Jawa Tengah Jadi Pelaksana Perdana Asistensi LKPJ 2025 oleh Kemendagri

- Reporter

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan Asistensi Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dan Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, oleh Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia. Jateng merupakan provinsi pertama di Indonesia melaksanakan kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Jawa Tengah, menjadi yang pertama dilaksanakan di Indonesia di tahun 2026. Ada dua provinsi yang sudah menerapkan transisiLKPJ 2025, yaitu Jateng dan Jatim,” terang Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Kementrian Dalam Negeri, Deddy Winarwan, dalam sambutannya di Gedung C Lantai 10 Gubernuran Jawa Tengah, Jl Pahlawan Semarang, Rabu, 11 Maret 2026.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno beserta jajaran, serta sekda dari pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Kepungan Rob Hambat Nelayan Bonang, Pemprov Jateng Siapkan Solusi Dermaga Apung

Deddy mengatakan, LKPJ tahun ini cukup unik. Karena ada transisi dari tahun 2025, setelah pelaksanaan Pilkada Serentak. Oleh karenanya, pemda diminta untuk memperhatikan timeline pelaksanaan LKPJ, sesuai jenjang kewenangannya.

Dalam arahannya saat memberikan sambutan, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengingatkan kepada pemerintah daerah di kabupaten/kota, terkait penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dari bupati dan walikota se- Jawa Tengah yang unik di tahun 2025.

“Tahun 2025 untuk LKPJ ini memang ada hal khusus yang spesifik, berbeda dengan LKPJ-LKPJ di tahun-tahun yang lain karena ada masa transisi,” terangnya.

Pada masa transisi, kata dia, oleh Kemendagri, pemda diamanatkan menyusun Rencana Pemerintah Daerah (RPD).
RPD bertujuan untuk menjembatani antara kepala daerah yang lama dengan kepala daerah yang terpilih. Kekosongan tersebut diisi oleh pejabat kepala daerah (Pj).

Baca Juga :  Disaksikan Ahmad Luthfi, Fahmil Al-Qur’an Puteri Jateng Melaju ke Semifinal

“Sesudah dilantik, pada tahun 2025, kepala daerah terpilih sudah diamanatkan membuat RPJMD,” ujarnya.

Sekda meminta kepada pemerintah kabupaten/kota yang hadir untuk menimba masukan dari Kemendagri. Terutama dalam mengsinkronkan dan harmonisasi antara RPD dengan RPJMD yang sudah ditetapkan oleh kepala daerah terpilih.

“LKPJ ini bukan hanya bahan laporan, namun bagian untuk mengevaluasi capaian target yang sudah ditetapkan dalam RPJMD dan capaian sampai akhir tahun 2025,” lanjutnya.

Dia berharap, melalui kegiatan itu pemerintah kabupaten/kota dapat menyajikan LKPJ yang bisa menggambarkan kondisi riil dan terkolaborasi. Sehingga, pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang nantinya tersusun, akan selaras dengan pancapaian target kinerja RPJMD.*

Berita Terkait

Gus Yasin Ingin Gerakan Ekonomi SGN Menjangkau Seluruh Jateng
Kasus Ponpes Sukorharjo, Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketenteraman
Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP
Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:25 WIB

Gus Yasin Ingin Gerakan Ekonomi SGN Menjangkau Seluruh Jateng

Selasa, 3 November 2026 - 18:39 WIB

Kasus Ponpes Sukorharjo, Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketenteraman

Selasa, 3 November 2026 - 17:08 WIB

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Berita Terbaru