Desa Tinanding Terima Sapi Kurban Presiden, Warga Berharap Bebas dari Banjir

- Reporter

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN – Suasana haru menyelimuti halaman Masjid Roudlotul Jannah, Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Rabu, 27 Mei 2026.

Di desa yang beberapa bulan lalu diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang itu, warga kini berkumpul menyambut bantuan sapi kurban dari Presiden Probowo Subianto.

Bantuan Kemasyarakatan Presiden RI berupa sapi kurban berat 1,1 ton dan 100 paket sembako tersebut diserahkan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin,

Bagi warga Tinanding, bantuan itu bukan sekadar hewan kurban. Tetapi juga menjadi penawar duka setelah musibah banjir besar yang sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat dan memutus jalur provinsi Semarang-Grobogan pada Februari 2026 lalu.

“Hari ini saya mendapat amanah menyerahkan sapi kurban dari Bapak Presiden di Desa Tinanding. Alokasi untuk Jawa Tengah ada 36 ekor, satu untuk provinsi dan 35 untuk kabupaten/kota,” kata Sumarno.

Ia menjelaskan, Desa Tinanding dipilih sebagai lokasi penyaluran bantuan tingkat provinsi setelah melalui asesmen bersama pemerintah daerah. Salah satu pertimbangannya ialah kondisi masyarakat yang baru bangkit dari dampak bencana.

“Memang bantuan dari Presiden ini harus dipilih tempat yang tepat. Setelah diasesmen teman-teman di Grobogan, akhirnya diputuskan di Desa Tinanding. Mudah-mudahan ini menjadi penghibur bagi saudara-saudara kita yang kemarin terdampak bencana,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Menurut Sumarno, momentum Idul Adha harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan keagamaan. Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, kata dia, menjadi pesan utama yang perlu terus dihidupkan di tengah masyarakat.

“Hari Raya Idul adha maknanya adalah bagaimana kita mengambil ibrah tentang pengorbanan. Dalam kehidupan sehari-hari kita harus peduli terhadap sesama, dan itu bagian dari semangat berkorban,” katanya.

Kehangatan Idul Adha terasa begitu kuat di tengah warga Tinanding. Takmir Masjid Roudlotul Jannah, Subakir, mengaku bersyukur desanya mendapat bantuan sapi kurban langsung dari Presiden RI. Daging kurban tersebut rencananya dibagikan kepada 730 kepala keluarga.

“Alhamdulillah, baru kali ini Bapak Presiden menyumbangkan sapi kurban di sini. Mudah-mudahan setelah ini Desa Tinanding dijauhkan dari banjir,” katanya.

Namun di balik rasa syukur itu, warga masih menyimpan kekhawatiran terhadap kondisi tanggul Sungai Tuntang yang sebelumnya jebol dan merendam desa mereka.

Subakir berharap pemerintah dapat segera memperkuat tanggul agar musibah serupa tidak kembali terjadi.

Baca Juga :  Wagub Jateng: Evakuasi dan Perbaikan Tanggul Jadi Fokus Penanganan Banjir Pekalongan

“Kalau ada truk besar lewat itu tanggul terasa bergetar. Harapan kami tanggul di Desa Tinanding bisa diperkuat,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sumarno mengatakan Pemprov Jateng akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait penanganan tanggul karena menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Ia juga meminta masyarakat aktif melaporkan kondisi tanggul yang rawan maupun kritis agar dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, Kepala Bidang Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Budi Astyantoro, memastikan pengawasan kesehatan hewan kurban dilakukan secara ketat menjelang Iduladha 2026.

Menurut dia, tahun ini diperkirakan terdapat pemotongan sekitar 130 ribu ekor sapi, 130 ribu ekor domba, 300 ribu ekor kambing, dan 3 ribu ekor kerbau di Jawa Tengah.

Pemerintah provinsi bersama dinas kabupaten/kota juga melakukan pengawasan lalu lintas ternak di wilayah perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur, Jawa Barat, dan DIY guna mengantisipasi masuknya penyakit hewan.

“Kami melakukan pengecekan di lapak-lapak dan pedagang hewan kurban untuk memastikan hewan yang dijual sehat, aman, dan layak dipotong. Saat pemotongan nanti kami juga melakukan pendampingan agar daging yang dibagikan aman dikonsumsi masyarakat,” kata Budi.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru