Pemulihan Alam dan Keselamatan, Bukit Mongkrang Ditutup Sementara

- Reporter

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARANGANYAR – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana menutup sementara aktivitas pendakian di kawasan Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, selama bulan Ramadan.

Rencana penutupan itu dilakukan untuk pemulihan jalur pendakian, sekaligus evaluasi menyeluruh aspek keselamatan pascakejadian pendaki hilang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, setiap peristiwa menjadi bahan evaluasi penting bagi pengelola kawasan, khususnya terkait keselamatan pengunjung.

“Ke depan, jalur pendakian perlu diperbaiki, termasuk penataan ulang jalur, penambahan tanda-tanda, serta penguatan aspek keselamatan,” kata Sumarno di posko pencarian di basecamp pendakian Mongkrang, Rabu, 28 Januari 2026.

Baca Juga :  DPD BAMAGNAS Kota Surakarta Resmi Dilantik, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani Terima Anugerah BAMAGNAS 2026

Ia menjelaskan, selama proses pencarian pendaki asal Colomadu, Karanganyar, Yazid Ahmad Firdaus (26), yang dilaporkan hilang di bukit tersebut, kondisi vegetasi di kawasan Mongkrang otomatis terdampak akibat penyisiran intensif oleh tim SAR gabungan.

Oleh karena itu, diperlukan waktu pemulihan agar kawasan kembali aman untuk aktivitas pendakian.

“Kami sudah berdiskusi untuk sementara waktu menghentikan aktivitas pendakian, kemungkinan selama bulan puasa, karena vegetasi saat ini perlu pemulihan,” ujarnya.

Baca Juga :  Jateng Kembangkan Aglomerasi Wisata BOKOR, Rawapening Run Heritage Jadi Pintu Masuk

Selain faktor lingkungan, Sumarno juga menyoroti tingginya minat masyarakat untuk berkunjung ke kawasan tersebut, termasuk dari kalangan anak-anak. Menurutnya, kondisi itu harus diimbangi dengan pengelolaan jalur yang aman dan terstandar.

“Kami menerima laporan bahwa minat masyarakat sangat tinggi. Karena itu, aspek keselamatan harus benar-benar menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Selama masa penutupan, Pemprov Jateng bersama pengelola kawasan dan instansi terkait akan melakukan evaluasi dan penataan ulang jalur pendakian, guna memastikan keamanan dan kenyamanan pendaki saat jalur kembali dibuka.*

Berita Terkait

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Minggu, 1 November 2026 - 17:31 WIB

Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Berita Terbaru