KPK Puji Langkah Pencegahan Korupsi Jateng yang Konsisten dan Terukur

- Reporter

Kamis, 4 Desember 2025 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, mengapresiasi kinerja antikorupsi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dalam Center for Prevention (MCP) yang dilakukan KPK, Pemprov Jateng mencapai skornya 90,8.

Menurut Setyo, Jawa Tengah berada di jalur yang tepat dalam memperkuat pencegahan korupsi.

“Jawa Tengah ini hasil MCP-nya cukup bagus. Kelihatan mana yang masih rendah, mana yang sudah baik,” kata Setyo usai acara Hari Antikorupsi Sedunia dan Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Tahun 2025 tingkat Provinsi Jateng, di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis, 4 Desember 2025.

Setyo memastikan proses survei dilakukan objektif. “Surveinya ke pegawai, masyarakat, sampai para ahli. Saya jamin tak ada conflict of interest,” tegasnya.

Baca Juga :  Indonesia–Australia Perkuat Kerja Sama Keamanan di MCM ke-11

Setyo menilai MCP bukan sekadar angka. “Itu cerminan kinerja nyata. Kalau ada yang kurang, ya diperbaiki. Yang sudah bagus, tingkatkan,” ujarnya.

Setyo juga mengingatkan agar komitmen antikorupsi tidak berhenti di seremoni. “Setiap hari harus jadi hari antikorupsi, bukan hanya 9 Desember saja,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmen Pemprov Jateng dalam antikorupsi. Dikatakan, pencapaian hasil MCP menjadi evaluasi penting bagi daerah.

“Ini momentum berharga untuk mereviu kinerja kita. Yang kurang diperbaiki, yang sudah baik harus dijaga,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan budaya integritas harus dibangun secara konsisten.

“Seperti disampaikan Pak Ketua KPK, kita membiasakan diri setiap hari sebagai hari antikorupsi,” katanya.

Dalam acara tersebut, disampaikan skor capaian yang diperoleh Pemprov Jateng terkait MCP 2024 diangka 90,8. Adapun nilai Stranas-PK pada 2023-2024 mencapai skor 98,2. Capaian itu merupakan yang tertinggi nasional.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Profesional, Transparan, dan Berkeadilan

Selain itu, Pemprov Jateng juga satu-satunya provinsi berstatus kategori “terjaga” dalam Indeks Integritas KPK dengan nilai 79,47. Selain itu, Jateng menjadi provinsi dengan desa antikorupsi terbanyak, yakni 113 desa di 29 kabupaten.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Sekda Jateng Sumarno, dan jajaran Forkominda Jateng.

Ahmad Luthfi juga meminta kepala daerah memperbesar gerakan antikorupsi dari desa hingga kota. Program Sekolah Berintegritas pun semakin digencarkan, dengan 104 sekolah sudah bergabung sejak 2023.*

Berita Terkait

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling
Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan
Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi
Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI
Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi
BULOG Torehkan Sejarah, Pengadaan Beras 2026 Lampaui Target Capai 4 Juta Ton
Insiden KA Argo Bromo Anggrek: Aliansi Desak Audit Total, Soroti Sistem Persinyalan
Menko Polkam Tegaskan Karhutla Harus Segera Dipadamkan, Kesehatan Warga Diperhatikan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi

Berita Terbaru