Luthfi: Buruh Berjasa Besar, Pahlawan Ekonomi Jawa Tengah

- Reporter

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SEMARANG – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jawa Tengah salah satunya disi dengan acara jalan sehat bersama. Ribuan buruh dan masyarakat tumplek blek mengikuti jalan sehat bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen, di Alun-alun Bung Karno, Ungaran, Jumat (1/5/2026).

Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”, kegiatan ini menjadi simbol harmonisasi antara buruh, pemerintah, dan pengusaha.

Hadir pula Sekda Jateng Sumarno, Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Wakil Bupati Nur Arifah, jajaran OPD, Forkopimda, Ketua Apindo Jateng Frans Kongi, hingga perwakilan asosiasi perusahaan.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, May Day bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penghargaan atas kontribusi besar buruh terhadap pembangunan ekonomi. Ia menyebut buruh sebagai pahlawan ekonomi Jawa Tengah.

Kontribusi tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang mencapai 5,37 persen pada 2025, melampaui rata-rata nasional. Menurutnya, capaian itu tidak lepas dari peran buruh serta hubungan industrial yang harmonis.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh buruh. Kalian adalah pahlawan ekonomi Jawa Tengah. Hidup buruh!” tegas Luthfi di hadapan peserta yang sontak dibalas ribuan buruh dengan kata “hidup”.

Baca Juga :  KITB Minta Rekomendasi Gubernur, Tingkatkan Keandalan Energi untuk Industri

Ketua KSPN Kabupaten Semarang, Sumanta, menyebut kegiatan ini sebagai momentum penguatan kerja sama tripartit antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Ia menilai komunikasi yang baik telah membuat penyampaian aspirasi lebih efektif tanpa harus turun ke jalan.

“Kalau komunikasi lancar, tidak perlu demo. Di Kabupaten Semarang, pemerintah cukup responsif,” katanya.

Senada, Ketua DPC SPN Kabupaten Semarang, Nurdin Ma’ruf, menegaskan komitmen buruh untuk terus menjaga produktivitas dan iklim kondusif guna menarik investasi.

Sepanjang rute sekitar 4 kilometer, suasana penuh keakraban terlihat. Buruh, pemerintah, dan pengusaha berbaur dalam nuansa kebersamaan yang hangat.

“Ini positif, kumpul jadi satu dengan kegiatan yang mengakrabkan. Semoga kesejahteraan buruh semakin meningkat,” ujar Irina Indria Ningrum, buruh PT Ara Shoes Indonesia.

Hal senada disampaikan Mardia, buruh PT Semarang Garmen. Ia menilai peringatan May Day dengan kegiatan positif jauh lebih aman dan nyaman dibanding aksi demonstrasi.

“Kami senang ikut jalan sehat. Kalau demo kadang khawatir jadi ricuh. Semoga buruh semakin sukses,” ujarnya.

Usai jalan sehat, Gubernur Ahmad Luthfi meresmikan Daycare Tripartit Berdikari di kawasan Rusunawa Gedanganak, Ungaran. Fasilitas ini diperuntukkan bagi pekerja yang memiliki anak, agar dapat bekerja lebih tenang dan produktif.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun, Cilacap Didorong Jadi Kawasan Industri

“Daycare ini untuk mendukung buruh agar bisa fokus bekerja. Anak-anak mendapatkan pengasuhan yang baik,” jelasnya.

Gubernur mewanti-wanti Daycare Tripartit Berdikari harus dilakukan profesional dan mengedepankan penanganan asah, asih, dan asuh. Harus mendidik dan mencerdaskan, menyayangi, serta membimbing untuk mencapai keharmonisan dan perkembangan optimal.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana memperluas program daycare ke berbagai daerah. Selain itu, sejumlah program kesejahteraan buruh juga terus diperkuat, seperti koperasi karyawan, insentif transportasi, hingga bantuan perumahan bagi pekerja berpenghasilan rendah.

Saat ini, tercatat sekitar 537 koperasi karyawan telah beroperasi di berbagai wilayah Jawa Tengah, menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau langsung dari produsen.

Ketua Yayasan Anugerah Tripartit Serasi, Sakun Adi Wiratmoko, mengatakan, daycare tersebut mampu menampung sekitar 15 anak dengan tenaga pengajar yang memadai. Operasional berlangsung Senin hingga Sabtu, pukul 06.30–17.00.

“Ke depan akan kami sesuaikan dengan kebutuhan pekerja. Tujuannya membantu persoalan waktu dan pola asuh anak,” ujarnya.***

Berita Terkait

KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun
Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis
Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus
Luthfi: Tegal Business Forum Harus Hasilkan Investasi, Bukan Sekadar Seremoni
Gubernur Luthfi Resmikan Investasi Rp480,6 Miliar asal Tiongkok, Serap 500 Tenaga Kerja di Kendal
Jateng Mulai Bangun Peternakan Sapi Perah Terbesar di Indonesia, Investasi Rp1,2 Triliun
Tak Hanya Bangun Pabrik, Investor Singapura Siapkan Kerja Sama Pendidikan Vokasi di Jateng
Sekda Sumarno Ajak Semua Pihak Bangkitkan Koperasi Lewat Semangat Kolaborasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:42 WIB

KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:32 WIB

Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:36 WIB

Luthfi: Tegal Business Forum Harus Hasilkan Investasi, Bukan Sekadar Seremoni

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Luthfi Resmikan Investasi Rp480,6 Miliar asal Tiongkok, Serap 500 Tenaga Kerja di Kendal

Berita Terbaru