Ning Nawal Dorong Organisasi Perempuan Jadi Wadah Kreativitas dan Aktualisasi Diri

- Reporter

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin, M.S.I, mendorong organisasi perempuan menjadi ruang pengembangan kreativitas dan aktualisasi diri bagi para anggotanya. Pasalnya, perempuan membutuhkan wadah untuk menyalurkan potensi yang dimiliki agar terus bertumbuh.

Hal itu disampaikan Nawal, saat Halalbihalal dan Peringatan Hari Kartini Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Diponegoro (Undip) bertema “Kartini Masa Kini: Berkarya, Berdaya, dan Menguatkan Silaturahmi”, di Gedung Kewirausahaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jumat (17/4/2026).

Ning Nawal, panggilan akrabnya, mengapresiasi kegiatan tersebut, yang dinilai berhasil menghadirkan wadah bagi para istri dosen di lingkungan Kampus Undip, untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas dalam suasana kebersamaan.

Dalam kegiatan itu, puluhan anggota DWP Undip menampilkan beragam pertunjukan seni. Mulai dari musik tradisional dan hadroh, paduan suara, menyanyi, hingga tari. Penampilan tersebut menunjukkan, perempuan memiliki potensi besar untuk terus berkarya di berbagai bidang.

Baca Juga :  Jateng Siaga Kekeringan, Infrastruktur Air Diperkuat Demi Produksi Pangan

“DWP Undip ini sangat luar biasa, memiliki 14 cabang kegiatan. Dan kita lihat hari ini ibu-ibu begitu produktif. Bukan hanya berjibaku dengan keilmuan, tetapi juga betul-betul menyalurkan hobi-hobi, dan ini sangat positif,” ucap Nawal, usai acara.

Dia berharap, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan direplikasi oleh organisasi perempuan lainnya, sehingga semakin banyak ruang yang tercipta untuk mendukung pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan.

“Harapannya bisa menginspirasi organisasi-organisasi lainnya, terkait bagaimana ibu-ibu ini aktivitasnya lebih terarah, lebih produktif, dan bisa juga melestarikan kebudayaan-kebudayaan yang ada juga,” kata dia yang juga Ketua TP PKK Jateng.

Menyambut peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April mendatang, pihaknya mengajak para perempuan di Jawa Tengah untuk meneladani spirit dan perjuangan RA Kartini sebagai pahlawan nasional.

Menurut Nawal, ada tiga hal dari sosok Kartini yang patut diteladani. Pertama, sebagai pendidik, Kartini mendirikan sekolah bagi perempuan agar memiliki bekal dalam mendidik generasi penerus.

Baca Juga :  Jawa Tengah Jadi Pelaksana Perdana Asistensi LKPJ 2025 oleh Kemendagri

Kedua, Kartini menjadi simbol perlawanan terhadap kekerasan dan diskriminasi perempuan. Dalam konteks ini, perempuan didorong untuk terus mengedukasi sesama terkait kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta konsisten menyuarakan isu-isu kesetaraan gender.

Pelajaran ketiga, di tengah budaya patriarki, pahlawan asal Kabupaten Jepara ini mampu membebaskan ruang gerak perempuan yang terbatas pada ranah domestik, menuju peran yang lebih luas di ruang publik.

Berkaca dari nilai-nilai tersebut, Nawal mengajak seluruh perempuan, untuk berkontribusi dalam pembangunan Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

“Ini menjadikan modal semangat bagi kita untuk tetap menjaga nilai-nilai RA Kartini agar kita lebih berdampak terhadap perempuan. Baik itu secara ekonomi, pendidikan, dan sosial untuk permasalahan di Jawa Tengah saat ini,” ungkap dia.*

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru