Pengelolaan Air Jadi Prioritas, Komisi Irigasi Jateng Diperkuat dengan 40 Anggota

- Reporter

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Komisi Irigasi Provinsi Jawa Tengah Periode 2026 – 2029, dikukuhkan, Kamis, 25 Juni 2026, di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah.

Komisi yang beranggotakan 40 orang tersebut, terdiri dari unsur pemerintah provinsi Jawa Tengah, Balai Besar, dan perwakilan petani pemakai air, pengguna air, perikanan, air minum, energi serta sektor lain.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, mengatakan, tugas komisi irigasi sangat berat. Ini karena, ketersediaan air di Jawa Tengah membutuhkan manajemen yang melibatkan banyak stakeholder. Oleh karenanya, koordinasi yang dilakukan oleh komisi irigasi, menjadi sangat penting dilakukan.

“Komisi Irigasi tugasnya sangat berat. Dengan Komisi Irigasi ini, sumber daya air yang ada di Jawa Tengah akan dikelola dengan lebih baik. Ini kita bicara masalah efisiensi, efektivitas dan yang jauh lebih penting adalah untuk sustainable sumber daya air yang ada di Jawa Tengah,” urainya.

Baca Juga :  Tambang di Kawasan Hutan Jateng Akan Dikaji Ulang

Apalagi, Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional, juga tidak lepas dari kebutuhan sumber daya air.

“Inilah PR yang harus dilakukan teman-teman,” katanya.

Menurutnya, kendati sifat air dingin dan menyejukkan, namun sering membuat suasana menjadi panas. Dia mencontohkan, jika air PDAM di rumah tidak mengalir, pasti akan membuat suasana menjadi gerah dan panas. Bahkan, tidak jarang, ada yang berkelahi gara-gara urusan air di sawah.

“Air ini sangat sangat berharga, sehingga butuh manajemen ya butuh manajemen. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita menjaga kelestarian. Neraca air kita semakin turun, sementara populasi manusia makin bertambah,” katanya.

Baca Juga :  Desa Tinanding Terima Sapi Kurban Presiden, Warga Berharap Bebas dari Banjir

Ketua Komisi Irigasi Henggar Budi Anggoro mengatakan, Komisi Irigasi harus mampu menjawab kebutuhan air irigasi di Provinsi Jawa Tengah. Jateng memiliki embung dan saluran irigasi yang utamanyanya adalah muara dari sungai-sungai yang ada di Provinsi Jawa Tengah.

“Mudah-mudahan kita nanti ke depan mampu mengelola itu dengan baik,” kata Henggar yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah ini.

Salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah kemarau panjang yang diperkirakan akan terjadi pada tahun ini. Komisi Irigasi harus mampu menyiapkan sumber daya air yang memang dibutuhkan oleh para petani. Utamanya adalah pada musim tanam ketiga.

“Sebagai lumbung pangan nasional semoga kita mampu mewujudkan kebutuhan air irigasi sehingga tidak akan mengalami kesulitan air pada musim tanam,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Minggu, 1 November 2026 - 17:31 WIB

Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Berita Terbaru