Menko Polkam Dorong Siswa Dikmaba dan Calon Manajer KDKMP Mengabdi Sepenuh Hati untuk Negeri

- Reporter

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematangsiantar – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mengunjungi Markas Rindam I/Bukit Barisan di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Sabtu (4/7/2026). Dalam kesempatan tersebut Menko Polkam memberikan pengarahan untuk ratusan siswa yang terdiri dari para siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI dan para peserta pelatihan dasar (Latsar) Bela Negara Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk para calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kunjungan ini juga menjadi momen nostalgia bagi Djamari Chaniago yang pernah menjabat sebagai Komandan Rindam I/Bukit Barisan pada 1994.

Kepada para siswa Dikmaba TNI, Menko Polkam menegaskan bahwa pengabdian seorang prajurit merupakan panggilan hidup yang dijalankan hingga akhir hayat.

“Sebagai prajurit kita berbakti kepada nusa dan bangsa seumur hidup kita. Kapan selesainya tentara berbakti? Saat tembakan salvo berbunyi. Tembakan salvo adalah tembakan kehormatan yang mengantarkan prajurit manapun ke liang lahat. Itu berbunyi, tanda kita selesai mengabdi,” katanya.

Baca Juga :  Dari Borobudur untuk Sumatera, Desember Run 2025 Gaungkan Kepedulian Sosial

Menko Polkam juga berpesan agar seluruh siswa Dikmaba memanfaatkan masa pendidikan untuk membentuk karakter dan kemampuan terbaik sebagai prajurit.

“Belajarlah kalian dengan sungguh-sungguh dan berlatihlah untuk menjadi prajurit andalan. Selamat belajar dan selamat berlatih,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, kepada para calon Manajer KDKMP, Menko Polkam menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program strategis pemerintah untuk mempermudah masyarakat desa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Koperasi Desa Merah Putih itu tujuannya untuk meningkatkan perekonomian & kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan memudahkan masyarakat desa mendapatkan kebutuhan mereka dengan harga yang murah. Untuk mengelola gerai itu, kalianlah yang akan ditempatkan di sana,” ujarnya.

Menko Polkam menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang bersedia mengabdikan diri untuk mendukung keberhasilan program tersebut, meski harus meninggalkan keluarga selama menjalani pelatihan.

“Saya sangat menghargai kalian karena memahami untuk apa tugas ini dijalankan. Ini adalah bentuk pengabdian untuk memajukan bangsa. Kalian rela menyisihkan waktu, bahkan berpisah sementara dengan orang tua, suami, istri, maupun anak. Itu bukan hal yang mudah. Kalian hebat,” katanya.

Baca Juga :  KPK Puji Langkah Pencegahan Korupsi Jateng yang Konsisten dan Terukur

Ia juga mendorong para peserta memandang penugasan sebagai peluang untuk membangun karier melalui dedikasi dan kinerja yang baik.

“Kerjakan semua ini dengan hati. Kalian mengabdi untuk kepentingan bangsa. Jangan setengah-setengah. Sekali masuk ke sini, betul-betul konsentrasikan diri. Apa pun cita-cita kalian, jangan pernah meninggalkan ibadah karena Tuhanlah yang menentukan segala sesuatu,” pesannya.

Di akhir arahannya, Menko Polkam mengaku kedatangannya ke Rindam I/Bukit Barisan sekaligus menjadi ajang mengenang masa pengabdiannya.

“Saya datang ke sini sebetulnya ingin bernostalgia, melihat pohon-pohon masih ada, kantornya masih ada, foto saya juga masih ada sebagai mantan Danrindam. Selamat belajar, bangsa menunggu bakti kalian untuk negeri ini,” ucapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam didampingi Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, para deputi Kemenko Polkam, serta Staf Khusus Menko Polkam.***

Berita Terkait

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling
Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan
Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi
Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI
Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi
BULOG Torehkan Sejarah, Pengadaan Beras 2026 Lampaui Target Capai 4 Juta Ton
Insiden KA Argo Bromo Anggrek: Aliansi Desak Audit Total, Soroti Sistem Persinyalan
Menko Polkam Tegaskan Karhutla Harus Segera Dipadamkan, Kesehatan Warga Diperhatikan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi

Berita Terbaru