Nawal Yasin: Kampung Singkong Bisa Jadi Model Pengembangan Ekonomi Lokal

- Reporter

Minggu, 5 April 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengunjungi Kampung Singkong Argowiyoto di Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Sabtu (4/4/2026) sore.

Kampung Singkong dikenal sebagai sentra produksi olahan singkong yang mampu mengangkat potensi lokal sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Di kawasan ini, terdapat puluhan pelaku UMKM yang mengolah singkong menjadi berbagai produk makanan dan minuman.

Dalam kunjungannya, Nawal bersama Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, meninjau Toko Singkong Keju D-9. Keduanya melihat langsung berbagai produk olahan, serta membeli sejumlah produk unggulan.

Nawal mengapresiasi berkembangnya ekosistem UMKM berbasis singkong di Kampung Argowiyoto. Menurutnya, kawasan itu menjadi contoh konkret pengelolaan potensi lokal yang terintegrasi.

“Di sini kita melihat UMKM yang semuanya berbahan baku singkong. Saya sangat mendukung karena ekosistemnya sudah terbentuk, mulai dari ampas diolah hingga menjadi berbagai produk makanan dan minuman,” ujarnya, seusai kunjungan.

Baca Juga :  BPD Diminta Aktif Biayai Pembangunan, Luthfi Tekankan Inovasi Pembiayaan

Istri Wakil Gubernur Jateng ini menilai, keberadaan Kampung Singkong juga mampu menjadi penggerak sekaligus penghubung bagi pelaku UMKM lokal, untuk menembus pasar yang lebih luas.

Nawal berharap konsep kampung berbasis komoditas unggulan seperti itu, dapat direplikasi di berbagai daerah sesuai potensi masing-masing. Pasalnya, Jateng memiliki kekayaan potensi yang bisa digali dan dikembangkan.

Dia menekankan, sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Pemprov Jawa Tengah berkomitmen mendukung pengembangan UMKM lokal, agar naik kelas dan berdaya saing.

“Misalnya di daerah pertanian atau daerah dengan potensi seperti ikan dan lain sebagainya, bisa kok diolah menjadi banyak hal. Misalnya ikan bisa jadi abon, dan sebagainya,” ucap Nawal.

Sementara itu, Owner Singkong Keju D-9, Diah Kristanti, mengungkapkan, dia mulai merintis usaha sejak 2009. Berbagai pengembangan terus dilakukan, hingga kini memiliki kafe yang ramai pengunjung.

Baca Juga :  Panen Raya Serentak, Jateng Targetkan 3,35 Juta Ton Gabah Januari–Maret 2026

Dia menuturkan, di Kampung Singkong ada puluhan UMKM yang per harinya bisa mengolah sekitar tujuh ton singkong. Dalam proses produksi, bahan baku diperoleh dari berbagai daerah, seperti Wonosobo, Temanggung, Magelang, Batang, Salatiga, dan sekitarnya.

Khusus toko yang dia kelola, pihaknya memproduksi beragam olahan singkong, mulai dari singkong keju, keripik, gethuk, spageti singkong, burger singkong, hingga berbagai varian lain.

“Pemasaran produk kami sebagian besar masih di wilayah Jawa Tengah, namun juga sudah menjangkau Jawa Timur, Jawa Barat, hingga Bali,” ungkap Diah.

Ditambahkan, untuk meningkatkan kualitas dan daya saing, pihaknya terus melakukan inovasi baik dari sisi produk maupun teknologi pengolahan.

“Kampung Singkong menjadi salah satu ikon kebanggaan Kota Salatiga. Harapan kami, semoga pemerintah terus memberi dukungan,” harapnya.***

Berita Terkait

Jateng Beri Relaksasi Pajak Kendaraan, Denda dan Pajak Progresif Dibebaskan
Sekda Jateng Buka Borobudur Indonesia Expo 2026 di Magelang, Sumarno: Daya Ungkit Ekonomi
Industri Jateng Tumbuh Pesat, Ahmad Luthfi Kejar KBT Semarang-Batang
Revitalisasi PRPP Jadi Prioritas, Luthfi Bidik Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Baru
Investor Dubai Puji Gerak Cepat Ahmad Luthfi, Investasi Rp 5 Triliun Masuk Jepara
Jateng Dapat Penghargaan Layanan Investasi, Jemput Bola Jadi Jurus Jitu Ahmad Luthfi
Investor Dubai Kepincut Jateng, Jepara Dibidik untuk Mini Refinery Rp5 Triliun
PDSI Didorong Jadi Induk Drilling, SP Persada IV Tekankan Kepentingan Negara

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:01 WIB

Jateng Beri Relaksasi Pajak Kendaraan, Denda dan Pajak Progresif Dibebaskan

Jumat, 18 September 2026 - 08:06 WIB

Sekda Jateng Buka Borobudur Indonesia Expo 2026 di Magelang, Sumarno: Daya Ungkit Ekonomi

Kamis, 17 September 2026 - 18:56 WIB

Industri Jateng Tumbuh Pesat, Ahmad Luthfi Kejar KBT Semarang-Batang

Kamis, 17 September 2026 - 18:32 WIB

Revitalisasi PRPP Jadi Prioritas, Luthfi Bidik Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Baru

Kamis, 17 September 2026 - 18:24 WIB

Investor Dubai Puji Gerak Cepat Ahmad Luthfi, Investasi Rp 5 Triliun Masuk Jepara

Berita Terbaru