Nawal Yasin Dorong Posyandu Jadi Garda Kesehatan Mental Perempuan

- Reporter

Senin, 4 Mei 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ketua Umum Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin,M.S.I, menyoroti pentingnya kesehatan mental bagi perempuan, dengan mendorong posyandu menjadi garda layanan kesehatan mental.

Hal itu disampaikan Nawal menjalankan tugas Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), pada puncak peringatan hari lahir ke-64 BKOW Jateng, di Wisma Perdamaian, Minggu (3/5/2026). Ajang tersebut mengambil tema “Mengelola Kesehatan Mental dalam Pengasuhan dan Interaksi Keluarga, untuk Mencegah Burnout dan Toxic dalam Rumah Tangga.”

Menurutnya, kini banyak perempuan menjadi kepala rumah tangga tunggal, yamg tidak hanya menanggung beban ekonomi, tetapi juga bertanggung jawab atas pengasuhan anak-anak. Karena itu, ke depan BKOW juga akan melibatkan pemangku kepentingan, untuk bersama-sama membuat kebijakan.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat

“Kami memiliki program Destara atau Desa Sejahtera dan Sekolah Perempuan Kartini. Insyaallah, pada September kami juga akan menggelar rembuk perempuan pesisir. Kita duduk bersama untuk mengases kebutuhan, kemudian membicarakan solusi bersama para pemangku kebijakan,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Nawal juga menyoroti kasus bunuh diri dan perceraian di Jateng. Hal tersebut, menurutnya, menjadi trigger bagi BKOW untuk mendorong posyandu, menjadi garda terdepan layanan kesehatan mental.

Caranya melalui Pos Layanan Terpadu (Posyandu) dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa/kelurahan, yang menyediakan layanan konseling kejiwaan. Dengan demikian, layanan tersebut diharapkan mampu mengurangi tingkat tekanan mental dan angka bunuh diri.

“Kami memiliki 49.149 posyandu. Sementara di tingkat pusat, Posyandu 6 SPM belum memasukkan layanan kesehatan mental. Namun, di Jawa Tengah, tepatnya di Surakarta, sudah dibuka ruang konseling kesehatan mental, yang bekerja sama dengan rumah sakit setempat,” ujar Nawal, yang juga Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng.

Baca Juga :  PWNU Jateng Gelar Apel Hari Santri 2026, Gus Rozin Tekankan Persatuan dan Peran Santri di Era Digital

Dijelaskan, saat ini melalui Posyandu 6 SPM terdapat layanan Trantibum Linmas yang fokus pada masalah sosial. Ke depan, dia berharap kesehatan mental turut menjadi bagian dari posyandu.

Menurutnya, beberapa faktor menjadi pemicu tingkat stres, seperti beban ekonomi dan paparan berlebihan dari dunia maya, yang tanpa disadari menyebabkan kelelahan mental atau burnout.

“Di era gawai, semua hal serba instan. Ketahanan emosi generasi zilenial cenderung rentan terhadap burnout, depresi, dan tingkat kecemasan yang tinggi. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi ketahanan keluarga dan mental,” pungkas Nawal.*

Berita Terkait

Gus Yasin Ingin Gerakan Ekonomi SGN Menjangkau Seluruh Jateng
Kasus Ponpes Sukorharjo, Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketenteraman
Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP
Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:25 WIB

Gus Yasin Ingin Gerakan Ekonomi SGN Menjangkau Seluruh Jateng

Selasa, 3 November 2026 - 18:39 WIB

Kasus Ponpes Sukorharjo, Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketenteraman

Selasa, 3 November 2026 - 17:08 WIB

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Berita Terbaru