Luthfi Pacu Pembinaan Atlet Menuju PON 2028
Persiapan PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Slamet, Pelari Sekaligus Berwisata Menikmati Keindahan Guci
Persembahkan Empat Medali untuk Indonesia, Atlet Takraw Jateng Disambut Hangat
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Ribuan Warga Jateng Rayakan Kemenangan Garuda di Gubernuran

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Dua Emas Porprov untuk Ayah, Fardania Menjaga Mimpi lewat Sepak Takraw

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Porprov Jateng XVII Resmi Ditutup, Tuan Rumah Berikutnya Kedu Raya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Ditempa di SMANKO Jateng, Dela Panen Emas di Porprov

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Porprov Jateng 2026 Bergulir, Ahmad Luthfi Pacu Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Persiapan PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Berita Terbaru